• Latest

Hikmah Tahun Baru Islam 1443 H

Agustus 9, 2021
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Hikmah Tahun Baru Islam 1443 H

Redaksiby Redaksi
Agustus 9, 2021
Reading Time: 9 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

  

Oleh: Teuku Hendri Saifullah 

Berdomisili di Manggeng, Aceh Barat Daya

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah atas karuniaNya yang pada saat ini kita telah berada pada awal tahun baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah. Sebuah nikmat yang patut kita syukuri dengan sepenuh hati.

Pergantian tahun memang lumrah terjadi dan menjadi sunnatullah, baik tahun masehi ataupun tahun Hijriyah. Semua akan berjalan secara otomatis atas kehendak sang pencipta waktu. Allah swt

Tak ada seorangpun bisa mempercepat atau memperlambat jalannya waktu. Hanya saja kita cuma bisa mengisi waktu tersebut dengan sebaik – baiknya. Karena waktu merupakan barometer rugi atau tidaknya seorang muslim. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-‘Ashr

وَٱلۡعَصۡرِ۝إِنَّٱلۡإِنسَـٰنَلَفِیخُسۡرٍ۝إِلَّاٱلَّذِینَءَامَنُوا۟وَعَمِلُوا۟ٱلصَّـٰلِحَـٰتِوَتَوَاصَوۡا۟بِٱلۡحَقِّوَتَوَاصَوۡا۟بِٱلصَّبۡرِ

1. Demi masa.

2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

[Surat Al-‘Ashr 1 – 3]

Waktu yang kita jalani semuanya sama diberikan oleh Allah yaitu 24 jam dalam sehari semalam. Maka sangatlah perlu kita perhatikan pemanfaatan waktu agar tidak termasuk golongan orang yang rugi. 

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Predikat “rugi” yang dikatakan oleh Allah swt memiliki banyak pengertian, salah satunya adalah seperti yang dikatakn di dalam tafsir lbnu Katsir yang penulis kutip dari laman www.ibnukatsironline.com. 

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kata Al Asr artinya zaman atau masa yang padanya Bani Adam (manusia) bergerak melakukan perbuatan baik dan buruk. 

Pada ayat pertama Allah Swt, bersumpah dengan menyebutkan bahwa manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, yakni rugi dan binasa.

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir mengatakan ada pengecualian dari jenis manusia yang terhindar dari kerugian, yaitu orang-orang yang beriman hatinya dan anggota tubuhnya mengerjakan amal-amal yang saleh. Maksudnya orang yang senantiasa menunaikan perintah Allah dan meninggalkan semua yang diharamkan. 

Pada ayat terakhir dikatakan bahwa cara yang dapat dilakukan agar dapat keberuntungam adalah tabah menghadapi musibah dan malapetaka serta gangguan yang menyakitkan dari orang lain serta mengajak melakukan kebajikan dan melarang melakukan kemungkaran.

ADVERTISEMENT

Alanglah baiknya jika kita bisa dapat mengambil hikmah dari pergantian tahun baru islam yang sedang kita peringati hari ini, di antaranya adalah

1. Kesempatan bertaubat masih ada

Manusia dalam kehidupan di dunia ini tidak lepas dari yang namanya dosa dan kesalahan. Secara umum perbuatan dosa manusia akan terimplikasi dalam 2 hubungan.

Pertama, hubungan dengan Allah, kita bisa berdosa dengan meninggalkan ibadah seperti shalat, zakat, dan ibadah lainnya. Kedua, perbuatan dosa yang berhubungan dengan sesama manusia dan ini kemudian dapat dibagi kepada dua kategori yaitu yang dilakukan dengan sengaja, seperti berbuat maksiat, kriminal dan lain sebagainya dan ada yang tidak disengaja seperti salah paham dalam ucapan atau tindakan sehingga membuat orang lain tersakiti. 

Kesemua dosa yang pernah dan telah kita lakukan menjadi sebuah catatan untuk segera kita hapus dengan bertaubat kepada Allah dengan memperbanyak minta ampun (beristiqhfar) serta meminta maaf kepada orang lain yang pernah kita sakiti.

Awal tahun ini menjadi lembaran baru kita agar dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan tidak terulang kembali. Dan bertekad untuk menjadi muslim yang lebih baik.

2. Masa Memperbanyak Bekal Ibadah

Kita dapat melihat dalam kehidupan di sekitar kita, orang-orang yang selama ini bergaul dengan kita ataupun pernah berjumpa atau bertegur sapa, namun pada saat ini mereka telah tiada, mereka telah meninggal dunia. Semua mereka membawa bekal amal ibadah mereka masing-masing. 

Siap atau tidak siap, giliran untuk dipanggil oleh Allah akan kita rasakan. Entah besok, lusa atau kapan, semuanya adalah rahasia Allah swt. Meninggalnya saudara atau teman kita tersebut haruslah menjadi pelajaran penting bagi kita dalam menjalani kehidupan ini. Karena ketika sudah tiba saatnya tak akan ada lagi gunanya harta jabatan, dan kekayaan lainnya. Semuanya akan kita tinggalkan. Kecuali amal saleh yang menjadi bekal kelak kita di hari akhir nanti.

Amal ibadah adalah sebuah bekal yang sangat penting dalam menghadapi datangnya saat yang mengerikan yaitu sakaratul maut. Sebagai muslim yang cerdas sudah selayaknya awal tahun baru ini dijadikan awal kita mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya dengan melaksanakan perintah allah seperti salat wajib sebaiknya berjamaah dan diiringi dengan salat sunat, puasa wajib dan juga puasa sunat serta membayar zakat serta memperbanyak infaq, shadaqah dan amal ibadah lainnya.

Semoga dengan 2 hikmah ini menjadikan kita menjadi muslim yang lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Selamat Tahun Baru Islam 1443 H

Manggeng, 1 Muharram 1443 H/10 Agustus 2021

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Kuliner, Kopi dan Kebebasan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com