• Latest

UNTUK APA GELAR?

Agustus 7, 2021
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

UNTUK APA GELAR?

Redaksiby Redaksi
Agustus 7, 2021
Reading Time: 5 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Satria Dharma

Berdomisili di Surabaya

“Orang kan tidak perlu punya gelar untuk bisa sukses, Pak? Jadi untuk apa aku harus kuliah untuk mendapatkan gelar? ”

“Tentu saja. Untuk sukses dalam hidup ini kita tidak perlu punya gelar. Tapi jika kamu bisa kuliah sampai selesai dan memperoleh gelar, maka itu sudah berarti sebuah kesuksesan besar yang kamu capai. Itu berarti kamu telah mampu membuktikan pada dirimu bahwa kamu mampu melewati kesulitan, cobaan, tantangan, rintangan, godaan, selama bertahun-tahun kamu kuliah. Itu membuktikan bahwa kamu memiliki kecerdasan, ketekunan, kedisiplinan dan kesabaran dalam mencapai sebuah tujuan. Gelar itu buktinya. ”

 

“Sekarang kan jamannya sudah berubah Pak. Orang akan lebih menilai kita dari kinerja dan kemampuan kita. Gelar dan ijazah itu apalah artinya di dunia yang semakin datar ini…”

“Gelar yang kamu peroleh memang belum membuktikan bahwa kamu akan mampu melakukan sebuah prestasi besar dalam hidupmu, tapi gelarmu itu akan menjadi semacam pengingat bagi dirimu dan penanda bagi orang lain bahwa kamu telah PERNAH sukses dalam hidupmu. 

Jika kamu tidak memiliki gelar, meskipun mungkin saja kamu punya ilmu yang sama dengan temanmu yang punya gelar, kamu harus bekerja JAUH LEBIH KERAS daripada temanmu yang punya gelar untuk membuktikannya. Mengapa? 

Baca Juga

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 17, 2026

Generasi Joget: Hilang Eksistensi Manusia di Era Digital? Antara Ekspresi, Identitas, dan Tantangan Zaman. 

Maret 7, 2026
Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Februari 21, 2026

Karena temanmu sudah bekerja keras lebih dahulu dengan menyelesaikan kuliahnya sedangkan kamu tidak. Temanmu punya penanda untuk menunjukkan kapasitasnya sedangkan kamu tidak. Jika kamu mampu menunjukkan kemampuan yang sama dengan temanmu orang akan tetap meragukan kemampuanmu dan lebih percaya pada temanmu. Karena ia punya penanda sedangkan kamu tidak. Kamu juga akan lebih percaya diri dengan gelar yang kamu miliki karena kamu yakin bahwa kamu telah mampu membuktikan diri dengan keberhasilanmu bertahun-tahun menyelesaikan kuliah. Intinya, gelar itu akan memudahkan kamu dalam hal-hal tertentu.

Coba bayangkan situasi ketika kamu ingin memperkenalkan diri pada calon mertua atau calon bosmu. Jika kamu mengatakan bahwa kamu baru saja menyelesaikan Phd di Jepang, maka tiba-tiba semua hal menjadi relevan. Tapi jika kamu mengatakan bahwa kamu tidak menyelesaikan kuliah karena bosan dengan situasi perkuliahan,maka tiba-tiba sikap calmermu akan berubah lebih formal. It’s just an example.” 🙂

“Lha Bapak sendiri kok tidak pernah mau pakai gelar selama ini? Kan Bapak punya gelar yang bisa dipakai sebagai penanda?”

“Karena Bapak malu gelarnya cuma Drs. Kalau Bapak punya gelar PhD atau Doktor kayaknya Bapak akan pakai deh gelarnya supaya lebih keren.” ?

ADVERTISEMENT

DISCLAIMER: 

Meski bisa nulis begini saya sendiri tidak berhasil meyakinkan anak sulung saya utk menyelesaikan kuliahnya. Ia tetap memilih tidak menyelesaikan kuliahnya. ?

(But it might work with others…) ?

Surabaya, 7 Agustus 2016

Satria Dharma

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 367x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 333x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Kecerdasan Buatan (artificial intelligence) untuk Multigenerasi Emas Indonesia Abad XXI

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com