POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Kader

RedaksiOleh Redaksi
July 25, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Ahmad Rizali 

Berdomisili di Depok

Jangan alergi dengan kader, karena sesungguhnya menjadi guru adalah pekerjaan mendidik kader anak bangsa. Dalam organisasi, kaderisasi adalah sebuah kewajiban, apalagi organisasi Negara. Gajah Mada lupa (atau tak menemukan kader yang tepat) mendidik kader dan Majapahit pelan, namun pasti runtuh.

Organisasi hebat akan memiliki banyak kader hebat. Contohnya Partai Golkar yang tak kekurangan Kader, karena sejak usia muda Partai ini sudah mendidik kadernya melalui organisasi masa usia muda. Beberapa partai mulai mengikuti jejak Golkar dengan menyiapkan kader sejak muda. 

📚 Artikel Terkait

Kabut Alaska

Melawan Lupa: Ketika Kekuasaan Ditarik ke Tiang Gantung- Detik-Detik Vonis Mati Saddam Hussein

Saatnya Umat Islam Bangkit Tanpa Kekerasan: Membangun Peradaban Baru dari Aceh hingga Dunia

Jika Untuk Bahagia Gak Perlu Negara, Kenapa Rakyat Lupa Meninggalkan Janji Palsu Bernegara

Seringkali seorang tokoh karena kuatir organisasi yang mereka pimpin, apalagi ikut mendirikan, runtuh. Mereka tak tega melepaskan cengkeraman kekuasaannya kepada lapis di bawahnya. Sehingga pelan namun pasti, kader kader potensial mulai “mufaraqah” pindah kendaraan. 

Ketika alm. Presiden Soeharto sedemikian kuatnya ketokohannya, mayoritas rakyat Indonesia merasa tak ada yang pantas menggantikan beliau. Hal ini mirip ketika alm Soekarno jaya dan bahkan wakil Rakyat mentabalkan beliau menjadi Presiden Seumur Hidup dan Soekarno yang oleh sahabat-sahabat terdekatnya dianggap mabuk kekusaan, menerima pengangkatan itu. 

“Last minute” alm Soeharto menyadari bahwa dirinya sudah harus “Lengser Keprabon” dan mengikuti ucapannya bahwa dirinya wudah TOP (Tua Ompong Peot) dan sebelum desakan membesar, menyatakan “Berhenti”. Jika kita lihat situasi 1998 itu, jika Soeharto masih ingin bertahan, saya yakin bisa memberi perintah melibas pendemo. 

Ciri bahwa kader sudah jadi adalah, ketika sang tokoh sudah tidak lagi dilibatkan dan terlibat dlm keputusan strategis dan tatanilai organisasi tetap dipatuhi meski djalankan dengan style berbeda. Konteks menjadi penting meski substansi yang subtil tetap dijaga. Ciri kaderisasi gagal adalah ketika sang tokoh masih saja ikut ditarik tarik ikut dalam membuat keputusan besar dan lebih parah lagi, meski ikut namun tatanilai justru berubah dan sang tokoh ikut menjadi stempel pengesah.

Kaderisasi itu mirip bertanam pohon, sesuai jenis pohonnya, maka adakalanya wajib dilindungi dari gangguan cuaca, gulma dan predator. Kader gagal adalah mereka yang sudah saatnya ditinggal dari gangguan namun masih dilindungi. Pengader gagal adalah mereka yang masih nongkrong melindungi kader yang sudah saatnya dilepas untuk “fight” dan merecoki dengan style yang sudah usang. 

Selalu muncul menjadi tokoh pengader memang nikmat, namun bukankah lebih nikmat menikmati kesuksesan kader dari jauh sambil menikmati hari hari “me time” dan sesekali menerima undangan kader minum kopi mengudap jajanan ringan, sembari saling berkisah tentang heroisme dan patriotisme ?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 70x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
150
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap Prodi Bimbingan dan Konseling

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00