• Latest

Seni Konseling

Juli 18, 2021
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Seni Konseling - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Essay | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Seni Konseling

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2021
in Essay, Majalah Potret, Opini Mahasiswa
Reading Time: 5 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 


Oleh : Nisa Urrahmi

Prodi : Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh 

Baca Juga

Seni Konseling - 3e9b60a1 45e7 42c0 811f 85cdab43f330 | Essay | Potret Online

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

Januari 18, 2026
Seni Konseling - b92d0602 571d 4f0d bca9 18243870cb0e | Essay | Potret Online

Beasiswa, Stigma, dan Keadilan Sosial di Kampus

Januari 15, 2026
Seni Konseling - 9154bb9b 6587 4b8f baa1 a1aa4a22f49c | Essay | Potret Online

Mengintip Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi

Januari 2, 2026

Konseling adalah seni. Kata konseling tidak lagi asing terdengar di telinga, namun masih ada juga beberapa yang terlihat bingung mendengar kata konseling atau bimbingan dan konseling. Ketika saya ditanya kuliah jurusan apa? Saya menjawab “bimbingan dan konseling”. Lalu terlihat ekspresi orang yang tidak tahu jurusan yang saya jalani dan kembali bertanya pada saya apa itu konseling? 

Setelah saya menjelaskan barulah paham dengan kalimat “ooo” panjang yang terdengar, namun ada juga yang mengetahui luarnya saja atau salah pemahaman tentang konseling itu sebenarnya. Banyak yang berfikir bahwa bimbingan dan konseling itu adalah seorang guru BK. Memang benar, tapi setelah lulus nantinya kita bisa saja menjadi seorang guru BK, namun guru BK yang bagaimana? Apakah guru BK yang berurusan hanya dengan anak – anak bandel atau sudah mendapat julukan polisi sekolah dimana mengrazia siswa yang tidak patuh pada peraturan? Terlihat kejam dan ditakuti? 

Sebenarnya seorang guru BK yang profesional tidak seperti itu.  Guru BK tidak hanya mengatasi murid yang bermasalah, namun juga membimbing murid murid yang berprestasi mengarahkan minat dan bakat dan sosok yang disukai murid dimana murid bisa bercerita tanpa adanya rasa takut dan kekhawatiran ceritanya akan menalar kemana-mana melebar. 

Bagi saya bimbingan dan konseling lebih dari itu, saya menyebutnya “seni”. Bagaimana tidak?  Semua teknik yang dilakukan dalam bimbingan konseling itu seperti sebuah seni dan keajaiban. Seperti saat kita mengatasi seorang klien yang ingin bercerita tentang masalahnya; namun terlihat gugup dan enggan menceritakannya dan di sinilah seni itu muncul, bagaimana kita bisa membuat klien itu bercerita dengan leluasa. Hanya dengan satu kalimat saja yang kita ucapkan, seni bukan?  Kita tidak menyentuhnya, tapi klient bisa merasakan kehangatan seperti peluk yang ia butuhkan. Kemudian, ketika mengatasi masalah pasti ada yang namanya “solusi” .  

Orang berpikir pasti konselor lah yang memberikan solusi kepada konseli, namun seorang konselor profesional tidak memberikan solusi secara mutlak kepada konseli, tetapi membantu dan mengarah konseli agar bisa keluar dari masalahnya dengan mandiri. Solusi itu memang sudah ada dalam diri konseli, namun butuh penguatan dan dukungan dari konselor agar solusi itu berani diambil oleh konseli. 

Ini benar – benar ajaib menurut saya. Bagaimana cara mengeluarkan seseorang dari masalah dengan kemampuan yang ia pikir tidak bisa, namun nyatanya ia sendiri yang menyelesaikannya dengan mandiri.

Terlepas dari itu masih banyak teknik lainnya yang bisa kita gunakan untuk mengekspresikan emosi kita mulai dengan cara menulis, berdialog, bermain drama, bahkan dengan musik dan masih banyak lagi. Itu semua adalah teknik dari bimbingan dan konseling. Itu semua adalah seni, seni mengekspresikan diri kita kepada dunia. Semakin saya mempelajarinya, semakin saya mencintai bimbingan dan konseling.  Bagaimana tidak?  Ketika seseorang di bawah kita ada untuk menguatkan dan ketika seseorang di atas kita ada sebagai alasannya dalam bimbingan yang ia lalui.

Salam hangat calon konselor muda.

ADVERTISEMENT

 Bimbingan dan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli, baik secara langsung, maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu

 konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya ataupun memecahkan permasalahan yang dialaminya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 352x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 352x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 317x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 266x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Next Post

Sehat?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com