POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pendidikan Aceh Sudah On The Track?

RedaksiOleh Redaksi
June 17, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Arhamni, M.Pd

Guru di SMK Penerbangan Aceh di Banda Aceh

 

Membaca berita di media bahwa  Rektor UIN Prof. Dr. H. Warul  Walidin AK  menyatakan bahwa yang Pendidikan  Aceh sudah berjalan On The Track,  saya menangkap dari klaim tersebut, beliau memberikan penghargaan terhadap dunia pendidikan Aceh yang sudah semakin baik. Penghargaan itu tentunya membuat kami guru-guru Aceh merasa sangat dihargai  akan kerja keras kami mendidik  putra putri Aceh selama ini.

Pernyataan  Prof seiring dengan prestasi yang diraih oleh para peserta didik kami dan generasi Aceh yang menempatkan  Propinsi Aceh masuk ke  peringkat ke- 8  Top Nasional karena sebagai Propinsi yang  jumlah penyerapan di Universitas terbanyak diterima melalui jalur SBMPTN 2021,  setelah Sumatera Barat.  Para guru Aceh merasa pekerjaan sebagai pion di lapangan untuk sementara waktu merasa senang, bahagia dengan sedikit bisa berbangga jiwa, dikarenakan kesuksesan para peserta didik tercinta.

📚 Artikel Terkait

Jejak Roda dan Harapan

Gebyar HGN 2023 Dihadiri Presiden, Ini Kesan Ketua IGPKhI Aceh

Abah dan Becak Tua

Kutangkap Kelam

Namun, prestasi ini janganlah membuat kita Aceh langsung merasa sudah sangat berprestasi. Ada banyak hal yang menjadi indikator keberhasilan dari sebuah lembaga pendidikan, atau keberhasilan dari sebuah prestasi. Selayaknya kita bertanya, bagaimana kepakaran  para generasi Aceh yang sudah menyelesaikan kuliah selama ini yang masih dipersoalkan?  Bukankah Aceh masih sangat minim kepakaran dalam beberapa bidang untuk mengelola sumber alam? Sadarkah kita bahwa selama ini  harus mendatangkan pakar-pakar dari luar Aceh? Bagaimana produk serta lulusan yang yang dihasilkan? Bagaimana kepakaran mereka kelak?  Bidang Skill apa yang mereka miliki? Dengan memperhitungkan ini, sehingga kita ke depan tidak lagi memiliki peringkat tertinggi angka penggangguran serta Aceh harus mendatangkan para pakar-pakar dari luar.

Tentunya para guru serta semua pihak yang mampu menjawab pertanyaan akan tantangan Aceh masa kini dan masa depan harus saling besinergi. Mungkin Prof Warul bisa mengagas serta mengajak semua Rektor, baik Negeri dan Swasta untuk besinergi dengan  guru dan Dinas-dinas terkait untuk melakukan pemetaan serta analisis SWOT pendidikan seluruh Aceh , sehingga dapat memberikan sumbang saran serta tulisan berupa pogram-program yang kreatif, inovatif serta menginspiratif bagi pihak-pihak terkait dalam hal memajukan pendidikan di Aceh.

Saling menyalahkan sudah bisa kita tinggalkan demi sebuah kemajuan. Program BEREH (BERSIH, RAPI, ESTETIKA dan HIJAU) yang  menjadi ikon di Aceh dan belum membumi dalam pelaksanaannya. Indikasnya bisa kita kita perhatikan sekolah-sekolah di Aceh. Di satu sisi sudah terlihat dan tampak lebih indah-indah dipandang mata, namun itu sifatnya sangat sementara. Semoga program BEREH  akan terus membumi dan pemerintah Aceh mampu menghadirkan program-program unggulan lainnya dalam mempersiapkan generasi Aceh.’ Tentu dengan meminta masukan-masukan dari berbagai kampus di Aceh, serta organisasi-organisasi guru, lembaga-lembaga serta praktis-praktisi yang peduli akan pendidikan.

Menyalahkan memang pekerjaan yang sangatlah mudah, namun janganlah menyalahkan tanpa memberikan masukan. Kritik sangatlah diperlukan,. Kritik, bukan tujuan untuk saling menjatuhkan, karena saling menjatuhkan ada yang tersakiti dan itu tiada baik buat generasi kita.  Konflik akan menjadikan kita lemah serta akan berpeluang bagi pencari kepentingan untuk mengambil kesempatan. Orang Aceh punya Bahasa bijak. Meunyoe kon tanoh, leuhop. meunyoe kon tanyoe gob, pajan lom Meunyoe kon jinoe ureung Aceh saling besinergi untuk pike keu generasi Aceh bersama-sama. 

Allah dalam Qalamnya pada surat An-Nisa’ayat 9 mengingatkan kita semua yang artinya ; Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka, yang mereka khawatirkan terhadap kesejahteraannya. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.

Semoga pihak-pihak terkait dan guru-guru Aceh terus bersinergi untuk menjalankan perintah Allah dalam mempersiapkan generasi Aceh yang lebih Kompetitif di abad 21 dan era 4.0  yang akan  menuju era 5.0.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Dokumen Kependudukan Tidak Perlu Lagi Dilegalisir

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00