Oleh Sitti Zahara Tarmizi
Di sini,
Dimana hati susah diajak kompromi
Rindu menggema memanggil dirimu yang dulu
Pribadi yang mencerahkan hariku
Menebar senyuman di mulutku
Kakiku terus melangkah mengejarnya
Namun hati berkata ingin berhenti
Mulai lelah dengan kehidupan ini
Hati seakan berkata “Berhentilah”
Jiwa menanggapinya “Kejarlah”
Jiwa dan hati bersaingan..
Namun ku turuti kata hati
“Pergilah bersamanya, dia yang engkau anggap istimewa”
Disini..
Izinkan aku mengeluarkan embun mata
Izinkan aku menyebut namamu dalam doa
Izinkan aku melihat bayangmu dalam mimpi..
Bahagialah bersamanya..
Rasa yang hilang
Penulis Sitti Zahara Tarmizi
Siswi SMA N 1 Bandar dua, Ulee gle-Pidie jaya
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











Discussion about this post