foto dok. Pribadi
Oleh Khairunnisa Berutu
Siswi Kelas 10 IPA 2, SMA Negeri 1 Simpang Kiri, Subulussalam, Aceh
Tetesan air mata kerinduan seorang putri
Terisak bagai tersayat aliran darah tanpa daging
Harapku selalu terarah tiap meratapi
Terus menerka, ada apa rajakrajaku teriuk berpaling
Aku anakmu tanpa dosa memandang sayu matamu
Mengharap engkau membalasnya dengan kehangatan
Memberi secercah cahaya lentera yang dulu redup
Menguatkanku tetap nyaman di dinginku
Jangan harap lelahku mendoakanmu, Yah
Memang benar aku ingin memelukmu
Walau sekejap asal tersapu
Ruang jarak antaraku padamu
Kemanapun ku pergi wajahmu masih samar untuk sekedar kuingat
Aku darahmu, lihat kumohon
Bak bebaskan bahagia di
masa tuamu
Jangan tanyakan letih pilu dalam kalbu
Tak ada setitik tinta pun harap jadi buah hati yang menyesal
Tentu bahagia selalu terucap tanpa dengan
Bagaimana pun engkau menyikapiku, rangkul aku
Ayah…
11-01-2019
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 353x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 319x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















