Oleh Lina Zulaini
Saat itu
Aku terlalu ragu untuk melihat mata mu yang sembab
Beberapa masa yang lalu
Aku selalu ingin sembunyi saat melihat matamu berkaca
Pun kemarin
Aku masih sangat takut untuk mlihat embun di bola matamu
Ketika itu
Rupanya bukan hanya aku
Buka hanya aku yang takut melihatmu tersedu
Bahkan dirimu sendiri
Kamu sering lari dan lebih memilih terisak sendiri
Pada sepertiga malam
Dimana aku hanya berani curi intip di balik pintu
Namun jangan khawatir
Sekarang aku sudah punya secuil nyali
Untuk menghadang luka
Tidak mengapa
Menangislah Mak
Kini aku telah dewasa
Dan telah mampu melihatnya
Barueh, 10 September 2018
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















