• Latest

Dinsos Aceh Bantu 100 Kaki dan Tangan Palsu untuk Penyandang Disabilitas

September 6, 2018
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Dinsos Aceh Bantu 100 Kaki dan Tangan Palsu untuk Penyandang Disabilitas - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Dinsos Aceh Bantu 100 Kaki dan Tangan Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Redaksi by Redaksi
September 6, 2018
in Aceh, Banda Aceh, Bantuan, Disabilitas
Reading Time: 6 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Banda Aceh– Dinas Sosial Provinsi Aceh melakukan pengukuran kaki dan tangan palsu untuk 100 orang penyandang disabilitas yang berasal dari 18 kabupaten/kota se Aceh, Kamis (6/9/2018).   
Bekerjasama dengan Yayasan Kasih Tuna Daksa, kegiatan tersebut digelar di halaman belakang kantor Dinas Sosial Aceh, dan akan berlangsung hingga besok, Jumat (7/9/2018).
Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Devi Riansyah mengatakan, tahun ini Dinas Sosial memiliki anggaran untuk membantu 100 kaki dan tangan palsu untuk 100 penyandang disabilitas dari 18 kaupaten/kota, sementara untuk kabupaten/kota lainnnya akan dibantu pada anggaran tahun mendatang.
“Tentu saja ini belum cukup, karena itu kegiatan ini akan terus kita lakukan ke depan sehingga semua masyarakat penyandang disabilitas nantinya mendapatkan kaki dan tangan palsu,” kata Devi. 
Devi menuturkan, sebelum mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu tersebut, para calon penerima diharuskan terlebih dahulu untuk melakukan pengukuran agar kaki dan tangan palsu yang diterima nantinya sesuai kebutuhan. Kemudian baru dibuat dan diserahkan pada yang telah melakukan pengukuran. 
“Nanti setelah semua ini selesai, bapak/ibu semua harus hadir di sini kembali untuk pemasangan. Semog kaki dan tangan palsu yang diterima nantinya dapat mempemudah aktivitas bapak/ibu semuanya,” harap Devi.
Dalam kesempatan itu Devi juga menuturkan, Yayasan Tuna Kasih Daksa merupakan yayasan profesioanl yang sudah cukup berpengalaman dan di kenal di level nasional karena sudah sering bekerjasama dengan Kementian Sosial RI dan Dinas Sosial Aceh, selain itu standarisasi kaki dan tangan palsu yang Yayasan Tuna Kasih Daksa buat juga dikenal bagus. 
“Karena itu kami bekerjasama dengan yayasan ini, dan ini sudah dilakukan bertahun-tahun,” jelasnya.
Kepada para penyandang disabilitas calon penerima kaki dan tangan palsu, dia berharap agar nantinya kaki dan tangan palsu nantinya dirawat, karena ke depan yang sudah pernah menerima tidak diperkenankan lagi untuk menerima, karena masih banyak penyandang disabilitas di Aceh yang belum mendaptkan bantuan kaki dan tangan palsu. 
“Di luar sana, masih banyak saudara-saudara kita yang belum mendapat bantuan seperti kita. Untuk itu harus kita gilir,” tambah Devi.
Pembina Yayasan Kasih Tuna Daksa, Liliyana, mengatakan, setelah semua penyandang disabilitas calon penerima bantuan kaki dan tangan palsu melakukan pengukuran, pihaknya akan mencetaknya di Jakarta dalam tempo 6-8 minggu. Setelah itu baru dilakukan Yayasan Kasih Tuna Daksa bersama Dinads Sosial untuk melakukan pemasanga.
“Kami rencanakan secepat mungkin, karena semakin cepat semakibn baik, tergantgung dari kaki palsu yang kita ukur,’ katanya. []
Idris : Kami Sangat Berterimakasih 
Idris (72), penyandang disabilitas warga Desa Buloh, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara menjadi pusat perhatian diantara puluhan penyandang disabilitas calon penerima bantuan kaki dan tangan palsu lainnya. Pasalnya, ayah dari 9 orang anak tersebut merakit sendiri kaki palsu dari kayu dan pipa.
“Ini saya buat dari kayu kebetulan saya mentang tukang, namun setelah kecelakaan ditabrak motor saya tidak bisa lagi bekerja karena saya sudah kehilangan kaki,” katanya.
Menurut Idris, peristiwa naas yang mengharuskan kaki sebelah kanannya diamputasi terjadi pada 2001 silam, sejak saat itulah sudah tiga kaki palsu rakitan dibuat Idris.
“Sudah empat kaki palsu dengan yang saya pakai, tiga sebelumnya sudah rusak,” katanya.
Idris mengaku bersyukur dengan ada bantuan kaki palsu yang akan dia dapatkan dalam beberapa minggu ke depan. 
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan bantuan ini semoga dapat mempermudah aktivitas saya,” harapnya.
Riski Maulana Ingin Jadi Tengku
 Raut wajah Riski Maulana (11),  warga Desa Lhok Beringin, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, tampak begitu tegar kendati dia tumbuh tidak normal, karena  tidak memiliki kaki sebelah kanan layaknya anak-anak lain seusianya. 
Meski kemana-mana dia harus menggunakan tongkat namun tidak membuat siswa kelas V MIN Lhok Beringin, tersebut pesimis dengen kehidupan yang dijalaninya, dia tetap bergaul dan bermain bersama teman-teman di desanya. “Saya pengen jadi tengku (ustazd) bang. Saya ngaji di kampong sekarang” katanya didampingi ibunya Mahmudiyah.
Menurut Mahmudiyah, disabilitas yang diderita anak bungsunya dari sembilan bersaudara  adalah bawaan lahir sehingga sudah terlatih sejak bayi.
“Meskipun cacat dia itu lincah, juga ikut main bola menggunakan
 tongkat dan juga udah bisa bawa sepeda,” ujarnya haru. 
Mahmudiyah mengucapkan terimakasih kepada pemerintah melalui Dinas Sosial Aceh atas bantuan kaki dan tangan palsu. 
“Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan ini, semoga anak saya bisa lebih mudah untuk pergi sekolah, mengaji dan bermain,” harapnya.


🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 352x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 352x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 317x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 266x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Next Post

Si Mungil yang Mengingatkanku

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com