• Latest

Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu

Agustus 9, 2018
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu - 1001348646_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu - 1001353319_11zon | Aceh | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu - 1001361361_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Mengenal Gutel, Panganan Khas Gayo Saat Berburu

Redaksi by Redaksi
Agustus 9, 2018
in Aceh, Gayo, Kuliner
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

ACEH – Gutel, begitu orang menyebut makanan yang terbuat dari tepung beras, kelapa, gula dan air ini. Cara membuatnya pun cukup sederhana, hanya mencampur seluruh bahan tersebut, lalu dibentuk lonjong sebesar telur ayam.
Setelah di gumpal, Gutel di balut dengan daun pandan. Menurut warga Gayo, Gutel ini kerap dijadikan sebagai bekal makanan saat bepergian kedalam hutan untuk berburu. Karena, kudapan ini begitu mudah di simpan dan tahan hingga beberapa hari.
Dulunya orang Gayo saat belum mengenal kenderaan, melakukan perjalanan yang melintasi hutan juga dibekali Gutel. Termasuk saat akan berperang gerilya melawan penjajah Belanda dan Jepang.
“Makanan ini sudah ada sejak zaman dulu, bahkan pada zaman perang sudah ada,” kata Marni seorang penjaga anjungan Kabupaten Gayo Lues saat ditemui, Kamis (9/8).
Bagi masyarakat Gayo, Gutel bukan hanya pengganti nasi. Namun, menjadi tradisi jika hendak berburu di alam liar. Gutel menjadi panganan yang telah disiapkan keluarga atau warga sebelum memasuki hutan untuk berburu.
Selintas, Gutel ini mirip dengan gorengan jenis godok-godok. Menariknya, Gutel ini dibalut dengan daun pandan sehingga terlihat rapi. Soal rasa, kudapan ini bisa menjadi teman yang pas dengan segelas Kopi.
Marni menyebutkan, yang membuat Gutel ini menarik adalah karena pembuatannya yang di kemul (digumpalkan dengan kekuatan genggaman jari). Sehingga isinya padat.”Tingkat kelezatan Gutel ini juga terletak pada tingkat kecintaan kita pada si pembuatnya,” sebut Marni.
Di zaman yang serba canggih ini, panganan Gutel ini mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga, Gutel hanya ada saat perayaan kebudayaan atau hari hari tertentu saja. “Bahkan yang jual sudah jarang. Kalau lagi ada acara, baru banyak yang buat,” pungkasnya. []

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Lukisan Istana Darud Dunia hingga Manuskrip Kuno di PKA VII

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com