By Lina Zulaini
Kau,
Bolehkah ku menyimpan sedikit amarah untuk mu?
Tersemat luka dalam kisah asmara ini
Mencekik masa depan yang hampir rampung
Kau,
Bolehkah ku menyimpan kesumat merah itu?
Tercabik jiwa mengenang album birumu
Duri itu tak mau lekang dari sanubari ini
Kau,
Bolehkah ku melepas gundah yang lama terbenam?
Menyimpan kesah yang membuncah
Memeluk risau yang meringkuk jenuh
Kau, pengkhianat itu
Akan kubiarkan membusuk di curam kelam
Mengapung belatung di lembah kesakitan
Menghunus pedang keperihan yang kau berikan
Merobek pelipur sisa kemarin
Sepuh luka yang pernah kau hadirkan
Membuatku lebih waspada
Melahirkan sosok baru dalam sukma ini
Kau,
Masihkan ada sisa maaf untukmu?
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















