Banda Aceh – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh yang dipimpin istri Wali Kota, Hj Nurmiaty AR berkunjung ke Gampong Lamgugop, Selasa (6/3/2018).
Kedatangan Nurmiaty dan anggotanya ke Lamgugop dalam rangka membina pengrajin di desa tersebut dalam program ‘Pembinaan Desa Kerajinan’.
“Pembinaan Desa Kerajinan ini merupakan salah-satu program Dekranasda Banda Aceh dan Dekranasda Provinsi,” ungkap Ibu Nurmiaty.
“Tujuannya, dalam rangka membina para pengrajin dengan harapan mereka dapat meningkatkan kualitas kerajinannya dan mampu bersaing di pasar Nasional bahkan Intenasional, yang pada pada akhirnya berujung pada kemakmuran pengrajin itu sendiri” tambah Ketua Dekranasda Kota Banda Aceh.
Dipilihnya Gampong Lamgugop, karena Gampong (Desa) ini merupakan salah-satu Desa binaan Dekranasda Kota, dimana di gampong ini terdapat produk songket/tenun dan kerajinan lainnya yang akan diproyeksikan oleh Dekranasda sebagai produk unggulan.
Sejauh ini Dekranasda telah mengunjungi pengrajin di Gampong Doy dan Lamgugop. Selanjutnya Dekranasda akan mengunjungi tujuh gampong lainnya, yakni Lhong Cut, Blang Cut, Sukaramai, Lamjame, Ulee Lheue, Lampaseh Kota dan Lamdingin.
Untuk para pengrajin, Dekranasda akan membantu dengan memberikan peralatan dan juga pelatihan untuk membantu dalam hal memasarkan produk-produk unggulan dari tiap Gampong. Tujuannya untuk mewujudkan visi dan misi Wali Kota Banda Aceh dalam peningkatan ekonomi masyarakat. (mkk)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













