• Latest

Bahasa Rumah Adalah Bahasa Daerah

Januari 2, 2018
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Bahasa Rumah Adalah Bahasa Daerah

Redaksiby Redaksi
Januari 2, 2018
Reading Time: 3 mins read
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh : Isra Yauminnisa
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsyiah

Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Sensus terakhir oleh BPS pada tahun 2010 menyatakan terdapat 1.340 suku bangsa yang tersebar di setiap daerah di Indonesia. Penduduk indonesia yang homogen ini memiliki bahasa daerahnya sendiri. Maka dari itu Indonesia kaya akan bahasa daerah yang dimiliki oleh setiap suku yang terdapat di Indonesia.

Baca Juga

Tentang Malas, Kerja, dan Indonesia Terhormat.

Maret 23, 2026

Pidato Manifesto: Indonesia Terhormat

Maret 22, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Bangsa Tanpa Bayangan

Maret 22, 2026

Namun banyaknya bahasa daerah ini bukan tak mungkin pada suatu masa bahasa-bahasa daerah ini akan punah jika tidak dilestarikan. Badan Bahasa Kementrian Pendidikan dan kebudayaan belum lama ini mengungkapkan data terbaru bahwasanya terdapat 67 bahasa daerah yang terancam punah. Banyak faktor yang membuat bahasa daerah ini punah. Salah satunya penutur bahasa daerah yang kian hari semakin berkurang.

Negara Indonesia memiliki bahasa sendiri atau bahasa nasional untuk menyatukan penduduknya yaitu bahasa indonesia. Bahasa Indonesia ini sering menjadi pilihan penduduk indonesia untuk memudahkan melakukan komunikasi dengan semua orang yang berasal dari suku yang berbeda atau daerah berbeda. Namun penggunaan bahasa indonesia ini sudah menjadi kebiasaan, kasarnya sudak keenakan. Dan ada alasan lainnya seperti gengsi. Kerap kali kita menemukan fakta ada sebagian penduduk Indonesia yang memiliki pemikiran jika menggunakan bahasa daerah takut dikira ndeso (kampungan). dan parahnya lagi ini bukan lagi rahasia umum jika pemikiran ini sudah ada didalam hati penduduk Indonesia.

Memang tidak mudah melawan gengsi bahkan sangat sulit bagi sebagian orang untuk melawan gengsi. Banyak cara agar bahasa daerah ini tetap terlestarikan, salah satunya kita dapat memulainya di rumah masing-masing. Rumah yang diisi ayah ibu, abang, kakak, dan adik masing-masing memiliki kedekatan emosional.

Keluarga cenderung lebih memahami dan tentu lebih mendukung. Dan elemen-elemen ini tentu akan lebih mudah bagi kita untuk melestarikan bahasa daerah tanpa malu atau bahkan merasa gengsi untuk menggunakan bahasa daerah sebagai alat komunikasi dengan keluarga. Jika bukan dirumah dimana tempat yang bisa kita gunakan untuk melakukan komunikasi dengan menggunakan bahasa daerah.

Kalau di sekolah sebagian besar guru dalam melakukan kegiatan belajar dan mengajar akan menggunakan bahasa indonesia. Mengacu pada bahasa yang digunakan di buku pelajaran yaitu bahasa indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman dalam kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa atau sesama siswanya.

Sama halnya seperti di kampus, mahasiswa yang terdiri dari berbagai daerah juga akan menemui kesulitan jika mahasiswa dari masing-masing daerah menggunakan bahasa daerahnya untuk melakukan komunikasi dengan mahasiswa lain yang berasal dari suku berbeda dan juga memiliki bahasa daerah yang berbeda. Sebenarnya bisa saja kita melakukan komunikasi menggunakan bahasa daerah jika kita bertemu dengan mahasiswa yang berasal dari satu daerah. Namun ini juga bukan hal yang mudah. Contohnya saja penggunaan Bahasa Aceh di lingkup Universitas Syiah Kuala yaitu salah satu perguruan tinggi negeri di aceh. Pada lingkup Universitas Syiah Kuala ini, mahasiswa aceh menjadi mayoritas. Namun mahasiswa aceh ini tidak semua menggunkan bahasa aceh dalam berkomunikasi dengan sesama mahasiswa aceh lainnya.

ADVERTISEMENT

Hanya sebagian saja yang menggunakannya. Terkadang mahasiswa ini cenderung menggunakan bahasa aceh disaat ia tidak berada dikampungnya dan menjadi minoritas di tempat lain. Ia akan menggunakan bahasa daerah dengan dalih rindu kampung halaman, agar lebih cepat akrab, agar orang tahu dari mana mereka berasal, dan dengan alasan lain-lainya.

Sepertinya menerapkan bahasa daerah di rumah bisa menjadi solusi terbaik. Apalagi jika dalam satu keluarga tersebut ayah dan ibu berasal dari suku yang sama tentu ini akan sangat memudahkan dalam mempraktikkannya. Berbeda dengan keluarga yang ayah dan ibunya berasal dari suku yang berbeda, terkadang bahasa indonesia menjadi jalan tengah untuk digunakan sebagai alat komunikasi didalam keluarga. Padahal tidak menutup kemungkinan juga antara ayah dan ibu saling mengajarkan bahasa daerahnya masing-masing pada anaknya untuk memperkaya kemampuan berbahasa pada anak.

Bahasa daerah adalah identitas yang menjadi ciri khas suatu daerah. Kekayaan suatu negara tidak hanya terbatas pada sumber daya alam saja. Melainkan juga pada kebudayaan yang beragam yang menjadi daya tarik bagi negara lain. Maka dari itu Bahasa daerah yag menjadi salah satu kekayaan kebudayaan indonesia ini patut dijaga dan dilestarikan agar tidak punah. Penduduk indonesia wajib menjaga dan melestarikan bahasa-bahasa daerah ini. Jika bukan penduduknya yang melestarikan siapa lagi! yuk mulai berbahasa daerah dari rumah!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

9 KRITERIA PENGHUNI NERAKA VERSI AL-QUR’AN

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com