• Latest

Manusia-Manusia Menunduk

November 24, 2017
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Manusia-Manusia Menunduk - 1001348646_11zon | Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Manusia-Manusia Menunduk - 1001353319_11zon | Budaya | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Manusia-Manusia Menunduk - 1001361361_11zon | Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Manusia-Manusia Menunduk

Redaksi by Redaksi
November 24, 2017
in Budaya, Gadget, Smartphone, Teknologi
Reading Time: 5 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS


Oleh : Isra Yauminnisa
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unsyiah, Banda Aceh
            Teknologi dan manusia adalah dua hal yang sangat sulit dipisihkan. Teknologi telah menjadi pelengkap kebutuhan manusia. Sederhananya pada awal kemunculannya, teknologi berperan dalam kehidupan manusia untuk memudahkan pekerjaan manusia. Seperti hadirnya blender untuk memudahkan ibu-ibu menyajikan makanan di dapur, mesin cuci untuk meringankan kegiatan mencuci, dan penyedot debu untuk memudahkan membersihkan rumah. Namun teknologi-teknologi cangih tidak hanya berhenti pada alat-alat canggih tersebut. Melainkan teknologi terus berkembang dan terus melahirkan inovasi-inovasi terbaru.
            Pada tahun 1990 teknologi melahirkan inovasi terbaru yang sangat mumpuni, yaitu internet. Keberadaan internet terus berkembang sehingga mempengaruhi perkembangan pada bidang lainnya. Salah satunya perkembangan pada bidang komunikasi dan informasi. Pada awal kemunculannya internet hanya dapat di akses melalui perangkat komputer. Keterbatasan ini membuat manusia jarang atau tidak selalu menggunakan internet. Namun seiring perkembangan zaman internet sudah bisa diakses melalui telepon genggam atau pada saat ini dikenal dengan sebutan smartphone.
            Kemampuan Smartphone untuk mengakses internet membuat dunia tanpa batas. Manusia bisa berkomunikasi dengan manusia di belahan dunia lainnya dan  melalui smartphone manusia dapat memperoleh informasi yang diinginkan. Tidak hanya itu, selain berguna sebagai alat komunikasi smartphone juga dapat dipergunakan untuk aktivitas lainnya. Dengan satu benda ini manusia bisa melakukan banyak aktivitas yang diinginkan. Seperti menonton, membaca, mendengar radio, dan lain-lain. Smartphone ini membuat para penggunanya menjadi kecanduan. Smartphone diklaim memiliki kemampuan seperti komputer, maka dari itu beberapa fungsi komputer juga terdapat di smartphone. 
            Namun keberdaan smartphone tidak hanya membawa dampak yang positif bagi manusia. Melainkan smartphone juga membawa dampak negatif. Di antaranya smartphonebanyak membawa perubahan pada nilai-nilai yang ada pada masyarakat. Teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat, dan teknologi tersebut mengarahkan manusia bergerak dari satu abad teknologi ke teknologi yang lain (Nurudin, 2011:184).
            Pendapat ahli komunikasi tersebut diperkuat dengan fenomena yang sering kita temui akhir-akhir ini. Manusia-manusia menunduk. Banyak kita temui manusia-manusia menunduk ini di berbagai tempat. Seperti di acara seminar, di ruang kuliah, dipengajian, di dalam bus, dan banyak tempat lainnya.            Sebelum manusia terikat dengan teknologi komunikasi seperti telepon genggam dan sejenisnya. Manusia menunduk sebagai tanda hormat. Namun jaman sekarang malah sebaliknya. Manusia sering menunduk tapi bukan untuk memberi hormat, bahkan bisa dikatakan tidak menghormati. Seperti kasus peserta seminar yang terus menunduk sibuk memainkan gadgetnya tidak menghormati pemateri yang sedang memberikan materi di depan.
            Tindakan ini jelas melanggar norma kesopanan. Terlebih lagi tindakan tersebut tidak luput dari penglihat pemateri seminar. Sikap seperti itu harus direnungkan kembali. Sebagai Peserta seminar/workshop kita hanya duduk, lalu mendengarkan materi. Sedangkan pemateri harus berdiri dan terus berbicara memberi materi. Tapi kita sibuk menunduk sambil memainkan smartphone mengabaikan pemateri yang menjelaskan materi di depan. Ini jelas menunjukkan sikap tidak menghargai dan melanggar norma kesopanan..
            Fenomena manusia menunduk ini juga didapati di jalanan. Pejalan kaki yang lalai dengan gadgetnya saat sedang berjalan hingga menabrak orang lain. Tidak hanya berhenti sampai disitu. Pada suatu acara seorang tamu pernah berkeluh kesah merasa diremehkan karena ketika ia ingin menjabat tangan dengan seseorang yang menjaga meja registrasi, ia  tidak dihiraukan karena orang tersebut  terus menunduk sambil memainkan smartphonenya.
            Mari merenung! Jangan biarkan keberadaan smartphone merubah nilai-nilai yang ada di dalam masyarat yang sudah turun-temurun. Jangan biarkan kita diperbudak dengan kehadiran smartphone. Seperti kata bijak. “tempatkan sesuatu pada tempatnya”. Sepenggal kalimat ini sering ditujukan terkait dengan sampah. Seperti buang sampah pada tempatnya. Namun kalimat bijak tersebut bisa dijadikan sebagai pedoman kita untuk menggunakan smartphone secara bijak atau pada tempatnya. Karena pada akhir-akhir ini kita seperti terus dilalaikan dengan alat komunikasi canggih tersebut. Hingga kita lupa dan mengabaikan antara hal-hal yang patut dengan yang tidak patut.
            Terkadang saat dilalaikan dengan smartphone kita cenderung mengganggap semua hal sepele. Seperti memainkan smartphone saat mengikuti seminar. Kita mungkin saja menganggap tidak ada yang melihat. Tapi tanpa kita sadari orang telah menilai buruk terhadap kita. Smartphone  memang suatu kebutuhan bagi kita semua untuk melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi yang sangat dibutuhkan di era globalisasi ini. tapi keberadaan smartphone yang melalaikan ini akan berakibat pada begitu banyak hal penting  yang kita lewatkan hanya dengan bermain smartphone yang aktivitasnya kebanyakan berkaitan dengan sosial media.
            Namun ada baiknya kita mulai membatasi pemakaian smartphone ini tidak secara berlebihan dan pada waktu yang tepat seperti di waktu kosong. Sejatinya kehadiran teknologi-teknologi canggih ini karena kita yang membutuhkan dan kita mampu menghadirkannya. Maka dari itu kita juga harus mampu mengendalikan teknologi-teknologi tersebut.
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

ADAKAH SETITIK KERINDUAN UNTUKKU?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com