POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Manusia-Manusia Menunduk

RedaksiOleh Redaksi
November 24, 2017
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh : Isra Yauminnisa
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unsyiah, Banda Aceh
            Teknologi dan manusia adalah dua hal yang sangat sulit dipisihkan. Teknologi telah menjadi pelengkap kebutuhan manusia. Sederhananya pada awal kemunculannya, teknologi berperan dalam kehidupan manusia untuk memudahkan pekerjaan manusia. Seperti hadirnya blender untuk memudahkan ibu-ibu menyajikan makanan di dapur, mesin cuci untuk meringankan kegiatan mencuci, dan penyedot debu untuk memudahkan membersihkan rumah. Namun teknologi-teknologi cangih tidak hanya berhenti pada alat-alat canggih tersebut. Melainkan teknologi terus berkembang dan terus melahirkan inovasi-inovasi terbaru.
            Pada tahun 1990 teknologi melahirkan inovasi terbaru yang sangat mumpuni, yaitu internet. Keberadaan internet terus berkembang sehingga mempengaruhi perkembangan pada bidang lainnya. Salah satunya perkembangan pada bidang komunikasi dan informasi. Pada awal kemunculannya internet hanya dapat di akses melalui perangkat komputer. Keterbatasan ini membuat manusia jarang atau tidak selalu menggunakan internet. Namun seiring perkembangan zaman internet sudah bisa diakses melalui telepon genggam atau pada saat ini dikenal dengan sebutan smartphone.
            Kemampuan Smartphone untuk mengakses internet membuat dunia tanpa batas. Manusia bisa berkomunikasi dengan manusia di belahan dunia lainnya dan  melalui smartphone manusia dapat memperoleh informasi yang diinginkan. Tidak hanya itu, selain berguna sebagai alat komunikasi smartphone juga dapat dipergunakan untuk aktivitas lainnya. Dengan satu benda ini manusia bisa melakukan banyak aktivitas yang diinginkan. Seperti menonton, membaca, mendengar radio, dan lain-lain. Smartphone ini membuat para penggunanya menjadi kecanduan. Smartphone diklaim memiliki kemampuan seperti komputer, maka dari itu beberapa fungsi komputer juga terdapat di smartphone. 
            Namun keberdaan smartphone tidak hanya membawa dampak yang positif bagi manusia. Melainkan smartphone juga membawa dampak negatif. Di antaranya smartphonebanyak membawa perubahan pada nilai-nilai yang ada pada masyarakat. Teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat, dan teknologi tersebut mengarahkan manusia bergerak dari satu abad teknologi ke teknologi yang lain (Nurudin, 2011:184).
            Pendapat ahli komunikasi tersebut diperkuat dengan fenomena yang sering kita temui akhir-akhir ini. Manusia-manusia menunduk. Banyak kita temui manusia-manusia menunduk ini di berbagai tempat. Seperti di acara seminar, di ruang kuliah, dipengajian, di dalam bus, dan banyak tempat lainnya.            Sebelum manusia terikat dengan teknologi komunikasi seperti telepon genggam dan sejenisnya. Manusia menunduk sebagai tanda hormat. Namun jaman sekarang malah sebaliknya. Manusia sering menunduk tapi bukan untuk memberi hormat, bahkan bisa dikatakan tidak menghormati. Seperti kasus peserta seminar yang terus menunduk sibuk memainkan gadgetnya tidak menghormati pemateri yang sedang memberikan materi di depan.
            Tindakan ini jelas melanggar norma kesopanan. Terlebih lagi tindakan tersebut tidak luput dari penglihat pemateri seminar. Sikap seperti itu harus direnungkan kembali. Sebagai Peserta seminar/workshop kita hanya duduk, lalu mendengarkan materi. Sedangkan pemateri harus berdiri dan terus berbicara memberi materi. Tapi kita sibuk menunduk sambil memainkan smartphone mengabaikan pemateri yang menjelaskan materi di depan. Ini jelas menunjukkan sikap tidak menghargai dan melanggar norma kesopanan..
            Fenomena manusia menunduk ini juga didapati di jalanan. Pejalan kaki yang lalai dengan gadgetnya saat sedang berjalan hingga menabrak orang lain. Tidak hanya berhenti sampai disitu. Pada suatu acara seorang tamu pernah berkeluh kesah merasa diremehkan karena ketika ia ingin menjabat tangan dengan seseorang yang menjaga meja registrasi, ia  tidak dihiraukan karena orang tersebut  terus menunduk sambil memainkan smartphonenya.
            Mari merenung! Jangan biarkan keberadaan smartphone merubah nilai-nilai yang ada di dalam masyarat yang sudah turun-temurun. Jangan biarkan kita diperbudak dengan kehadiran smartphone. Seperti kata bijak. “tempatkan sesuatu pada tempatnya”. Sepenggal kalimat ini sering ditujukan terkait dengan sampah. Seperti buang sampah pada tempatnya. Namun kalimat bijak tersebut bisa dijadikan sebagai pedoman kita untuk menggunakan smartphone secara bijak atau pada tempatnya. Karena pada akhir-akhir ini kita seperti terus dilalaikan dengan alat komunikasi canggih tersebut. Hingga kita lupa dan mengabaikan antara hal-hal yang patut dengan yang tidak patut.
            Terkadang saat dilalaikan dengan smartphone kita cenderung mengganggap semua hal sepele. Seperti memainkan smartphone saat mengikuti seminar. Kita mungkin saja menganggap tidak ada yang melihat. Tapi tanpa kita sadari orang telah menilai buruk terhadap kita. Smartphone  memang suatu kebutuhan bagi kita semua untuk melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi yang sangat dibutuhkan di era globalisasi ini. tapi keberadaan smartphone yang melalaikan ini akan berakibat pada begitu banyak hal penting  yang kita lewatkan hanya dengan bermain smartphone yang aktivitasnya kebanyakan berkaitan dengan sosial media.
            Namun ada baiknya kita mulai membatasi pemakaian smartphone ini tidak secara berlebihan dan pada waktu yang tepat seperti di waktu kosong. Sejatinya kehadiran teknologi-teknologi canggih ini karena kita yang membutuhkan dan kita mampu menghadirkannya. Maka dari itu kita juga harus mampu mengendalikan teknologi-teknologi tersebut.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

IZZAH SIREGAR SISWA SMAN 1 LHOKSEUMAWE LUNCURKAN BUKU CERITA ANAK

Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Pendidikan Islam: Membentuk Manusia Bernilai, Bukan Sekadar Mengejar Nilai

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

ADAKAH SETITIK KERINDUAN UNTUKKU?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00