• Latest

Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure

Oktober 31, 2017
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Disabilitas Tuna Netra Dilatih Pijat Acupresure

Redaksiby Redaksi
Oktober 31, 2017
Reading Time: 5 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Banda Aceh-Sebanyak 20 orang penyandang disabilitas tuna netra di Kota Banda Aceh mengikuti pelatihan Pijat Acupresure. Kegiatan yang dilaksanakan selama 15 hari ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM Selasa (31/10) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banda Aceh di Gampong Lam Jabat. 

Wali Kota Aminullah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari Pemko Banda Aceh kepada para penyandang disabilitas khususnya para tuna netra di Kota Banda Aceh. 

Dikatakannya, Pemerintah Kota Banda Aceh menyadari bahwa tanpa bekal keterampilan yang cukup dalam hal ilmu pijat maka para tuna netra yang membuka usaha pijat akan sulit bersaing dengan pijat refleksi yang semakin menjamur. 

Para tukang pijat tuna netra jika tidak dibekali ilmu pijat yang cukup akan ditinggal oleh pelanggan,” katanya. 

Kepada para peserta pelatihan ini Wali Kota mengingatkan bahwa ini merupakan kesempatan yang baik yang tidak boleh disia-siakan. Untuk itu ia berharap agar dapat diikuti dengan serius dan harus bisa. 
Wali Kota menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat di Kota Banda Aceh harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam roda pembangunan kota. Dan dengan kegiatan ini diharapkan para penyandang disabilitas bisa mencari nafkah sendiri. 

Dalam kesempatan itu Aminullah menyatakan bangga bahwa tidak ada dari penyandang disabilitas tuna netra yang berasal dari Banda Aceh yang menjadi pengemis. Wali Kota menargetkan pada tahun 2019 Banda Aceh harus bebas dari ada nya pengemis. Aminullah juga berjanji bahwa ke depan kepedulian kepada disabilitas akan terus tingkatkan. Kepada Jajaran Dinas Sosial Wali Kota mengingatkan bahwa Ini merupakan tugas mulia yang harus dijalankan.

“Kedepan kita akan terus memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas. Mudah-mudahan akan dapat menjadi contoh bagi kabupaten kota yang lain,” tutup Aminullah. 

Sementara itu Plt kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dody Haikal, S.STP mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan pijat acupresure yaiu semacam pengobatan atau penyembuhan segala macam penyakit secara alternatif yakni dengan metode menekan titik-titik tertentu. Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna Bandung, Muhammad Arwani. 

Kata Dody, Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan keterampilam hidup tambahan, sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat kemandirian bagi para penyandang disabilitas khususnya disabilitas tuna netra yang ada di Banda Aceh.
Pertuni Apresiasi Wali Kota 
Sementara itu Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kota Banda Aceh, M Nur mengapresiasi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman yang peduli dan serius menangani dan membantu para penyandang disabilitas tuna netra agar tidak ada lagi penyandang tuna netra di Banda Aceh yang jadi pengemis. 
M Nur mengatakan, selama ini tuna netra di Banda Aceh sebagian besar berprofesi sebagai tukang pijat. Untuk itu katanya, perlu meningkatkan ilmu dan keterampilan tentang pijat ini. Dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dibawah kepemimpinan Aminullah Usman ini sangat membantu mereka. (MA)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Banda Aceh Menuju Kota Empat Bahasa: Gerbang Baru Indonesia ke Dunia

November 9, 2025

Milad ke 30 Baitul Qiradh Baiturrahman, Dimeriahkan dengan Donor Darah

Oktober 3, 2025

Jeju Ala Pohon Ceubrek dan Nimby Syndrom

Juli 10, 2025

Discussion about this post

Next Post

Jus 5000 Itu Tetap Segar dan Menguntungkan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com