Banjir Bandang di Sumatera Barat
#Sumatera Utara

Menanti Status Bencana Nasional Untuk Aceh, SUMUT dan SUMBAR

Oleh Redaksi
December 14, 2025
0

Oleh Darmaningtyas  Jujur saja saya itu masih terheran-heran dengan sikap para pemimpin negeri ini, terkait dengan status bencana yang terjadi...

Baca SelengkapnyaDetails
Artikel

Korban 1.003 Jiwa, Hutan Baru Dianggap Penting, Perusahaan Perusak Lingkungan Mulai Disikat

Oleh Redaksi
December 14, 2025
0

Oleh Rosadi Jamani Kita kembali menengok saudara kita yang tertimpa bencana tanda tangan di tanah Sumatera. Update terkini, sudah 1.003...

Baca SelengkapnyaDetails
Banjir Bandang Langkahan: Teguran Alam atas Kelalaian Manusia
Artikel

Kemanusiaan atau Kecurigaan?

Oleh Dayan Abdurrahman
December 14, 2025
0

Oleh: Dayan Abdurrahman Bencana banjir bandang yang berulang kali melanda Sumatera—terutama di wilayah Aceh—tidak pernah berdiri semata sebagai peristiwa alam....

Baca SelengkapnyaDetails
Edukasi

AIU and Its Mission to Serve Humanity

Oleh Redaksi
December 14, 2025
0

By Mohd Abbas Abdul Razak, PhD Visiting AIU In early August 2025, I had the opportunity to visit Albukhary International...

Baca SelengkapnyaDetails
  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

AYO NAIK BUS TRANSKOETARADJA

RedaksiOleh Redaksi
October 9, 2017
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Dian Balkis
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Perbankan Syariah

Assalamualaikum pembaca

Pasti pembaca sudah tidak asing lagi dengan bus yang berwarna biru ini. Ya, dia adalah bus transkoetaradja. Pada kesempatan kali ini saya sebagai penulis akan sedikit menceritakan pengalaman tentang bagaimana rasanya ketika menaiki bus Transkoetaradja. Seperti kita ketahui bahwa bus Transkoetaradja sudah diberlakukan kurang lebih setahun yang lalu oleh pemerintah Aceh. Karena bus sejenis Transkoetaradja ini dulunya ada di Jakarta atau di kota-kota besar,tetapi sekarang sudah ada di Banda Aceh.

Woww Sehingga penulis penasaran bagaimana rasanya ketika menaiki bus Transkoetaradja itu. Banyak halte yang disediakan untuk menaiki bus Transkoetaradja, sehingga kita bisa menunggu bus lewat di halte yang telah disediakan. Bus ini tidak seperti bus lain yang biasanya berhenti di mana saja, berhenti di sembarangan tempat seperti labi-labi,tetapi memang sudah disediakan haltenya. Biasanya 10 menit sekali bus akan berhenti untuk menampung penumpang dari berbagai kalangan. Ada anak SMP, SMA, mahasiswa, orang dewasa, bahkan orang yang sudah tua juga menaiki bus Transkoetardja ini.

Langsung saja pembaca, ketika saya pertama kali menaiki bus TransKoetaradja bersama dengan teman, saya sedikit tercengang pada saat sudah sampai di dalam bus karena ada AC. Sebelumnya saya tidak pernah menaiki bus yang ada ACnya, sehingga saya merasa kedinginan di dalam bus. Teman saya pun juga merasakan hal yang sama. Biasanya penulis menaiki bus TransKoetaradja jalur Darussalam- Keudah, sehingga ada beberapa halte yang disinggahi oleh bus ini. Seperti di Simpang Mesra, Jeulingke, kampung Keuramat dan masih banyak lagi. Pengoperasian TransKoetaradja ini tidak hanya jalur Darussalam-Keudah, tetapi jalur lain di kota Banda Aceh juga tersedia. 

Pada awal-awal diberlakukan bus TransKoetaradja banyak orang yang ingin merasakan bagaimana rasanya menaiki bus ini. Di setiap halte banyak orang masuk dan keluar dari bus ini. Agar perjalanan kami aman, maka ada dua orang yang memandu perjalanan bus, yakni sopir untuk mengendarai bus TransKoetaradja dan pembantu sopir untuk mengawasi dan mengatur berjalannya perjalanan kami. Misalnya ada nenek-nenek yang tidak kuat untuk berjalan, maka akan dipandu oleh kernet (pembantu sopir).

📚 Artikel Terkait

Blunder Yang Dilakukan Prabowo

Janganlah Wariskan Negeri Ini Rusak Parah Kepada Anak Cucu 

Puisi-Puisi Boy Mihaballo

Beasiswa, Jalan Menuju  Pendidikan Yang Lebih Tinggi dan Lebih Baik

Selama dalam perjalanan ada beberapa hal menarik yang penulis lihat :

Pertama, ada tempat duduk yang diprioritaskan untuk ibu hamil, lansia, orang tua yang membawa anak dan pemakai kursi roda juga disediakan tempat agar nyaman selama proses perjalanan. Sehingga akan memudahkan orang dari semua kalangan dapat menaiki bus ini. Pelajaran yang dapat penulis ambil adalah ketika kita sudah menaiki bus TransKoetaradja, tidak ada lagi perbedaan kasta. Artinya tidak ada lagi mana yang kaya dan mana yang miskin. Di dalam bus ini juga mengajarkan kita bagaimana menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih kecil.Sehingga ada rasa kasih sayang antar sesama.

Kedua, setiap pemberhentian bus akan ada pemberitahuan dari suara audio.Sehingga orang buta pun akan mengetahui di mana bus akan berhenti. Ke tiga, seperti penulis sudah katakan tadi, tersedianya AC untuk penumpang supaya tidak terasa panas atau bau yang tidak sedap. Karena biasanya kalau menaiki bus jenis lain banyak keluhan yang dirasakan, misalnya seperti panas, pengap dan lain-lain. Tetapi bus TransKoetaradja memang disediakan untuk membuat penumpang senyaman mungkin,sehingga betah berada di dalam bus.

Keempat, jika nanti penumpang tidak muat lagi untuk duduk, maka penumpang harus berdiri. biasanya diprioritaskan untuk kaum laki-laki berdiri dan disediakan suatu benda yang menempel di langit-langit bus untuk dipegang agar tidak goyang-goyang pada saat berdiri.

Kelima, penulis juga melihat,biasanya kaum perempuan akan duduk atau mengisi bagian depan dari bus. Ini jika laki-laki akan mengisi bagian dari belakang bus.Menurut penulis hal ini menjadi sesuatu yang menarik dan memang harus dipertahankan,karena kita sebagai umat muslim harus memahami hal tersebut.

Ke enam, ada satu lagi hal yang menarik dan memang sangat disukai oleh semua orang yaitu harganya gratis. Artinya tidak perlu bayar pada saat menaiki bus ini. Karena memang pemerintah menyediakan bus TransKoetaradja untuk masyarakat dari semua kalangan. Jadi, dengan adanya bus TransKoetaradja juga akan dapat meminimkan kemacetan di Banda Aceh.

Nah,itulah pengalaman penulis saat menaiki bus TransKoetaradja.Mungkin nanti jika pembaca mencobanya akan menemukan hal-hal menarik lainnya.Sekarang bagaimana dengan pembaca,apakah sudah pernah naik bus TransKoetaradja? Saran dari penulis harus mencobanya. Ayo naik bus TransKoetaradja agar pembaca merasakan sensasi yang berbeda pada saat berada di dalamnya. Mari kita gunakan fasilitas yang telah disediakan pemerintah sebaik mungkin untuk menghidari macet dan mewujudkan kota Banda Aceh sebagai kota yang gemilang.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 73x dibaca (7 hari)
Bencana Alam atau Pembiaraan Negara?
Bencana Alam atau Pembiaraan Negara?
11 Dec 2025 • 71x dibaca (7 hari)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2 Oct 2025 • 60x dibaca (7 hari)
Hancurnya Sebuah Kemewahan
Hancurnya Sebuah Kemewahan
28 Feb 2025 • 55x dibaca (7 hari)
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
29 Nov 2025 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025
#Sumatera Utara

Sengketa Terpelihara

Oleh Tabrani YunisJune 5, 2025
Puisi

Eleği Negeriku  Yang Gelap Gulita

Oleh Tabrani YunisJune 3, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oleh Redaksi
October 7, 2025
Postingan Selanjutnya

Ironi Masa Kini : Anak-anak dan Gadget

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00