POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Melawan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dengan ABU KOIN

RedaksiOleh Redaksi
June 6, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

(Agama, Budi Pekerti Luhur, Komunikasi, Organ Intim dan Pakaian)

Oleh : Jaenuri 

Guru SMA Negeri 1 Gresik

Peraturan Pemerintah (Perpu) Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua Atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada pasal 81 dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Pada pasal 81A ayat 3 dilaksanakan kebiri kimia serta disertai daengan rehabilitasi. Mengacu peraturan Perpu diatas para pelaku kejahatan kekerasan seksual terhadap anak tidak akan terjadi di negeri ini. Namun kenyataanya masih saja kita mendengar berita, baik di media cetak atau elektrik masih terjadi pelecehan seksual pada anak. Pelaku kejahatan seksual merupakan orang terdekat korban. Berbagai kasus kejahatan seksual dilakukan oleh tetangga korban, saudara tiri, guru ngaji, teman sebaya, teman bermain, pengasuh anak, kakek dan bahkan orang tuanya sendiri. Rata korban tidak berani melapor pada pihak berwajib. Dengan alasan aib, malu, takut dan biasanya berakhir dengan kata “KEKELUARGAAN”. Tidak bisa dihindari perkembangan teknologi IT mempengaruhi gaya hidup seseorang dalam masyarakat modern. Kemudahan mengakses internet terkait dengan pornografi sangatlah mudah.Kejahatan seks pada anak diawali dari sebuah tontonan dari media sosial atau media lainya seperti youtube.

Untuk melawan kekerasan seksual dan membekali anak-anak akan kejahatan sejak dini, maka setiap individu dan keluarga membekali diri dengan ABU KOIN. ABU KOIN yang dimaksudkan adalah Agama, Budi Pekerti Luhur, Komunikasi, Organ Intim dan Pakaian.

Agama merupakan sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Agama secara formal disampaikan dan diajarakan mulai Taman Kanak-Kanan (TK) sampai Perguruan tinggi agama selalu dipelajari. Mulai dari teori beribadah sampai pada tata cara pergaulan dimasyarakat selalu disampaikan. Nilai-nilai agama menumbuh kembangkan sifat kebaikan. Banyak sekali hal-hal positif yang diajarkan dari nilai-nilai agama seperti sikap jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, percaya diri, tanggung jawab, berwawasan luas, kesederhanaan, adil dan belajar ikhlas. Dan selalu menolak sifat kejelekan, kesombongan, kebohongan, malas dan sebagainya. Nilai-nilai agama ini sangatlah penting dan perlu ditanamkan pada anak sedini mungkin. Dengan pendalaman sejak kecil ibarat menulis di atas batu. Anak-anak selalu mengingatnya sepanjang perjalanan hidupnya. Agama merupakan benteng awal untuk melawan kekerasaan seksual terhadap anak. Jika kita ajarkan bahwa berhubungan layaknya orang dewasa tidak dijinkan oleh agama, masyarakat dan negara, maka ajaran ini akan diingatnya dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel Terkait

Langkah yang Tertinggal

Puisi-Puisi Putri Nanda Roswati

Senerai Puisi Suwarni

Merdeka Menulis

Budi Pekerti Luhur secara umum memiliki arti suatu perilaku luhur (berakhlakul karimah) dan moral yang baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat. Menurut orang Jawa budi pekerti merupakan induk segala etika, tata krama, perilaku baik dalam pergaulan sehari-hari. Budi pekerti selalu ditanamkan setiap orang tua dalam keluarga. Tidak hanya di keluarga namun disekolah juga ditanamkan budi pekerti luhur biak secara langsung atau tidak langsung. Setiap anak yang menjadi siswa di sekolah selalu mendapatkan pelajaran budi pekerti luhur. Tujuan pendidikan budi pekerti luhur ini untuk menanamkan akhlak mulia dalam diri peserta. Akhlak mulia yang diajarkan disekolah mengintegrasikan kondisi kekinian dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Tata krama pergaulan, tata susila disampaikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya perkelahian, dendam sampai kontak fisik lawan jenis.

Komunikasi dalam keluarga sangatlah penting. Sebuah karakter anak dimulai dari komunikasi keluarga. Orang tua dan anak dalam membangun komunikasi lebih efektif, dan anak lebih bertanggung jawab. Manfaat komunikasi keluarga 1) Kontrol, komunikiasi sangat membantu orang tua dalam mengontrol perkembangan anak dalam pergaulan; 2) membangun kejujuran pada anak, anak merasa nyaman dalam mengungkapkan perasaanya dengan jujur; 3) mencegah konflik, peran keluarga dalam menyelesaikan konflik/kejadian pada anak dengan diskusi; 4) karakter pendengar, orang tua akan selalu mendengarkan keluh kesah anak untuk menyelesaikan kejadian dan sebaliknya anak akan mendengarkan petunjuk atau arahan orang tua.

Organ Intim merupakan hal yang dimiliki setiap manusia baik laki-laki maupun perempuan. Organ intim sangatlah berharga dan harus dijaga dengan baik. Dalam hal ini memberikan pengertian pada anak mengenai organ intim sangatlah penting dan tidak boleh diketahui oleh orang lain (privasi). Terlebih jika anak perempuan sudah mengalami proses menstruasi.

Pakaian merupakan salah satu hal yang tidak bisa di pisahkan dari keseharian seseorang. Pakaian juga merupakan identitas/jati diri dan dapat menjadikan pelindung dari berbagai ancaman berbahaya yang mengancam (jaket). Bagi kaum wanita pakaian/fashion menjadi prioritas utama yang diperhatikan setiap saat. Bukan hanya untuk kesedar di puji kaum hawa ini selalu berusaha berpenampilan modis dan selalu ingin diperhatikan orang disekitarnya.

Cara berpakaian sebaiknya bersih, rapi, memperhatikan bentuk dan ukuran tubuh, menyesuaikan dengan situasi, menyesuaikan warna kulit dan menggunakan aksesoris secukupnya. Namun jangan sebaliknya berpenampilan casual, seksi (memperlihatkan lukuk tubuh) dan terlalu percaya diri. Semua itu pada akhirnya mengundang para kaum pria untuk menggoda. Jika seorang pria sudah menggoda lewat cuitan, karena melihat lawan jenis dipastikan karena bihari.

Dengan bekal Agama, Budi Pekerti Luhur, Komunikasi, sebagai filter awal untuk melawan kekerasan terhadap anak sejak dini. Selian itu pengenalan dan pemahaman tentang Organ Intim dan Pakaian pada anak-anak sebagai penyelaras akhir kehidupan bermasyarakat mampu untuk memerangi kejahatan seksual. 

Note: Setiap naskah lomba yang dimuat pada portal www.potretonline.com sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Setiap artikel lomba tidak melalui proses editing.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 253x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 222x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 193x dibaca (7 hari)
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa
18 Jan 2026 • 188x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
156
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Menapak Jejak Literasi di Bireun

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00