POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Isu-isu Pengaruh Kelompok Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Remaja

RedaksiOleh Redaksi
June 3, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Nurbaiti

Mahasiswi Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Kelompok teman sebaya akan memungkinkan individu untuk saling berinteraksi, bergaul dan memberikan semangat serta motivasi terhadap teman sebaya yang lain secara emosional. Kehadiran kelompok teman sebaya dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan remaja.

Kelompok teman sebaya Memberikan Pengaruh Positif dan Negatif Terhadap Perkembangan Remaja
Menurut Erikson (dalam Gunarsa, 2004), masa remaja adalah masa pencarian identitas diri, dimana identitas diri ini dibentuk dari hubungan psikososial remaja dengan individu lain yaitu dengan teman dan sahabat. Hubungan psikososial sesama remaja dalam mengidentifikasikan diri dan merasa nyaman disebut dengan istilah kelompok teman sebaya (Larson & Richard dalam Papalia, 2005).

Ikatan secara emosional dalam kelompok teman sebaya akan mendatangkan berbagai pengaruh besar bagi individu dalam kelompok. Dibandingkan dengan remaja yang tidak memiliki hubungan kelompok teman sebaya atau hubungan kelompok teman sebaya yang negatif, remaja yang memiliki hubungan kelompok teman sebaya yang positif lebih dapat mengatasi stres karena dukungan dari teman-temannya.

Karakter seseorang yang dijadikan teman pun akan sangat berpengaruh pada perkembangan remaja. Hubungan kelompok teman sebaya yang positif akan memberi hasil pada prestasi akademik dan keterlibatan dalam kegiatan sekolah. Aspek perkembangan kognitif dilihat dari sudut pandang pendekatan konstruktivis sosial Vygotsky (dalam Santrock, 2011) menekankan pada konteks sosial dari pembelajaran dan bahwa pengetahuan itu dibangun secara bersama. Keterlibatan dengan orang lain membuka kesempatan bagi remaja untuk memperoleh informasi, mengevaluasi, dan memperbaiki pemahaman mereka saat mereka bertemu dengan pemikiran orang lain serta saat mereka berpartisipasi dalam kelompok.

Sedangkan hubungan kelompok teman sebaya yang negatif akan menimbulkan masalah perilaku dan perkembangan moral. Masalah perilaku yang muncul pada remaja seperti terlibat dalam perkelahian, tawuran, penggunaan obat-obatan, seks bebas sampai pada kenakalan remaja (Laursen dalam Gunarsa, 2004).

📚 Artikel Terkait

APA YANG MEMBUATMU MARAH

Sarjana Dalam Gendongan

Relasi Kuasa di Balik Kisah Cinta Publik Figur

AKU BENCI SEMBILAN NAGA

Pengaruh Kelompok Teman Sebaya Terhadap Citra Tubuh
Citra tubuh adalah gambaran atau konsep pribadi seseorang akan penampilan fisiknya (Winzeler, 2005). Seseorang akan merasa puas jika kesan fisik yang dia tampilkan tidak jauh berbeda dengan kesan yang diberikan oleh lingkungannya. Persepsi citra tubuh yang terbentuk pada remaja merupakan pengaruh lingkungan atau kelompok teman sebaya yang mempersepsikan bentuk tubuh ideal adalah langsing atau kurus, kemudian remaja mengadopsi persepsi kelompok teman sebaya tersebut menjadi bagian dari persepsi pribadi agar dapat diterima dan menjadi bagian dalam kelompok.

Davidson and Birch (dalam Papalia, 2008) mengatakan bahwa kepedulian terhadap penampilan dan gambaran tubuh yang ideal dapat mengarah pada upaya obsesif, seperti mengontrol berat badan.

Persepsi citra tubuh yang salah akan berimbas pada pencapaian status gizi remaja. Status gizi dan citra tubuh yang negatif akan berakibat pada masalah kesehatan (gangguan makan) dan gangguan perkembangan pada tahap remaja yang berdampak negatif secara psikologis seperti depresi, harga diri yang rendah (Winzeler, 2005).

Pengaruh Kelompok Teman Sebaya Terhadap Perilaku Konsumtif
Perilaku konsumtif adalah keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang begitu diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seseorang berperilaku konsumtif adalah kelompok teman sebaya (Dharmmesta & Handoko, 2000). Perilaku konsumtif yang ditunjukkan remaja bersama teman sebaya tidak jauh dari masalah fashion, mengikuti trend fashion perlu bagi para remaja karena bisa menunjang penampilan, karena dengan berpenampilan menarik remaja merasa percaya diri, selain itu produk fashion dipilih karena model yang banyak dan cepat berubah (Nurhayati, 2008).

Perilaku konsumtif didasari pada keinginan untuk selalu lebih dari pada yang lain, selalu tidak ada kepuasan dan usaha untuk memperoleh pengakuan serta biasanya diikuti dengan rasa bersaing yang tinggi. Remaja yang berperilaku konsumtif mengutamakan faktor emosionalnya saja, seperti gengsi.

Pengaruh Kelompok teman sebaya Terhadap Perkembangan Sosial (Persahabatan dan Relasi Romantis)
Menurut Harry Stack Sullivan (dalam Santrock, 2011), sahabat menjadi sangat penting unutk memenuhi kebutuhan sosial. Kebutuhan akan intimasi meningkat di masa remaja awal, dan memotivasi remaja untuk mencari sahabat. Ketika remaja tidak mampu membina hubungan persahabatan yang akrab, maka mereka akan mengalami kesepian dan merasa turunnya harga diri mereka. Persahabatan menggambarkan perilaku kerjasama dan saling mendukung antara dua atau lebih identitas sosial. Ikatan persahabatan akan ditunjukkan oleh perilaku prososial (saling menolong di antara mereka), saling percaya, dan juga saling setia.

Semakin romantis pengalaman yang mereka miliki akan berdampak pada semakin tingginya penerimaan sosial, kompetensi persahabatan, dan kompetensi romantis yang mereka rasakan. Dampak tersebut tidak hanya dipandang secara positif saja, keromantisan dapat mengakibatkan seseorang melakukan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, kenakalan remaja, dan perilaku seksual (Furman, Low & Ho dalam Santrok, 2011).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Melawan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dengan ABU KOIN

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00