• Latest

Semangat Islam Abdullah bin Umar

March 10, 2017

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026
Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

March 13, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari CĂłrdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Semangat Islam Abdullah bin Umar

Redaksi by Redaksi
March 10, 2017
in Anak Cerdas
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

 

 
oleh: Beby Haryanti Dewi
Berdomisili di Banda Aceh
Aku Abdullah bin Umar, anak Umar bin Khattab. Biarpun aku masih kecil, tapi aku sudah masuk Islam, lho! Ketika ayahku memutuskan untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad Saw,. aku juga tidak mau ketinggalan. Dengan mantap, aku ikut bersama ayahku menjadi muslim.

Ayahku selalu berpesan, “Kalau sudah memutuskan masuk Islam, kamu harus bertanggung jawab. Jangan setengah-setengah. Karena, agama itu bukan mainan. Laksanakan perintah Allah dan sunah Rasulullah dengan sepenuh hati.”

“Insya Allah, Ayah!” sahutku penuh semangat.

Baca Juga

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
Peringatan Hari Anak Nasional: Antara Kekhawatiran, Mimpi, dan Harapan

Peringatan Hari Anak Nasional: Antara Kekhawatiran, Mimpi, dan Harapan

July 24, 2025

“Anak Hebat, Guru Terlupakan”: Ironi Hari Anak Nasional di Negeri Seremonial

July 23, 2025

Aku sangat kagum pada Rasulullah. Jiwa kepemimpinan beliau luar biasa. Melihat beliau saja, semangatku membela Islam sudah berkobar-kobar. Kalian tahu, bukan? Saat itu banyak sekali orang yang menentang ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah, bahkan mereka berusaha mati-matian untuk menghancurkan Islam dan mencelakai Rasulullah.

Suatu hari, saat usiaku 13 tahun, ayahku hendak pergi berjuang bersama Rasulullah dalam Perang Badar. Aku ingin sekali menyertainya.

“Kamu yakin, Abdullah? Ini bukan perang-perangan, Nak. Nyawa taruhannya!” kata ayahku.

“Aku tahu, Ayah,” jawabku. “Aku sudah bertekad akan maju membela Islam, apa pun risikonya. Tolonglah, Ayah, tanyakan pada Rasulullah apakah boleh aku ikut perang,” desakku.

Ayah tidak kuasa menentang keinginanku dan akhirnya pergi menemui Rasulullah, sementara aku menunggu di rumah dengan gelisah. Aku terus berharap, mudah-mudahan ayahku pulang membawa kabar gembira.

“Bagaimana, Ayah? Rasulullah mengizinkan? Apa kata beliau? Senangkah beliau jika aku ikut perang?” Aku menghujani ayahku dengan pertanyaan ketika dia kembali ke rumah.

Ayahku tersenyum bijak, lalu menepuk-nepuk pundakku. “Abdullah, semangat Islam-mu sungguh luar biasa. Aku bangga padamu, Nak. Tetapi, Rasulullah belum mengizinkanmu berperang karena kamu masih terlalu muda,” katanya.

Ah, aku terduduk lemas. Rasanya kecewa sekali. Padahal aku sudah tidak sabar untuk maju ke garis depan dalam perang melawan musuh-musuh Islam.

“Hei, jangan sedih, Abdullah!” tegur ayahku. “Lebih baik kamu berdoa untuk Rasulullah, Ayah, dan semua umat muslim yang akan pergi berperang, agar kami menang dalam Perang Badar. Doa itu seperti mata pedang yang sangat tajam!” ujarnya menyemangatiku.

Aku tersenyum. “Aku akan berdoa demi pasukan kita, Ayah.”

“Nah, begitu. Selalu berdoa dan bersiap, Abdullah, karena musuh Islam tidak akan pernah berhenti memerangi kita sampai kita mengikuti mereka,” sambung Ayah.

Aku mengangguk mantap. Aku bertekad akan mempersiapkan diriku untuk menjadi pejuang Islam yang tangguh. Aku akan membela agama Allah Swt. hingga titik darah penghabisan!

Dua tahun kemudian, ketika aku sudah cukup besar dan kuat, impianku tercapai. Rasulullah mengizinkanku ikut berjuang dalam Perang Khandaq. Betapa bahagianya aku! Meskipun masih muda, tetapi aku tak gentar sedikit pun maju ke medan perang. Bahkan sejak saat itu, aku selalu menyertai Rasulullah dalam perang menentang musuh Islam.[]

Artikel ini telah dimuat di Majalah Anak Cerdas Edisi 21.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 158x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 107x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Islam

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029
#Doa di Bulan Ramadan

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
#Ijazah

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu
Esai

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026
Next Post

Tua Tapi Tidak Dewasa

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com