Dari udara
Mata menyapu Dataran Tinggi Gayo
Sawah, lahan pertanian dan arabika
Bagai hamparan permadani hijau
Anugerah yang tunggal, tak ternilai
Mata menyapu Dataran Tinggi Gayo
Sawah, lahan pertanian dan arabika
Bagai hamparan permadani hijau
Anugerah yang tunggal, tak ternilai
Oh, Tanah Gayo
Negeri di atas angin, seribu bukit
Di bawah kaki Leuser, negeri berdaulat
Rindu asinnya air laut
Di Bandara Rembele pesawat mendarat
Udara sejuk menerpa tubuh menyengat
Mendekap tubuhmu terasa hangat
Sehangat arabika mengundang nikmat
Menebar aroma ke manca negara
Dalam denyut nafasmu mendengar seni bertutur
“Dindong” dan dendang Tari Saman
Warisan budaya dunia di tetapkan Unesco 2001 lalu
Oh, Tanah Gayo
Negeri seribu bukit
Kau ada dalam puisiku
Layang Mandale, Maret – 2016
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 351x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











Discussion about this post