• Latest

Bernafas Dalam Lumpur

Januari 26, 2017
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Bernafas Dalam Lumpur

Tabrani Yunisby Tabrani Yunis
Februari 2, 2025
Reading Time: 3 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
 
Salam Redaksi POTRET 80

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini semakin pesat dan mendorong semakin cepatnya perubahan dalam berbagai sector kehidupan. Perubahan dalam berbagai hal semakin tak terbendung dan tak dapat dihindari. Banyak produk teknologi informasi dan komunikasi yang dulu canggih dan terkesan mewah, kini tinggal kenangan. Satu contoh saja adalah pesawat telpon yang dahulu hanya menjadi milik orang-orang (kalangan) tertentu, kini sudah tidak dipakai lagi. Penggantinya lebih canggih, yakni berbagai macam jenis telepon selualar yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan, asal ada layanan internet. Semua informasi ada di tangan, semua ruang bisa dijangkau dalam waktu yang sangat cepat. Ruang semakin sempit dalam genggaman globalisasi.

Karena, dengan satu klick, semua informasi ada di genggaman kita. Tak dapat dipungkiri bahwa penyampaian dan penyebaran informasi bisa berjalan dalam hitungan detik dengan cara yang paling mudah dan semakin murah. Orang-orang mengatakan, ini zaman digital.

Baca Juga

Selangkah Perjalanan POTRET

Desember 12, 2021

Benar kan? Dulu, orang-orang yang mencari sebuah berita tentang sebuah peristiwa yang terjadi di belahan bumi atau dunia sana, harus menunggu waktu satu hari untuk mendapatkan beritanya. Mengapa demikian? Ya, karena harus menunggu berita surat kabar harian. Sehingga, peristiwa yang terjadi hari ini, baru bisa dibaca keesokan harinya. Pembaca pasti ingat tentang bencana gempa bumi yang melanda Pidie jaya, Aceh. Berita tersebar begitu cepat. Inilah bukti kecepatan berita itu, bisa langsung dibaca dengan tersedianya jaringan internet. Tidak harus menunggu terbitnya koran besok atau koran sore. Apalagi menunggu berita dari majalah mingguan, maupun bulanan. Pasti bukan zamannya lagi.

Nah, sejalan dengan cepat dan kencangnya perubahan tersebut, di sector media cetak, banyaknya media yang dahulu menjadi andalan kini, mulai ditinggalkan, walau tidak seluruhnya hilang dengan tiba-tiba. Namun membaca gelagat yang ada saat ini, banyak fakta yang membuktikan bahwa banyak media cetak, baik surat kabar, bulletin, maupun majalah yang selama ini menjadi pilihan untuk dibaca atau diakses, kini satu per satu, media tersebut tumbang, gulung tikar atau mati. Tidak percaya? Silakan diidentifikasi media yang ada di sekitar kita.

ADVERTISEMENT

Bagi kami, tidak perlu jauh-jauh menengadah ke atas, atau melihat ke bawah, di antara sekian banyak media yang sulit untuk bangkit dan berkembang, majalah POTRET adalah salah satu contoh yang mengalami kesulitan itu. Keberadaan majalah POTRET bagai kerakap tumbuh di batu. Ya, hidup enggan bahkan susah, namun tak mau mati. Nasibnya juga bagikan bernafas di dalam lumpur. Ya, sangat sulit. Kesulitan itu sebenarnya bersumber pada kemampuan finansial, berupa biaya yang harus dikeluarkan setiap kali terbit. Kekuatan finansial sebuah media, bersumber dari dukungan iklan. Iklan menjadi nafas bagi sebuah media untuk terbit, sementara hasil penjualan adalah pendukung kedua, karena pada tataran penjualan, sangat ditentukan oleh seberapa besar jumlah pembeli dan pelanggan sebuah media. Majalah POTRET, sejak awal, miskin iklan, miskin dukungan, baik perusahaan maupun pemerintah daerah. Namun, alhamdulilah bisa bertahan hingga 14 tahun, hingga kini. Kekuatan yang ada hanyalah sebuah idelisme dan komitmen untuk tetap terbit, walau terbirit-birit. Sebagai contoh, edisi 80 ini yang seharusnya terbit beberapa bulan lalu, namun karena terkendala dana, tidak ada iklan atau pariwara seperti yang dipasang oleh pemerintah local di media tertentu, team POTRET harus berusaha dan berdoa untuk mendapatkan dukungan dana, paling tidak sebagai biaya cetak saja.

Lalu, mengapa tetap terbit? Jawabnya sederhana. Impian untuk membangun budaya literasi, sebegaimana pada awal penerbitan ini, masih belum selesai. Upaya membangun budaya baca, budaya menulis dan meningkatkan daya baca di kalangan masyarakat kelas bawah, kelas miskin dan perempuan, masih belum tercapai. Sementara kini keinginan menulis para remaja, perempuan yang mulai tumbuh, membutuhkan media untuk menampung aspirasi dan karya mereka. Kondisi ini juga membuat hati terenyuh dan bertekat tetap terbit, walau tidak teratur sebagaimana yang direncanakan. Walau bagai bernafas dalam lumpur, Alhamdulilah, POTRET edisi 80 ini kini bisa ada di tangan anda. Terima kasih kepada pihak yang sudah berkontribusi.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Surat Pembaca Potret Edisi 80

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com