POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Serunya Body Rafting di Green Canyon

RedaksiOleh Redaksi
January 19, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

 
 
Anda belum mengenal bu Susi secara utuh, Menteri paling popular, yang menggawangi Kelautan dan Perikanan saat ini. Bila belum mengenal Pagandaran, salah satu obyek wisata di selatan Jawa Barat, dimana Anda dapat menikmati sunrise dan sunset sekaligus. Pamor Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata terus melesat sejak resmi menjadi Kabupaten sendiri, jauh meninggalkan induknya, Kabupaten Ciamis. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan wisatawan turis asing pada semester pertama Tahun 2014. Tercatat hanya 3 orang wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Ciamis. Pada umumnya wisatawan lebih senang datang langsung ke Pangandaran, apalagi setelah Susi Air membangun bandara mungil di Pangandara,n sehingga para turis di mancanegara dapat berkunjung melalui jalan udara. Maklum, perjalanan darat menuju daerah wisata ini dari Jakarta bisa memakan waktu lebih dari 8 jam dengan jalan yang berkelok-kelok.

Setelah menikmati aneka pantai indah yang masih perawan di kawasan Pangandaran, menyusuri cagar alam, serta mencoba wisata sejarah dengan menyusuri rel kereta Wilhelmina peninggalan jaman Belanda, jangan lupa untuk mencoba Body Rafting di Sungai Cijulang di kawasan Green Canyon. Body Rafting merupakan kegiatan mengarungi sungai tanpa media perahu karet, cukup bermodalkan tubuh saja. Anda yang tidak dapat berenang, tetap dapat menikmati body rafting ini dengan aman dan nyaman, karena kegiatan ini dilakukan secara berkelompok dengan pemandu yang dapat diandalkan, dilengkapi pelampung, helm, decker (pelindung kaki), dan sandal gunung.

Yap, Anda jangan membayangkan Grand Canyon, ngarai besar di Colorado, Amerika Serikat, karena Green Canyon ala Pangandaran ini berupa sungai lebar nan hijau berkat tumbuhan di sepanjang sungai. Nama aslinya adalah Cukang Taneuh, kata dalam bahasa Sunda yang berarti Jembatan Tanah, dimana terdapat jembatan dari tanah yang sehari hari digunakan masyarakat setempat sebagai tempat penyebrangan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, antara lain ke hutan, kebun, ladang atau sawah.

Adalah wisatawan asal Perancis yang mempopulerkan kawasan ini menjadi Green Canyon pada tahun 1993, karena merasa takjub dan kaget melihat pemandangan luar biasa indah di balik Cukang Taneuh tersebut yang masih perawan, berupa stalaktit dan stalaknit dengan hiasan tirai air terjun. Ya, betul sekali, air terjunnya berentuk tirai!

📚 Artikel Terkait

Balai Tekkomdik dan Arah Baru Digitalisasi Pendidikan Aceh

Ironi Tingkat Pelecehan Seksual Anak di Aceh

Dorong Kolaborasi Menuju Pemulihan Pendidikan

Dua Ekor Ayam dan Darah yang Mengering

Pemandangan stalaktit yang spektakuler juga dapat Anda nikmati di sepanjang sisi sungai selama melakukan body rafting. Dalam ber-body rafting, Anda dianjurkan membawa perbekalan dan obat tertentu serta dimasukkan ke dalam tas kedap air. Jangan lupakan kamera anti air untuk bernarsis ria. Setelah semua persiapan dilakukan, Anda akan dibawa ke hulu sungai yang terletak 5 km dari dermaga Green Canyon dengan menggunakan transportasi lokal seperti mobil, motor, pickup atau truk. Wufff… percayalah, perjalanan menuju hulu sungainya pun sudah merupakan daya tarik tak terlupakan dengan jalan menanjak yang cukup terjal yang berakhir di gua kelelawar dengan baunya yang khas.

Di titik awal body rafting, semua peserta diminta lompat ke sungai dari ketinggian 2 meter dan dimulailah petualangan menyusuri Sungai Cijulang yang jernih. Bagi Anda yang phobi kedalaman sungai, jangan khawatir, tidak ada buaya di sepanjang Sungai ini.

Setelah berenang selama dua jam, Anda akan melewati bebatuan yang sangat besar, setinggi empat hingga lima meter, yang tidak mungkin dilewati dengan berenang. Di sini Tim akan jeda istirahat selama setengah jam untuk makan di antara bebatuan besar itu, mirip dengan bebatuan di Belitong. Selanjutnya setelah beberapa waktu menapaki bebatuan, akan kembali bertemu dengan sungai jauh di bawah bebatuan… dan inilah salah satu moment mendebarkan paling dinanti peserta body rafting karena peserta kembali diminta melompat ke dalam sungai dengan ketinggian 15 meter!

Aktifitas body rafting berakhir di Green Canyon itu sendiri. Di titik finish inilah Anda bisa memahami bagaimana perasaan turis Perancis ketika pertama kali melihat pemandangan spektakuler stalaktit Cukang Taneuh. Hilang penat dan lelah Anda setelah mengarungi Sungai Cijulang selama 4 jam.. Maka, bagi Anda yang belum bisa berenang, tidak perlu berpikir dua kali untuk berwisata body rafting di Green Canyon Pangandaran. Namun jika ragu, jangan khawatir, Anda tetap dapat menikmati indahnya Cukang Taneuh dengan menggunakan perahu boat yang banyak tersedia di area wisata tersebut sambil berkhayal siapa tahu bisa diundang datang ke markas Susi Air di Pangandaran

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Kebebasan Seks di Tengah Budaya Permisif

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00