POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Belajar dari Hikmah Belajar

RedaksiOleh Redaksi
November 29, 2016
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Rukaiyah AB
Anggota Kelompok Perempuan Usaha kecil (KPUK) Anggrek
Desa Monjambee, Lipah Rayeuk Bireun
Sudah lama aku merindukan, berharap serta penuh rasa ingin untuk menulis. Bila saja perempuan Aceh diberi kesempatan untuk bisa menulis sampai bisa di muat di suatu media massa, alangkah bahagianya. Selama ini, cerita tentang perempuan Aceh banyak ditulis oleh orang lain. Padahal kita sendiri seharusnya bisa menceritakannya dalam bentuk tulisan. Kita bisa menceritakan tentang cerita kita, tentang daerah Aceh sendiri. Sayangnya jarang sekali perempuan Aceh yang menulis selama ini. Seakan menjadi alasan kenapa perempuan Aceh tidak pernah terpahami untuk belajar menulis agar bisa menulis. Anehkan kalau selama ratusan tahun hanya ditulis oleh orang lain? Padahal semua itu cerita tentang diri kita.
Nah, kerinduan itu kini sedikit demi sedikit mulai terobati. Bahkan keinginan untuk menulis kini sudah dapat diwujudkan. Setelah mendapatkan bimbingan menulis dari Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh, dengan mengikuti latihan menulis kreatif di WTC – CCDE, banyak perempuan Aceh yang sudah menulis. Tulisan mereka bukan saja menjadi dokumen pribadi, tetapi diterbitkan di media. Hadirnya majalah POTRET sebagai majalah perempuan Aceh, maka yang ku rindukan sejak lama sudah datang di hadapanku. Terus terang aku merasa sangat bangga dengan adanya majalah POTRET yang terus memberikan peluang besar bagi ku dan para perempuan untuk melatih kemampuan menulis di majalah POTRET. Sudah beberapa tulisan ku dimuat di majalah ini. Aku pun mendapatkan banyak manfaat dari menulis tersebut.
Terus terang, aku bangga pada POTRET karena di dalamnya tersurat tulisan-tulisan perempuan Aceh, termasuk tulisan ku sendiri. Kebanggaan lain adalah karena sejak dulu perempuan Aceh jarang menulis dan bahkan tidak pernah bisa menulis, kini sudah memperlihatkan kemampuan mereka. Kemapuan perempuan Aceh selalu terpuruk tertinggal jauh di belakang, karena ruang lingkupnya hanya di dapur, di sumur dan kasur, membuat perempuan tidak bersuara.
Paling tidak, sekarang sudah banyak perempuan Aceh yang menyuarakan tentang kehidupan perempuan lewat majalah POTRET setiap bulannya. Selayaknya kita bersyukur, karena perempuan-perempuan Aceh sudah mulai maju tidak lagi tertinggal di belakang. Itu semua kita tahu dari semua ungkapan di tulisan yang ada di majalah POTRET. Ini menjadi hal yang sangat membanggakan dengan kehadiran POTRET sekarang ini di hadapan perempuan.
Secara pribadi, aku dan perempuan lain selalu rajin menulis, tak pernah menyerah karena memang itu yang kurindukan sejak dulu. Berbagai alasan yang membelenggu perempuan seperti tidak ada waktu untuk menulis, sibuk dan sebagainya mulai hilang. Aku tetap menulis, kadang di malam hari. Aku sering berpikir untuk menulis dan membaca. Minat baca dan menulis ku terus meningkat. Apalagi sekarang sudah ada media yang mau menampung tulisan-tulisan perempuan Aceh. Sebagai wujud kebanggaan ku, sekali –kali aku juga sering marayu teman-teman untuk menulis walau jarang yang mau, tapi tetap aku merayu.
Dulu, ketika pertama sekali mendengar majalah POTRET dari teman-teman, muncul keinginan ku untuk mendapatkannya. Ku cari tahu bagaimana caranya. Ternyata awalnya harus masuk anggota kelompok dampingan CCDE dahulu. Baru aku mendapatkannya, karena majalah itu awalnya hanya untuk kalangan perempuan yang menjadi dampingan CCDE. Mendapatkan informasi itu, aku langsung masuk anggota dan ikut berteman, berkumpul dan mengadakan pertemuan yang diadakan di desa kami. Pertama kali aku sangat berkesan mendengar saran-saran dan semakin tambah menarik karena mendapat kesempatan ikut pelatihan ke Banda Aceh untuk banyak jenis pelatihan. Pelatihan pertama yang ku ikuti, bukan pelatihan menulis, tapi membuka usaha membuat produk dan pemasaran. Pasti tidak rugi juga aku mengikutinya, dari tidak ada usaha saya sudah bisa berusaha walau jadi tukang angsuran (kredit) hasilnya lumayan juga. Aku bersyukur sudah bisa membuka usaha, tidak lagi bergantung pada tangan bergantung pada kantong suami tiap hari.
Aku bersyukur, karena dari tidak bisa menjaid bisa. Aku sangat tertarik dengan pelatihan menulis yang difasilitasi oleh mas Ruli dari Jakarta dan pak Tabrani Yunis sendiri. Tak terasa dalam tiga hari, banyak menghasilkan tulisan, sehinggan teman-teman sepelatihan sangat terarik dengan tulisan ku. Bukan hanya teman-teman, tetapi juga fasilitator, Mas Ruli pernah menulis tentang aku. Tulisan yang dimuat di majalah POTRET itu berjudul “dari gemari buk Rukayyah?” Di majalah POTRET yang sama pada pelatihan pertama tulisan ku juga dimuat dengan judul “Perempuan di media massa”.
Terus terang bahwa ketika pertama sekali ku melihat, membaca tulisan ku yang dimuat, aku merasa sangat senang, bangga juga terharu apalagi membaca tulisan mas Ruli tentang aku. Sungguh sangat terharu, hingga mulai saat itu aku sudah sering menulis. Aku sangat suka menulis, apalagi buat kerinduan yang dulu ku rindukan sudah hadir di tiap bulan di hadapan kita bersama POTRET.
Aku pantas berbangga . Sekarang dengan buah kerinduanku itu bukan hanya ada di kampoung ku atau di Indonesia saja. Tulisan ku di POTRET rupanya ada hingga ke Belanda yang tersimpan di KITLV Leiden, pustaka terkenal dan lengkap di Eropa, begitu kata pak Reza Indria dalam suratnya. Semakin bangga lagi dengan POTRET sekarang, karena tambah bagus praktis, sarat dengan perenungan perempuan Aceh dan sesuai dengan kenyataan hidup. Bisa dikatakan semua tulisan yang ada di POTRET adalah hasil pengalaman perempuan Aceh yang penuh aspirasi. Semoga semakin banyak orang yang bisa memetik manfaat sebanyak-banyaknya dari majalah POTRET dan juga dalam pelatihannya.
Selain kebanggan akan menulis, pelatihan yang diselenggarakan oleh CCDE asyik sekali. Terus terang aku mendapatkan inspirasi baru dalam peltihan itu. Acaranya juga sangat terbuka yang biasa sulit didapatkan sehari-hari. Benar-benar terasa saling membantu untuk kebaikan setiap orang. di dalamnya juga mengajarkan cara meraih kekayaan hati dan pikiran. Aku yakin bahwa majalah POTRET sangat bermanfaat, bagi siapa yang memerlukan.
Pengalaman ideal karena di dalamnya banyak tulisan-tulisan yang ringan dan mudah dimengerti oleh pikiran dan hati nurani kita. Ibarat vitamin yang menambah semangat membuka pikiran-pikiran dan hari untuk bersyukur atas kehidupan yang telah kita lalui tanpa banyak harus mengeluh dan tidak selalu berputus asa. Banyak sekali terdapat pengalaman di dalam majalah POTRET. Apalagi ada saran untuk berbisnis, menjauhi narkoba, kesehatan reproduksi, pengalaman tentang penyakit sexual, HIV-AIDS yang mematikan. Dengan adanya membaca kita baru tau apa semua itu, dan banyak lagi pengalaman lainnya, semoga majalah POTRET juga bermanfaat bagi pembaca-pembaca yang lain. Aku sangat salut dengan POTRET. Sekarang di dalamnnya tulisan-tulisan tersebut ada pengalaman-pengalaman tentang kepemimpinan perempuan. Dulu aku sempat heran, karena di majalah POTRET aku membaca ada keuchik perempuan yang memimpin satu desa, sekarang ada camat perempuan di Peulimbang. Memang tidak heran lagi di zaman sekarang perempuan sudah maju sampai bisa jadi pemimpin, semoga kita perempuan-perempuan lain bisa meniru (mencontoh) pemimpin-pemimpin perempuan yang sudah ada. Amin.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Perang Iran-Israel: Dilema dan Refleksi Umat Muslim

Rakerwil KKG MI Se-Aceh Lahirkan Sejumlah Rekomendasi

‎Menonton “RRI Fest 2025”,  Benteng Terakhir, Pelindung Gempuran Serangan Budaya Global 

SEKOLAH FAVORITKU

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Perempuan, Media Massa, dan Menulis

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00