Oleh Juni Ahyar Dua puluh satu tahun telah berlalu,namun laut masih menyimpan suara jeritannya.Di antara pasir dan nisan tanpa nama,waktu...
Read moreDetails6. Langit yang Tersisa Langit senjakala menggantung rendah,menyapu ubun rambutku yang basah.Jalan ini mengulur jauh—lebih panjang dari segala mantrayang pernah kulisankandi bibir...
Read moreDetailsKala Belantara Bicara Oleh Tabrani Yunis Kala hutan belantara bicara Dengan cara-cara luar biasa Semua bisa terjadi tanpa diduga Mengalir...
Read moreDetailsOleh : Pril Huseno Bendera putih ini, naik tinggi sudah Diiringi derai air mata ibu, yang tetes matanya mengalir doa doa ... Inilah...
Read moreDetailsPuisi Dr. Wiratmadinata Tak apa tuan berdusta,pohon-pohon itu tumbangkarena sudah lapuk dan tua;meskipun semua bersaksi,kayu itu putus rapi bekas gergaji,bahkan...
Read moreDetailsPuisi Anto Narasoma:Akhirnya Mati akhirnya,tanah itu terkulai dalam tumpukan kekejian yang membawa kematian bagi tangan-tangan terkulai dalam genangan lumpuryang menyisakan...
Read moreDetailsOleh: Emi Suy Pagi Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2025, tidak hanya dibuka oleh langkah kaki warga yang memadati kawasan...
Read moreDetailsOleh Mustiar Ar Dulu ia membunuh tanpa rasa,menyebut luka orang lain itu biasa. Kini giliran itu tiba,jeritnya minta keadilan segera....
Read moreDetailsOleh: Novita Sari Yahya Hari Kebudayaan dan Karnaval Seremonial Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan Hari Kebudayaan Nasional dan...
Read moreDetailsOleh Novita Sari Yahya Bayangkan: Mesin menguasai data, tapi hanya imajinasi manusia yang ciptakan wayang dan batik. Di Indonesia, kekuatan...
Read moreDetails