
Sebuah Kajian Analitis Multi-Perspektif Pasca Perdamaian Helsinki Oleh: Dayan Abdurrahman Dua puluh tahun pasca Perjanjian Helsinki, Aceh berada dalam situasi...
Read moreDetailsOleh Dayan Abdurrahman Aceh hari ini sedang tidak baik-baik saja. Pernyataan bahwa “Aceh aman, Aceh baik-baik saja” terdengar rapi di...
Read moreDetailsOleh: Lukman Hakim bin Abdul Wahab Fenomena banjir akibat siklon tropis Senyar 95B yang melanda Pulau Sumatera meninggalkan realitas pilu...
Read moreDetailsOleh: Dayan Abdurrahman Setiap fase sejarah Aceh selalu memiliki aktor penentu arah. Pada masa kolonial, ulama memimpin perlawanan. Pada masa...
Read moreDetailsOleh Nyakman Lamjame Aceh tidak pernah kekurangan inisiatif pembangunan, namun kerap mengalami kekosongan arah. Dalam berbagai fase pemulihan pascabencana, keberhasilan terlalu...
Read moreDetailsOleh: Dayan Abdurrahman Ada saatnya kita perlu berhenti sejenak. Bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi untuk bertanya dengan jujur kepada...
Read moreDetailsOleh: Dayan Abdurrahman Aceh kerap dibaca melalui dua narasi besar yang saling bertaut: konflik politik dan bencana alam. Tsunami 2004,...
Read moreDetailsOleh Nurlita Siswa SMA Negeri 1 Jangka, Peusangan, Kabupaten Bireun, Aceh Di desa Ruseb Ara, kecamatan Jangka, Peusangan, Kabupaten Bureun,...
Read moreDetailsOleh: Dayan Abdurrahman Selama ini banyak pihak menganggap bahwa persoalan Aceh sudah selesai ketika perundingan damai Helsinki disepakati. Diplomasi menutup...
Read moreDetailsOleh Dayan Abdurrahman Aceh pernah berdiri sebagai sebuah imperium besar di Asia Tenggara. Ia bukan hanya wilayah, melainkan pusat kekuasaan,...
Read moreDetails