• Latest
Zakat untuk Makan Gratis

Zakat untuk Makan Gratis

Januari 17, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Zakat untuk Makan Gratis

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Januari 17, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #20 Tahun Tsunami Aceh#HUT Majalah POTRET#Makan Gratis#Masalah Sosial#sedekah
Zakat untuk Makan Gratis
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Dana zakat. Katanya untuk fakir miskin. Katanya untuk kemaslahatan umat. Lalu, surprise! Sekarang jadi bahan diskusi, cocok nggak buat program makan gratis ala negara?

Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin, punya ide cemerlang. “Kenapa nggak zakat aja?” katanya. Potensi zakat, infak, dan sedekah katanya Rp 300 triliun. Wah, duit sebanyak itu kalau ditumpuk bisa jadi kursi buat rapat DPR. Tapi tunggu, zakat itu kewajiban agama atau subsidi pemerintah terselubung? Nah, itu dia pertanyaannya.

Gini lho, wak! Program makan bergizi gratis (MBG) ini kan niatnya bagus. Kasih makan orang lapar, terutama anak-anak. Sayangnya, seperti sinetron episode panjang, realisasinya penuh drama. Dari 937 dapur yang katanya siap, cuma 156 yang benar-benar buka. Sisanya? Ah, mungkin sibuk cari panci.

Presiden Prabowo? Nggak happy. Laporannya manis, hasilnya pahit. Ada yang bilang ini soal koordinasi. Ada juga yang bilang ini soal, ehem, alokasi. “Kenapa zakat? Kenapa bukan APBN?” tanya netizen, yang lebih kritis dari sidang pleno.

Sultan berargumen, keterlibatan masyarakat penting. Betul, rakyat harus berkontribusi. Tapi kan zakat ini bukan donasi biasa. Ada syarat, ada rukun. Uang zakat itu kayak nasi tumpeng, harus sampai ke orang yang benar-benar butuh, bukan jadi lauk untuk memperbaiki sistem yang bolong.

Kritikus bilang ini langkah maju. Majunya ke mana? Ke jurang kebingungan? Atau ke ruang rapat yang isinya “kita bahas nanti saja”?

Lagi seru-serunya bahas zakat, muncul berita siswa keracunan makan gratis. Duh, jangankan bergizi, sehat aja nggak. Apa kabar audit dapur? Prabowo marah besar. Mungkin mikir, “Apa perlu saya masak sendiri?”

Baca Juga

Benang Kusut Masalah Pengemis di Negeri Syariah

Meningkatkan Pemahaman Generasi Z tentang Zakat

Desember 25, 2024

Kebermanfaatan Wakaf Tanpa Batas sebagai Instrumen Menghapuskan Kemiskinan

April 3, 2021

Lalu, ada dugaan laporan palsu dari Badan Gizi Nasional. Katanya siap, ternyata nggak. Kalau zakat dipakai, siapa yang jamin uangnya nggak menguap kayak anggaran lainnya?

Solusinya apa? Entahlah. Mungkin kita butuh rencana yang lebih realistis. Atau setidaknya, lebih konsisten. Kalau anggaran negara nggak cukup, ya dicukup-cukupin, bukan nyerempet hak umat. Zakat itu suci, jangan jadi solusi darurat buat kebijakan yang nggak matang.

Mari kita berpikir ulang. Jangan sampai niat mulia ini malah jadi bahan meme atau thread panjang di medsos. Zakat itu buat membantu, bukan buat menambal. Toh, kita masih punya APBN, kan? Kan?

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Hifz al-Biah: Solusi Islami untuk Mengatasi Perubahan Iklim di Aceh

Hifz al-Biah: Solusi Islami untuk Mengatasi Perubahan Iklim di Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com