• Latest
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura

Program Guru Terbang

Desember 31, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Program Guru Terbang

Redaksiby Redaksi
Januari 3, 2025
Reading Time: 16 mins read
Tags: #Best Practices#Guru Terbang#Metode Belajar
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Nurbadriyah

Pengawas SMA Provinsi Banten & Ketua Umum Perkumpulan Penulis Nasional

Di sebuah sudut sekolah di Provinsi Banten, ada sebuah program yang mengubah paradigma pembelajaran. Program yang dikenal dengan nama Guru Terbang ini lahir dari sebuah pemikiran sederhana, namun penuh makna.  Bagaimana cara menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi.

Semua berawal dari sebuah hasil evaluasi rapor pendidikan yang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran di banyak sekolah, masih perlu ditingkatkan. Sebuah masalah klasik yang sering kita dengar, metode pengajaran yang monoton, terlalu banyak ceramah, dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Siswa pun menjadi pasif, tidak terlibat, dan akhirnya, mereka merasa bahwa belajar adalah kewajiban yang membosankan. Guru-guru pun merasa terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja, tanpa menyadari bahwa mereka memegang kunci untuk mengubah wajah pendidikan.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Namun, dari masalah ini lahirlah solusi yang luar biasa. Guru Terbang menjadi jawabannya. Penulis yang seorang pengawas sekolah, memiliki visi jauh ke depan, menginisiasi program yang melibatkan 55 guru terpilih dari sekolah-sekolah binaan. Program ini bukan sekadar pertukaran guru antar sekolah, tetapi sebuah perjalanan yang mengubah cara pandang, cara mengajar, dan cara belajar.

Program ini memberikan kesempatan bagi guru untuk mengajar di sekolah yang berbeda, dengan tujuan untuk memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Setiap guru yang terlibat dalam program ini dilatih secara intensif selama dua bulan sebelum mereka “terbang” mengajar di sekolah lain. Dalam pelatihan tersebut, mereka dibimbing untuk mengembangkan metode yang inovatif, menggantikan ceramah panjang yang membosankan dengan pembelajaran yang lebih hidup dan relevan dengan kehidupan nyata siswa.

Kehadiran guru-guru ini di kelas, dengan metode yang beragam dan segar, membawa angin segar bagi siswa. Mereka merasa terinspirasi untuk belajar, karena pembelajaran yang mereka terima bukan lagi sekadar teori yang jauh dari kenyataan. Siswa mulai menyadari bahwa belajar adalah bekal berharga untuk masa depan mereka—sebuah kesadaran yang lebih dalam, yang membuat mereka lebih terlibat dan aktif.

Pembelajaran yang menghubungkan materi dengan kehidupan nyata memberikan makna yang lebih mendalam bagi mereka. Mereka merasa bahwa apa yang mereka pelajari tidak hanya berguna untuk ujian, tetapi untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia luar.

Namun, seperti halnya setiap perubahan besar, program ini tidak berjalan mulus tanpa tantangan. Banyak yang skeptis, menganggap bahwa program ini hanya akan membuang waktu. Ada yang berpendapat bahwa setelah guru kembali ke sekolah asal, mereka akan kembali ke pola lama, pola yang sudah nyaman dan tidak memerlukan banyak perubahan. Akan tetapi, penulis tidak menyerah, terus berjuang, berkolaborasi dengan kepala sekolah, pengawas, dan para guru yang siap untuk maju bersama.

Dengan tekad yang kuat, penulis mengajak mereka untuk melihat lebih jauh dari sekadar metode ceramah yang sudah usang. Ia menyadari bahwa untuk menciptakan perubahan yang nyata, dibutuhkan kerjasama dan keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Lalu, berkolaborasi dengan kepala sekolah untuk memastikan agar para guru yang terlibat dalam program ini terus mendapatkan dukungan dalam bentuk pelatihan, forum diskusi, dan evaluasi yang konstruktif. Selain itu, juga  terus memperkuat jaringan antara sekolah-sekolah binaan, memperkenalkan konsep pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Tantangan tetap ada, tetapi perubahan sudah mulai terasa. Siswa-siswa yang sebelumnya merasa terjebak dalam rutinitas pembelajaran yang membosankan kini mulai menunjukkan semangat yang berbeda. Mereka menikmati pembelajaran melalui video, gamifikasi, dan gambar-gambar menarik yang menghadirkan suasana kelas yang hidup dan penuh warna. Pembelajaran yang lebih mindful, meaningful, dan joyful ini mengubah sikap mereka terhadap pendidikan. Mereka tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk mempersiapkan diri menjadi individu yang siap menghadapi dunia dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan.

Program Guru Terbang telah membuka mata kita semua bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengajar materi, tetapi juga tentang menginspirasi, membimbing, dan memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Inovasi yang dihadirkan oleh para guru terbang telah memberikan energi baru bagi dunia pendidikan di Banten. Mereka adalah agen perubahan yang membawa dampak positif, bukan hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi siswa-siswa yang mereka ajar.

Ini adalah cerita tentang bagaimana satu langkah kecil, seperti menukar guru antar sekolah, bisa membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Ini adalah bukti bahwa dengan tekad, kolaborasi, dan semangat untuk terus belajar, kita bisa menciptakan pendidikan yang lebih baik, lebih menarik, dan lebih bermakna bagi generasi masa depan.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Refleksi Akhir Tahun Sambil Lomba Membaca 1000 buku di Teras Talenta

Refleksi Akhir Tahun Sambil Lomba Membaca 1000 buku di Teras Talenta

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com