HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Dinsos Aceh Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma Buruk Terhadap ODHA

Redaksi by Redaksi
Oktober 6, 2018
in Aceh, Idi, ODHA
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
ADVERTISEMENT
🔊

Dengarkan Artikel

 Idi–06/10/2018. Dinas Sosial Provinsi Aceh mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menghilangkan stigma buruk dan sikap diskriminatif terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). 
Hal Itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM yang dibacakan Ketua Panitia Acara, M. Nasir ST MM dalam pembukaan sosialisasi pencegahan dan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial khususnya bagi ODHA.  
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula LKSA Ayeum Mata di Perulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (5/10/2018). Sehari sebelumnya, kegiatan yang sama  digelar di Aula SKB Aceh Tamiang, Kamis (4/10/2018).
“Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh masyarakat terhadap penyakit HIV/AIDS, sehingga stigma buruk dan diskriminasi terhadap ODHA dapat dihilangkan. Serta, keluarga dan masyarakat sekelilingnya dapat berinteraksi dan bersosialisasi kembali dengan ODHA,” katanya.
Menurut Nasir,  epidemi HIV/AIDS di Indonesia sudah berlangsung sekian lama dan diduga masih akan berkepanjangan karena masih terdapat faktor-faktor yang memudahkan penularan penyakit ini. Sementara itu, jumlah orang yang terjangkit HIV/AIDS sangat sulit diukur dan masih belum diketahui keadaan sesungguhnya secara tepat.
“Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Aceh, sepanjang Tahun 2017 ditemukan 137 kasus diantarany,  HIV 55 kasus dan AIDS 82 kasus. Rinciannya, di Banda Aceh 26 kasus, menyusul Aceh Utara 19 kasus, Aceh Timur 6 kasus dan Bireun 8 kasus,” bebera Nasir.
Pada perkembangannya, penyakit ini berdampak bukan hanya di bidang kesehatan saja tapi juga mempunyai implikasi sosial dan ekonomi yang luas. Sebab kata Nasir, penderitaan bukan saja diderita oleh orang yang tertular HIV/AIDS tetapi juga dirasakan oleh keluarga dan masyarakat. 
Maka dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, Dinas Sosial Aceh berharap akan muncul berbagai saran dan solusi kebijakan strategis dalam penanganan HIV/AIDS baik di level pencegahan, pengobatan, perawatan dan dukungan melalui kerjasama dari berbagai pihak, baik di tingkat masyarakat, pemerintah daerah maupun pusat.
“Peran pemerintah sangat besar terhadap penanganan HIV/AID, sebab pemerintah adalah pemegang kendali terhadap stabilitas dalam kelompok masyarakat, selain itu pemerintah memiliki kekuatan melalui kebijakan yang dibuat sebagai upaya pencapaian tatanan sosial yang sehat dan dinamis,” katanya.
Nasir menambahkan, melalui kebijakan Pemerintah Aceh dalam merealisasikan program Aceh Hebat akan melakukan berbagai upaya pencegahan, pengobatan serta rehabilitasi terhadap penderita HIV/AIDS.
“Semoga melalui upaya yang telah direncanakan dan yang telah dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan bisa menekan penularan HIV/AIDS serta menurunkan angka penderita HIV/AIDS di Indonesia khususnya di Aceh,” harapnya.
Kegiatan yang diikuti 100 orang peserta dari TKSK, PSM, dinas sosial kabupaten/kota, tanaga kesehatan, lembaga yang menangani ODHA dan tokoh masyarakat itu menghadirkan pemateri dari dr Zulfikri (Dinas Kesehatan), Tuti Mahyani (Konselor), Sumarno Sri Wibowo AKS.,MM (dari Balai Rehabilitasi ODHA Medan). Sementara pemateri di kegiatan Aceh Tamiang, Jullaman, SKM.M.Epid (Dinas Kesehatan) dan Muhammad Fajar, MA (Tokoh Agama).[]


🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 317x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 283x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 242x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 206x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 157x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Iran dan Aceh: Pelajaran Kemandirian dan Visi Kolektif Masa Depan

Maret 16, 2026
Menjadi Insan Bertasawuf

Menjadi Insan Bertasawuf

Maret 12, 2026
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Maret 12, 2026
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Artikel

Pergeseran Pusat Gravitasi Dunia: Membaca Konflik Iran–Israel dan Implikasinya bagi Strategi Geopolitik Indonesia serta Masa Depan Aceh

Maret 17, 2026
Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya
#Korban Bencana

Lailatul Qadar Dalam Fenomenologi Cahaya

Maret 17, 2026
Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum
#Hari Buruh

Koeli Kontrak (Contractarbeider)

Maret 17, 2026
Cerpen

Aku Merindu

Maret 17, 2026
Next Post

Narkoba Melenyapkan Anak Negeri

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com