POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh Barat Daya

SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin

Redaksi by Redaksi
Desember 2, 2023
in Aceh Barat Daya, Manggeng, Pendidikan
0
SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin - 09840927 c80b 4fff 9625 77acdcf4e057 | Aceh Barat Daya | Potret Online

Aceh Barat Daya – Potretonline.com- Pada hari Sabtu 2 November 2023, Siswa SDIT Muhammadiyah Manggeng melaksanakan kegiatan Industrial Visit dengan mengunjungi Home Industri milik Alaidin Zaf (60 tahun) yang berlokasi di desa Pante Pirak, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Home industri milik Bapak Alaidin ini merupakan usaha ikan asin rumahan yang dirintisnya sejak puluhan tahun yang lalu. Usaha ini menjadi mata pencaharian utamanya sekaligus menjadi mata pencaharian beberapa warga sekitar yang ikut bekerja dengannya. Pada mulanya usaha ini hanya memiliki 1 karyawan, namun kini usaha ini telah memiliki 10 karyawan.

Proses pengolahan ikan asin ini dimulai dengan membersihkan ikan-ikan segar, kemudian ikan direndam dengan air garam selama 2 jam, selanjutnya ikan dijemur di bawah sinar matahari  hingga kering selama 1 hari atau lebih tergantung cuaca, baru kemudian ikan dapat dikemas dan siap untuk dipasarkan. Selain memiliki pasar di Kabupaten Aceh Barat Daya, ikan asin olahan milik Pak Alaidin ini juga dipasarkan ke seluruh wilayah Aceh hingga ke luar Provinsi Aceh seperti Medan dan Padang.

Baca Juga
  • 01
    Gender
    Bias Gender dalam Fenomena Korupsi
    08 Nov 2016
  • 3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144
    Artikel
    Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris
    19 Apr 2026

Selain itu, beliau juga mengaku usaha yang dirintisnya sejak 40 tahun yang lalu ini memiliki omset yang lumayan besar. Setiap hari, produksi ikan asin milik Pak Alaidin ini dapat menghasilkan 1 ton ikan asin perharinya. Ikan-ikan segar yang akan diolahnya menjadi ikan asin ini, ia dapatkan langsung dari para nelayan di daerahnya tersebut. Selain ikan asin beliau juga menyediakan ikan segar, cumi-cumi hingga gurita.

Kehadiran siswa SDIT Muhammadiyah Manggeng disambut baik oleh Pak Alaidin dan para karyawannya. Para siswa diajak langsung menyaksikan tahap demi tahap pengolahan ikan asin dan ikut serta dalam proses penjemuran. Semua siswa yang ikut, merasa senang dapat menyaksikan langsung dan terlibat dalam proses pengolahan ikan asin tersebut.

Baca Juga
  • SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin - e2a8a6b3 47d0 4e48 8493 f9f49a76d902 | Aceh Barat Daya | Potret Online
    Literasi
    IZZAH SIREGAR SISWA SMAN 1 LHOKSEUMAWE LUNCURKAN BUKU CERITA ANAK
    25 Okt 2024
  • 02
    Lensa
    Kebebasan Seks di Tengah Budaya Permisif
    19 Jan 2017

Melalui program industrial visit ini, siswa diajak untuk mengenal Home Industri dan mengasah kreatifitas siswa untuk dapat berwirausaha di usia muda.

Kontributor: Ustazah Nadya Febrianti

Baca Juga
  • SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin - C38959FB BB34 4772 9DB3 CB6F52712653 | Aceh Barat Daya | Potret Online
    Aceh
    Siswa SMKN 1 Tapaktuan Lulus Beasiswa Aceh Carong ke Polman Bandung
    29 Agu 2022
  • 02
    Abdya
    Asal Muasal Sungai Krueng Baru
    13 Nov 2017

Previous Post

Puisi-Puisi Mustiar Ar

Next Post

Masyarakat Sarah Baru Kluet Tengah Butuh Pelabuhan

Next Post
SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin - 9bc0dd56 ba97 4ba2 8e4d bb93c644506e | Aceh Barat Daya | Potret Online

Masyarakat Sarah Baru Kluet Tengah Butuh Pelabuhan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah