Ki Hajar menegaskan bahwa “Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri.” Maka tugas pendidikan adalah menuntun, bukan menekan. Ia adalah seni memerdekakan. Tapi, dalam praktik hari ini, pendidikan sering kali berubah menjadi proyek, bukan proses. Pemerintah cenderung mengukur kemajuan pendidikan dari statistik, bukan dari wajah-wajah anak yang bersinar ketika mengerti satu konsep kecil dari kehidupan. Baca selengkapnya: Pendidikan yang Memerdekakan: Refleksi Filosofis Hardiknas 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 351x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













Discussion about this post