POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Bisnis Tinggi Resiko; Mewaspadai Ilusi Kaya Cepat dalam Ekonomi Hitam

Dayan AbdurrahmanOleh Dayan Abdurrahman
June 8, 2025
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Dayan Abdurrahman

Dalam terminologi kimia, reaksi eksotermik adalah reaksi yang melepaskan energi besar secara tiba-tiba, seringkali tak terkendali, menghasilkan panas, ledakan, bahkan kehancuran. Fenomena ini dapat digunakan sebagai metafora sosial atas apa yang disebut masyarakat kita hari ini sebagai “jalan pintas menuju kaya”—melalui ekonomi gelap: judi online, rentenir, eksploitasi tubuh, hingga perdagangan digital yang bersinggungan dengan praktik penipuan.

Di Aceh, wilayah yang ditetapkan sebagai daerah Syariat Islam, muncul paradoks yang menggelitik: nilai-nilai religius yang diagungkan di ruang publik justru berbenturan dengan praktik-praktik sosial yang bertolak belakang. Judi online, yang secara hukum negara dan syariat adalah haram, justru tumbuh diam-diam bagai senyawa kimia yang tak kasat mata namun bereaksi keras ketika melebihi ambang batas.

Dalam konteks agama, Al-Qur’an secara eksplisit mengharamkan perjudian (QS. Al-Ma’idah: 90) dan menegaskan bahwa itu termasuk perbuatan setan yang memicu permusuhan dan melalaikan salat. Maka, ketika sebagian masyarakat Aceh—yang secara kultural meletakkan agama sebagai landasan hidup—masih terlibat atau tergoda oleh ilusi kekayaan instan ini, yang terjadi adalah kekacauan struktur etika dalam diri manusia.

Dari sisi budaya sosial, Aceh dikenal dengan falsafah “Adat bak Po Teumeureuhom, Hukum bak Syiah Kuala, Reusam bak Datu, Hukom bak Putroe Phang”. Ini menunjukkan bahwa warisan budaya Aceh menghendaki harmoni antara adat, hukum, dan agama. Namun dalam dekade terakhir, transformasi digital, tekanan ekonomi, serta ketimpangan sosial telah menciptakan ruang-ruang abu-abu: pekerja seks daring, pinjaman berbunga tinggi, dan judi yang dikemas sebagai ‘game’.

Secara politik dan hukum, lemahnya penegakan aturan menjadi pintu masuk suburnya bisnis ilegal. Judi online misalnya, tidak pernah benar-benar tumbang meskipun diberantas. Bahkan ketika aparat melakukan penangkapan, aktor utamanya seringkali tidak tersentuh. Dalam teori politik klasik, ini disebut sebagai “kegagalan negara dalam menjalankan fungsi pengawasan sosial”. Sebab ketika hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, maka keadilan menjadi sekadar retorika.

📚 Artikel Terkait

Memilih “Presiden” UI

KEANGKUHAN DAN RENDAH HATI

Yuk Mengenal 8 Teknologi Terbaru Saat Ini

Menjawab Tantangan Zaman Dengan Wirausaha Jus Lima Ribu

Apa yang juga jarang dibahas adalah bagaimana praktik ini menghancurkan ketenangan batin dan integritas hidup. Orang yang mengandalkan ekonomi dari jalan seperti ini hidup dalam gelombang dopamin artifisial—ledakan kebahagiaan sesaat yang berasal dari hasil instan. Tapi secara kimiawi, dopamin yang dilepas berlebihan tanpa keseimbangan endorfin alami (seperti kerja keras, syukur, atau spiritualitas) akan menciptakan kecanduan, kehampaan, dan ledakan psikologis.

Kita perlu kembali bertanya: apakah nilai keberhasilan dalam hidup hanya diukur dari materi yang cepat dan banyak? Apakah ketenangan batin bisa dibeli dengan hasil haram yang mengganggu nurani? Dalam tradisi sufistik Aceh, dikenal konsep “mulia di mata Allah meskipun hina di mata manusia, asal tidak melanggar hukum-Nya”. Ini adalah prinsip kehidupan yang dewasa dan berdimensi spiritual tinggi.

Lebih jauh, kita harus menyadari bahwa ekonomi gelap seringkali menawarkan “reaksi cepat”, tapi tidak stabil. Dalam ilmu kimia, senyawa yang mudah bereaksi juga mudah terurai. Begitu pula individu atau kelompok yang meniti hidup dari sumber yang tidak halal—mereka mungkin menikmati “panas” sesaat, tapi tidak memiliki kestabilan jangka panjang. Seperti molekul tak stabil, mereka selalu mencari celah untuk bertahan atau bereaksi lagi secara destruktif.

Apa solusinya?

Pertama, pemerintah daerah Aceh harus membuka lebih banyak kanal ekonomi halal dan produktif. Ini bisa melalui pelatihan digital marketing halal, pembiayaan mikro untuk usaha kecil berbasis syariah, hingga revitalisasi pertanian dan peternakan tradisional seperti ayam kampung, yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berkelanjutan.

Kedua, lembaga pendidikan dan keagamaan perlu memperkuat literasi etika dan spiritual digital. Anak muda harus dibekali kemampuan berpikir kritis atas budaya konsumsi instan dan gaya hidup hedonistik yang digaungkan algoritma media

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Dayan Abdurrahman

Dayan Abdurrahman

Bio narasi Saya adalah lulusan pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman sebagai pendidik, penulis akademik, dan pengembang konten literasi. Saya menyelesaikan studi magister di salah satu universitas ternama di Australia, dan aktif menulis di bidang filsafat pendidikan Islam, pengembangan SDM, serta studi sosial. Saya juga terlibat dalam riset dan penulisan terkait Skill Development Framework dari Australia. Berpengalaman sebagai dosen dan pelatih pendidik, saya memiliki keahlian dalam penulisan ilmiah, editing, serta pendampingan riset. Saat ini, saya terus mengembangkan karya dan membangun jejaring profesional lintas bidang, generasi, serta komunitas akademik global.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Makan Daging Qurban Bakar di Senja Usia

Makan Daging Qurban Bakar di Senja Usia

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00