• Latest

Bunga Yang Baru Mekar

April 21, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Bunga Yang Baru Mekar

Redaksiby Redaksi
April 21, 2025
Reading Time: 4 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh * IPOUW 

Jayapura

Suasana kelas gaduh, Ribut.

mantra-mantra kecantikan menggema di ujung deretan kursi. Kelompok Siswi – siswi ribut beradu argumen skincare siapa yang paling bagus. IBu Nhovita  guru IPA, tak kunjung terlihat batang hidungnya. 

Seperti bunga yang baru mekar, remaja berseragam putih-biru  itu terus mencari cahaya agar bersinar. Di depan mereka berserakan kantong rupa-rupa kantong make up. Pada benda-benda itu, mereka menggantung asa, berharap menjadi putri di negeri dongeng. 

“Guys, liat deh skincare baru aku. 

Terbaru nih. Udah terbukti glowing dipake artis-artis,”  ucap Jeni, anak Kepada Dinas Perhubungan, sembari menunjukan make upnya yang baru dia beli. 

Bagai perlombaan yang tak  ada garis finish-nya, Giliran tasya, anak kepala sekolah yang berceloteh.

“Kalau aku beli make up ini, kemarin rame di TikTok.  Tidak mau ketinggalan , aku beli satu set make up sama skincare-nya.” tuturnya sembari mengangkat sekantong make up dan skincare lengkap. 

Sedangkan Elis, hanya duduk di bangku pojok belakang, menyaksikan, kawan kawannya memamerkan make up, sesekali ai mencoret buku tulisnya, entah apa yang ia tulis. Mungkin juga iya benci pada kenyataan. Elis, juga ingin, tapi apalah daya ia hanya seorang anak petani.

Matanya menerka terus mengamati mencari celah, agar Elis tahu skincare seperti apa yang dibahas anak anak pejabat itu. 

Ia juga bunga yang sedang mekar-mekarnya. Meski tanpa make up dan skincare sejujurnya ia cantik. Tapi, hatinya terbuai dalam rayuan skincare. Elis juga ingin merasakan sentuhan acaip make up yang katanya bisa menjadi putri di negeri dongeng adalah. Tapi tak mungkin, Elis hanya bisa membayangkan. Elis hanya bisa menatap dari jauh. 

Ayah Elis hanya seorang petani Ibunya, sesekali berkebun atau bertani.

***

Malam itu, Elis berselancar di layar kaca handphone miliknya.Di sana, lautan tutorial kecantikan mengalir deras.

Elis  tak bisa membendungnya rasa ingin memilikinya telah meluap – luap. Setiap tutorial kecantikan yang dilihatnya adalah tiket ajaib yang akan mengantarkannya pada obrolan teman-temannya. Demi menjadi setara dengan kawan kawan anak pejabatnya, Elis harus memiliki semua make up dan skincare. 

Bagaimana pun, elis adalah bunga yang ingin mekar di tengah bunga-bunga indah lainnya. Ia terhempas dalam arus lautan standar kecantikan.

Dalam benaknya Elis, cantik adalah bagi mereka yang memakai skincare, lipstik juga make up. 

Remaja perempuan itu seperti layang-layang di angin pujian, Ia terbang tinggi,  tapi tetap tergantung pada benang penilaian orang lain. Tombol like, comment, dan respost, adalah simbol kesempurnan.

***

Tekadnya sudah bulat. Pada aplikasi orange, jemari kecilnya menekan tombol “pesan sekarang.” COD adalah pilihannya, Pada orangtuanya, ia akan meminta bayarannya. Barang – itu ia harus miliki bagaimanapun ceritanya. 

Siang itu, matahari begitu terik,membakar semangat Elis. Skincare pesanannya menari-nari di kepalanya. Tak sabar. Sepanjang malam hingga siang ini hatinya gembira sebentar lagi sentuhan ajaib lipstik, make up dan skincare ia akan rasakan. Ia benar benar tak sabar. 

Mentari yang tadinya di timur cepat sudah ke barat. Handponenya bergetar notif pengiran barang sudah diantar. kakinya tak menyentuh tanah, ia melesat cepat menuju rumah gubuknya. Pengirim paket sudah menunggunya di depan kebun halaman rumahnya, paket skincare tiba.

Elis melompat girang,

“Ibu, minta dua puluh ribu. Mau bayar paket,” teriaknya dari luar.

Tergopoh-gopoh ibunya keluar. 

“Ibu tidak ada uang. Tunggu bapakmu pulang, anak,”

Ibu paruh baya itu membujuk.

“Ya tidak bisa ibu . Ini COD, kalo paketnya datang, harus langsung bayar,” Elis  melempar tas sekolahnya ke tanah.

Remaja perempuan itu kebakaran jenggot.

Baca Juga

IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026

Berlari ia ke dapur, secepat kilat ia kembali ke teras, Pisau dapur ditodongkannya ke perempuan pemilik Rahim tempatnya berasal.

ADVERTISEMENT

Ia seperti serigala muda yang menggigit induknya sendiri, Elis  lupa pada kasih sayang yang telah menghidupinya. Surga kecantikan t’lah menutup mata hatinya.

Terpaksa ibunya menyerahkan uang 100 ribu. Hari ini mereka rela tidak makan demi memuaskan nafsu si Elis anaknya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Potensi Laut dan Perekonomian Masyarakat Tanpa Melindas Nilai BudayaBlok Masela dan Oceanomics Indonesia Timur

Potensi Laut dan Perekonomian Masyarakat Tanpa Melindas Nilai BudayaBlok Masela dan Oceanomics Indonesia Timur

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com