Dengarkan Artikel
Oleh * IPOUW
Jayapura
Suasana kelas gaduh, Ribut.
mantra-mantra kecantikan menggema di ujung deretan kursi. Kelompok Siswi – siswi ribut beradu argumen skincare siapa yang paling bagus. IBu Nhovita guru IPA, tak kunjung terlihat batang hidungnya.
Seperti bunga yang baru mekar, remaja berseragam putih-biru itu terus mencari cahaya agar bersinar. Di depan mereka berserakan kantong rupa-rupa kantong make up. Pada benda-benda itu, mereka menggantung asa, berharap menjadi putri di negeri dongeng.
“Guys, liat deh skincare baru aku.
Terbaru nih. Udah terbukti glowing dipake artis-artis,” ucap Jeni, anak Kepada Dinas Perhubungan, sembari menunjukan make upnya yang baru dia beli.
Bagai perlombaan yang tak ada garis finish-nya, Giliran tasya, anak kepala sekolah yang berceloteh.
“Kalau aku beli make up ini, kemarin rame di TikTok. Tidak mau ketinggalan , aku beli satu set make up sama skincare-nya.” tuturnya sembari mengangkat sekantong make up dan skincare lengkap.
Sedangkan Elis, hanya duduk di bangku pojok belakang, menyaksikan, kawan kawannya memamerkan make up, sesekali ai mencoret buku tulisnya, entah apa yang ia tulis. Mungkin juga iya benci pada kenyataan. Elis, juga ingin, tapi apalah daya ia hanya seorang anak petani.
Matanya menerka terus mengamati mencari celah, agar Elis tahu skincare seperti apa yang dibahas anak anak pejabat itu.
Ia juga bunga yang sedang mekar-mekarnya. Meski tanpa make up dan skincare sejujurnya ia cantik. Tapi, hatinya terbuai dalam rayuan skincare. Elis juga ingin merasakan sentuhan acaip make up yang katanya bisa menjadi putri di negeri dongeng adalah. Tapi tak mungkin, Elis hanya bisa membayangkan. Elis hanya bisa menatap dari jauh.
Ayah Elis hanya seorang petani Ibunya, sesekali berkebun atau bertani.
📚 Artikel Terkait
***
Malam itu, Elis berselancar di layar kaca handphone miliknya.Di sana, lautan tutorial kecantikan mengalir deras.
Elis tak bisa membendungnya rasa ingin memilikinya telah meluap – luap. Setiap tutorial kecantikan yang dilihatnya adalah tiket ajaib yang akan mengantarkannya pada obrolan teman-temannya. Demi menjadi setara dengan kawan kawan anak pejabatnya, Elis harus memiliki semua make up dan skincare.
Bagaimana pun, elis adalah bunga yang ingin mekar di tengah bunga-bunga indah lainnya. Ia terhempas dalam arus lautan standar kecantikan.
Dalam benaknya Elis, cantik adalah bagi mereka yang memakai skincare, lipstik juga make up.
Remaja perempuan itu seperti layang-layang di angin pujian, Ia terbang tinggi, tapi tetap tergantung pada benang penilaian orang lain. Tombol like, comment, dan respost, adalah simbol kesempurnan.
***
Tekadnya sudah bulat. Pada aplikasi orange, jemari kecilnya menekan tombol “pesan sekarang.” COD adalah pilihannya, Pada orangtuanya, ia akan meminta bayarannya. Barang – itu ia harus miliki bagaimanapun ceritanya.
Siang itu, matahari begitu terik,membakar semangat Elis. Skincare pesanannya menari-nari di kepalanya. Tak sabar. Sepanjang malam hingga siang ini hatinya gembira sebentar lagi sentuhan ajaib lipstik, make up dan skincare ia akan rasakan. Ia benar benar tak sabar.
Mentari yang tadinya di timur cepat sudah ke barat. Handponenya bergetar notif pengiran barang sudah diantar. kakinya tak menyentuh tanah, ia melesat cepat menuju rumah gubuknya. Pengirim paket sudah menunggunya di depan kebun halaman rumahnya, paket skincare tiba.
Elis melompat girang,
“Ibu, minta dua puluh ribu. Mau bayar paket,” teriaknya dari luar.
Tergopoh-gopoh ibunya keluar.
“Ibu tidak ada uang. Tunggu bapakmu pulang, anak,”
Ibu paruh baya itu membujuk.
“Ya tidak bisa ibu . Ini COD, kalo paketnya datang, harus langsung bayar,” Elis melempar tas sekolahnya ke tanah.
Remaja perempuan itu kebakaran jenggot.
Berlari ia ke dapur, secepat kilat ia kembali ke teras, Pisau dapur ditodongkannya ke perempuan pemilik Rahim tempatnya berasal.
Ia seperti serigala muda yang menggigit induknya sendiri, Elis lupa pada kasih sayang yang telah menghidupinya. Surga kecantikan t’lah menutup mata hatinya.
Terpaksa ibunya menyerahkan uang 100 ribu. Hari ini mereka rela tidak makan demi memuaskan nafsu si Elis anaknya
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





