POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Arsip Nestapa di Panggung Malam

RedaksiOleh Redaksi
March 9, 2026
Tags: Puisi
Arsip Nestapa di Panggung Malam
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Aziz 

untuk seorang Ksatria

Di belantara sunyi bernama asrama
Seorang lelaki muda menapakkan takdirnya
Dengan langkah yang masih gamang
Lorong-lorong panjang bergaung lirih
Menyimpan gema rindu yang tak sempat pulang

Pada malam-malam mula,
Ia menekuri jendela langit yang jauh
Menitipkan doa pada gugus bintang yang pucat
Di lembar buku yang sepi

Ia mengarsipkan nestapa
Tentang rumah yang tertinggal di belakang waktu
Tentang ibu yang kini hanya hadir dalam ingatan hangat
Tentang ayah yang suaranya hidup
Di sela-sela desir angin malam

Hari-hari menjelma labirin yang melelahkan
Disiplin berdiri seperti tembok batu
Dan hatinya sering hampir runtuh
seperti lilin rapuh di hadapan angin takdir
Putus asa pernah singgah
seperti hujan panjang di musim batin

Pelan-pelan ia menumbuhkan keberanian
Mengikat tekad pada tiap halaman buku
Menyulut pikirannya di meja belajar yang panjang
Menjadikan malam sebagai saksi
Bahwa kegigihan adalah doa yang bekerja diam-diam

Waktu pun bergulir seperti sungai yang tabah
Pada suatu pagi yang penuh gema
Namanya dipanggil di hadapan banyak wajah
Sebuah amanah disematkan di pundaknya
ketua OSIM
Panggung besar baginya mimpi yang pernah hampir tenggelam.

Di ruang debat
Kata-katanya menjelma bara yang menyala
Di medan olimpiade
Akalnya menari lincah melampaui keraguan
Prestasi demi prestasi tumbuh perlahan
Seperti konstelasi bintang
Yang lahir dari malam paling gelap

📚 Artikel Terkait

Membungkam Kritik : Daftar Buku-buku yang Pernah dilarang

Ada Hercules di Ijazah Palsu: Sekadar Mitologi

Karnaval Sarendo-Rendo 2025 : Kota yang Berjalan Bersama Budayanya

Makan Daging Qurban Bakar di Senja Usia

Dan tibalah suatu malam yang gemilang
Panggung cahaya membuka tirainya
Ia berdiri tegak di sana
Bukan lagi anak yang menyimpan luka di dada
Melainkan pemuda yang mengubah nestapa
menjadi mahkota ksatria

Di kejauhan
Sepasang mata orang tuanya berkilau haru
Mereka membaca kisahnya tanpa kata
Bahwa dari arsip nestapa yang pernah ditulis malam
Lahir cahaya yang kini mereka banggakan

Dan kini
Gerbang sekolah itu telah ia lewati
Dengan langkah yang matang
Ijazah di tangannya
laksana peta menuju cakrawala yang lebih luas

Ia akan berlayar ke negeri orang
Menggapai mimpi yang menjulang di ufuk masa depan
Dalam dadanya bersemayam keyakinan sunyi
Bahwa tanah asing itu
akan menjadi taman bagi cita-citanya berbunga

Sebab ia telah belajar
Dari malam-malam panjang dan lorong-lorong sepi
bahwa mereka yang pernah retak oleh luka
Namun bangkit dengan keteguhan
Adalah mereka
Yang kelak menulis takdirnya sendiri di langit dunia

Dari arsip nestapa
Yang dahulu disimpan rapat oleh malam
Telah lahir cahaya
Yang kini berlayar menuju cita cita yang gemilang

Demikian puisi ini ditulis untuk seorang ksatri tangguh yang kisah hidupnya di abadikan dalam puisi ini.

Naufal Aziz, seorang pemuda yang akrab dipanggil Nopallahir di kota Langsa pada tanggal 19 Februari 2006. Ia merupakan salah seorang mahasiswa aktif di Universitas Syiah Kuala. Ia saat ini sedang menempuh S1 Pendidikan Bahasa Indonesia pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Ia Dilahirkan dari rahim seorangWanita yang sangat hebat bernama Nurmaiah Harahap, berpasangan dengan seorang pria bernama Mahlil Sadli S.pd. Ia merupakan alumni MAN INSAN CENDEKIA Aceh Timur (2024), MTSs MUQ Langsa (2021), dan SDN Alue Merbau(2018).

Menulis bukanlah keahlian yang dimiliki, namun kalautidak mencoba takkan tahu hasilnya. Karena “takutmu adalahkemenanganmu”. Beberapa buku yang telah ditulis dan terbitdiantaranya: Antologi Puisi: Nelangsa Di Bawah Senja (dalambuku simfoni tahun 2023), Serenade Moderasi (dalam bukukanvas rencong tahun 2024), Sang Penguasa Jenaka (dalambuku antalogi puisi serumpun 2024.4). Senyap DOM RintihanBumi Aceh yang diterbitkan di dalam website milik Negeri Kertas (https://www.negerikertas.com/2024/02/puisi-puisi-naufal-aziz.html). Ia bisa dihubungi melalui narahubungWA/HP: 081263191975 dan dapat dijumpai pada akun media sosial, Instagram: @nopalazxz__, Facebook: Naufal aziz, dan email: na1296711@gmail.com.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 82x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 80x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 75x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 75x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: Puisi
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00