• Latest
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - ba0d8a63 570c 480a a664 9a2fd8b29ada | Artikel | Potret Online

Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah

Februari 19, 2026
7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Artikel | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Artikel | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - ba0d8a63 570c 480a a664 9a2fd8b29ada | Artikel | Potret Online

Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah

Redaksi by Redaksi
Februari 19, 2026
in Artikel, Islam, Mozaik Ramadan, puasa, Ramadan, Sejarah, Syariat Islam
Reading Time: 5 mins read
0
593
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

series esai Ramadan(1):

Oleh ReO Fiksiwan

“Pada tahun kedua setelah Hijrah, Allah mewajibkan mereka berpuasa di bulan Ramadan, dan pada saat itulah puasa menjadi wajib.” — Alfred Guillaume (1888–1965), The Life of Muhammad: A Translation of Ishaq’s Sirat Rasul Allah(Oxford University Press, 1955).

Ibnu Ishaq, penulis awal sirah(biografi) Rasulullah, lahir di Madinah sekitar tahun 704 M. Masa kecilnya berlangsung di bawah kekuasaan Dinasti Umayyah, sementara masa dewasanya bertepatan dengan transisi menuju Dinasti Abbasiyah yang berdiri pada tahun 750 M.

Periode ini, sebagaimana digambarkan oleh sejarawan Lesley Hazleton(1945-2024) dalam After the Prophet: The Epic Story of the Shia-Sunni Split in Islam(2009) merupakan masa paling sengit dalam sejarah Islam awal.

Ditandai oleh konflik politik antara Madinah di bawah Usman bin Affan, Gubernur Kufa Muawiyah bin Abu Sufyan, hingga tragedi Karbala yang menimpa cucu Rasulullah, Husein, dan pengungsian Hasan ke Baghdad.

Dalam perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan tradisi keagamaan di bawah Abbasiyah, Abu al-‘Abbas al-Saffah(750–754 M), mengklaim legitimasi melalui garis keturunan Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi, Ibn Ishaq menulis Sirah Rasulullah di Madinah.

Ia menghimpun riwayat-riwayat lisan dari para perawi, mencatat kisah-kisah, puisi, dan detail genealogis.

Karyanya kemudian disunting oleh Ibn Hisham (wafat 833 M), yang menyeleksi dan merapikan narasi sehingga lebih ringkas dan sesuai dengan norma teologis.

Dari sinilah lahir tradisi sirah yang menjadi rujukan utama umat Islam. Salah satu bagian penting dalam sirah adalah perintah berpuasa di bulan Ramadan.

Menurut riwayat yang diterjemahkan Alfred Guillaume, seorang orientalis Inggris, profesor studi Arab dan Islam di Universitas Oxford, dari sirah Rasul, Ibnu Ishaq dan ibnu Hisham, kewajiban puasa Ramadan turun pada tahun kedua Hijriah(sekitar 624 M).

Baca Juga

85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Artikel | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

Sebelum itu, umat Islam mengenal puasa Asyura, tetapi setelah turunnya ayat Al-Baqarah 183–185, puasa Ramadan menjadi kewajiban tahunan.

Praktik puasa Asyura(10 Muharram) sudah dikenal sebelum datangnya perintah puasa Ramadan dalam Al-Qur’an.

Asal-usulnya:
Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura.

Mereka menjelaskan bahwa hari itu adalah hari ketika Allah menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari Firaun, sehingga Musa berpuasa sebagai bentuk rasa syukur.

Rasulullah kemudian bersabda: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian,” lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menganjurkan umat Islam untuk melakukannya.

Praktik di kalangan Arab pra-Islam:
Sebelum hijrah, orang Quraisy di Mekah juga sudah mengenal puasa Asyura sebagai tradisi, meski dengan makna yang berbeda.

Nabi Muhammad SAW sendiri berpuasa Asyura di Mekah sebelum kewajiban Ramadan turun di Madinah tahun kedua hijriah.

Status hukum puasa Asyura pada awalnya dipraktikkan secara lebih luas, bahkan sempat dianggap wajib sebelum turunnya perintah puasa Ramadan.

Setelah ayat Al-Baqarah 183–185 mewajibkan puasa Ramadan, puasa Asyura berubah status menjadi sunnah muakkadah(sangat dianjurkan).

Dengan demikian, puasa Asyura merupakan tradisi yang berakar pada rasa syukur Nabi Musa, dipraktikkan oleh Yahudi dan Quraisy, lalu diadopsi dan ditegaskan oleh Rasulullah SAW.

Setelah turunnya perintah puasa Ramadan, Asyura tetap dipertahankan sebagai ibadah sunnah yang memiliki nilai spiritual tinggi.

Akan tetapi, Rasulullah SAW dan para sahabat melaksanakan puasa bulan Ramadan sebagai ibadah utama, dengan tujuan menumbuhkan takwa sebagaimana diperintahkan dalam Quran.

Pada periode itu, Rasulullah sudah berhijrah ke Madinah dan membangun masyarakat Islam.

Mekah masih dikuasai oleh kaum Quraisy, dipimpin Abu Sufyan bin Harb, yang tetap menjadi oposisi politik dan militer terhadap komunitas Muslim.

Ketegangan ini memuncak dalam Perang Badar, yang terjadi pada tahun yang sama dengan turunnya perintah puasa.

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, kewajiban puasa Ramadan lahir dalam konteks perjuangan umat Islam membangun identitas spiritual sekaligus menghadapi tantangan politik dari Quraisy.

Puasa Ramadan sejak awal bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga simbol transisi: dari komunitas yang baru berhijrah menuju masyarakat yang berdaulat secara spiritual dan sosial.

Tradisi ini, sebagaimana dicatat oleh Ibn Ishaq dan diwariskan melalui Ibn Hisham, menjadi fondasi moral yang terus hidup dalam sejarah Islam.

Riwayat hadis memperkuat gambaran praktik puasa Rasulullah. Sebagaimana Aisyah binti Abubakar Siddiq, Ummul-Mu’minin, istri hingga wafatnya Rasul, meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling tekun beribadah di bulan Ramadan, memperbanyak salat malam, doa, dan bacaan Al-Qur’an.

Dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah berpuasa penuh Ramadan, dan ketika memasuki sepuluh malam terakhir, beliau “mengencangkan ikat pinggangnya,” memperbanyak ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk salat malam: tahajud dan iktikaf 10 malam terakhir Ramadan.

Menurut kajian Josef Schacht(1902-1969), Profesor Arab dan Islam di berbagai universitas, termasuk di Jerman, Mesir, Inggris, Belanda, dan akhirnya di Columbia University, New York, dalam Origins of Muhammadan Jurisprudence(1950), mengulas bahwa praktik puasa Rasulullah menjadi dasar hukum yang kemudian dikembangkan oleh para fuqaha.

Puasa tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan moral dan sosial.

Dari riwayat-riwayat Aisyah dan hadis sahih Bukhari-Muslim, terlihat bahwa Rasulullah menekankan dimensi spiritual puasa: kesabaran, pengendalian diri, dan kedekatan dengan Allah.

Dengan demikian, sejarah awal puasa Ramadan memperlihatkan perpaduan antara wahyu Qur’an, praktik Rasulullah yang diriwayatkan para sahabat, dan kodifikasi hukum Islam oleh para ulama.

Tradisi ini lahir dalam konteks perjuangan politik dan sosial, tetapi tetap berakar pada tujuan utama: membentuk umat yang bertakwa, la alakum tattaqun?

ReO Bibliothek Kokima Hill
Manado, 19 Februari 2026.

coverlagu:

Lagu “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” adalah salah satu karya religius legendaris dari grup musik Bimbo.

Lagu ini pertama kali dirilis dalam bentuk rekaman pada 2007 melalui label GP Records, masuk dalam album Qasidah Bimbo.

Kemudian, versi lain juga muncul dalam kompilasi album Bulan Yang Suci pada 2016, bersama karya musisi lain.

Baru-baru ini, lagu tersebut kembali populer setelah dinyanyikan ulang oleh Tompi pada 2023.

credit foto diambil dari laman Youtube @SoulfulDeen-1: The First Ramadan in Islamic History!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 327x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 316x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 211x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare237Tweet148
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Artikel | Potret Online
Artikel

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb
Artikel

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
Next Post
Sejarah Ringkas Awal Berpuasa Rasulullah - fc0b946c 2988 4a0e 9c6f d6a22ebbc660 | Artikel | Potret Online

Tradisi dan Evolusi Puasa Dalam Sejarah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com