POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Banjir Lumpur, Karena Tidak Bersyukur?

RedaksiOleh Redaksi
December 17, 2025
Banjir Lumpur, Karena Tidak Bersyukur?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Isya Fakriani Kelas X APAT SMK Negeri 1 Jeunib, Bureun, Aceh

Banjir lumpur bukan sekadar bencana alam yang datang tanpa sebab. Di balik derasnya air bercampur lumpur yang merusak rumah, sawah, dan jalan, tersimpan pesan kehidupan yang patut direnungkan bersama. Salah satu pesan terpenting adalah tentang kelalaian manusia dalam bersyukur atas nikmat alam yang telah Allah titipkan. Ketika rasa syukur memudar, keserakahan sering kali mengambil alih, dan alam pun kehilangan keseimbangannya.

Allah telah menganugerahkan bumi dengan hutan yang hijau, sungai yang mengalir jernih, serta tanah yang subur. Semua itu seharusnya dijaga sebagai amanah. Namun, demi kepentingan sesaat, manusia kerap menebang hutan secara liar, menutup daerah resapan air, membuang sampah sembarangan, dan mengeksploitasi alam tanpa kendali. Perilaku tersebut mencerminkan kelalaian dalam bersyukur, karena nikmat alam tidak lagi dijaga, melainkan dirusak.

Banjir lumpur yang terjadi di berbagai daerah menjadi bukti nyata akibat ulah manusia sendiri. Ketika hujan turun, air tidak lagi terserap dengan baik karena hutan gundul dan tanah rusak. Akibatnya, air meluap membawa lumpur, menenggelamkan permukiman, merusak fasilitas umum, bahkan merenggut mata pencaharian masyarakat. Pada saat itulah manusia sering mengeluh dan menyalahkan keadaan, padahal akar masalahnya adalah kelalaian kita sendiri.

Dalam perspektif religi, bencana dapat menjadi teguran dari Allah agar manusia kembali sadar dan bersyukur. Al-Qur’an mengingatkan bahwa jika manusia bersyukur, nikmat akan ditambah, tetapi jika kufur, azab Allah sangatlah pedih. Banjir lumpur seharusnya menjadi cermin untuk introspeksi diri, bukan sekadar peristiwa yang disesali tanpa perubahan sikap.

📚 Artikel Terkait

Melihat Sejarah Aceh Dalam Perspektif Temuan Keramik Kuno

Juwita yang Pergi dalam Sunyi

PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP

Pembelajar yang “Belepotan” di Era Industri 4.0

Rasa syukur tidak cukup diucapkan dengan lisan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menjaga lingkungan, mengelola sampah dengan baik, menanam pohon, serta menggunakan sumber daya alam secara bijak adalah bentuk syukur yang sesungguhnya. Selain itu, kepedulian sosial juga penting, seperti saling membantu korban bencana dan bergotong royong memulihkan lingkungan.

Akhirnya, banjir lumpur mengajarkan bahwa alam memiliki batas kesabaran. Ketika manusia lalai bersyukur dan terus merusak, alam akan “berbicara” dengan caranya sendiri. Oleh karena itu, marilah kita kembali menumbuhkan rasa syukur, menjaga alam sebagai amanah, dan menjadikannya warisan yang lestari bagi generasi mendatang. Jika tidak, bencana serupa akan terus berulang, menjadi pengingat pahit atas kelalaian manusia sendiri.

Penulis: Taruni SMKN 1 JEUNIEB

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Menutup Pintu Dunia di Tanah Bencana

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00