POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Lirboyo Ajukan Syarat, Boleh Asal Kedua Belah Pihak Hadir

RedaksiOleh Redaksi
November 25, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Masih belum ada tanda-tanda Syuriyah PBNU memberikan pernyataan soal nasib Gus Yahya usai diultimatum tiga hari agar mundur. Sambil menunggu putusan Syuriyah, ada baiknya kita ke Ponpes Lirboyo, lokasi silaturahim Alim Ulama skala nasional. Pihak Lirboyo menyatakan, boleh saja, asal kedua belah hadir. Menarik ya, yok kita Koptagulkan, wak!

Bab Lirboyo kini menjadi bab kunci dalam kitab krisis PBNU. Lirboyo sudah menetapkan garis hukum yang jelas. Syarat pertama, kedua belah pihak harus hadir. Ini bukan sekadar permintaan etika, tetapi prinsip fikih, keputusan tidak boleh diambil hanya dengan mendengar satu pihak. Suatu islah tidak sah jika hanya satu kubu yang datang. Itu bukan musyawarah, itu khutbah sepihak. Lirboyo menegakkan prinsip, pertemuan harus berlangsung dalam ruang yang simetris, dua pihak, satu meja, satu udara, satu pandangan.

Syarat kedua, menghadirkan kiai sepuh, tetap penting, namun posisinya justru memperkuat syarat pertama. Sebab kebijaksanaan para kiai sepuh hanya dapat bekerja jika kedua pihak yang berselisih bersedia duduk bersama. Hikmah tidak bisa diberikan kepada keheningan dari kursi kosong. Kiai sepuh bukan pengganti pihak yang absen, mereka adalah penyejuk, bukan penutup absensi.

Di titik ini, penting pula melihat siapa Lirboyo ini. Ponpes Lirboyo bukan pondok kecil yang bisa dianggap remeh. Didirikan pada 1910 oleh KH Abdul Karim, pesantren ini berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan kitab kuning terbesar di Indonesia. Dengan ribuan santri, metodologi halaqah klasik, serta genealoginya yang terhubung dari KH Abdul Karim hingga KH Mahrus Aly dan kini KH M. Anwar Manshur, Lirboyo memiliki semacam otoritas moral dalam tradisi salafiyyah. Ketika Lirboyo bicara syarat, itu bukan tuntutan organisatoris, itu adalah penegakan marwah tradisi.

Bahkan, restu KH Anwar Manshur terhadap rencana pertemuan, yang disampaikan melalui KH Athoillah Anwar, menunjukkan bahwa Lirboyo ingin menjadi tempat yang adil, netral, dan terhormat. Mereka tidak ingin menjadi podium bagi satu kubu melawan kubu lain. Mereka ingin menjadi ruang di mana dua pihak dapat bertemu dalam atmosfer teduh yang hanya bisa diciptakan pesantren selama lebih dari satu abad hidup dalam disiplin kitab kuning dan adab santri.

📚 Artikel Terkait

Perang Atas Nama Narkoba

Menyimak Pengalaman Ibex Mengembangkan Distro di Aceh

BERWIRAUSAHA MASIH DIPANDANG SEBELAH MATA?

BrainScience Academy Malaysia dan UMMAH Dirikan Laboratorium Terapi Berteknologi Tinggi untuk Disabilitas

Karena itu, ketika perwakilan Lirboyo menyampaikan, “kedua belah pihak harus hadir” itu setara dengan mengatakan, tidak ada putusan tanpa kehadiran kedua pihak. Jika salah satu pihak tidak datang, islah itu cacat. Jika salah satu pihak hanya mengirim delegasi, itu belum cukup. Yang harus hadir pihak yang berselisih langsung. Baik Syuriyah maupun Gus Yahya dalam kapasitas penuh.

Di sinilah ujian paling menarik, apakah kedua pihak siap menanggalkan gengsi? Apakah siap menurunkan suara dari keras menjadi rendah, dari tegang menjadi tenang? Karena hadir dalam pertemuan semacam ini bukan sekadar tindakan fisik, melainkan sikap batin, mengakui persatuan lebih penting dari kemenangan argumentatif.

Saya tahu satu hal, di Lirboyo, suara keras akan mereda. Di hadapan KH Anwar Manshur, bahkan ego pun akan menunduk. Di forum itu, jika kedua pihak benar-benar hadir, maka pintu islah terbuka selebar-lebarnya.

Karena dalam fikih persaudaraan, kedamaian tidak datang dari jarak, tetapi dari kedekatan. Syaratnya tetap satu, syarat paling fundamental, kedua belah pihak harus hadir.

Foto Ai hanya ilustrasi

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Physical Fitness in Islam: Principles and Practices

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00