POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Partisipasi Pemuda Indonesia Dalam Pengusulan Kandidat Menpora Kepada Presiden Prabowo

RedaksiOleh Redaksi
September 12, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Novita Sari Yahya

Tulisan ini dituliskan ketika membaca tulisan di media tentang Pemuda Demokrasi Kebangsaan (PDK) menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar memilih Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang benar-benar mampu menjawab tantangan zaman, bukan sekadar menduduki jabatan. 

Dalam pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum PDK, Reza Fahrur Sam, organisasi ini menekankan pentingnya Menpora yang berintegritas, dekat dengan akar rumput, dan memiliki visi kebangsaan yang kuat. Berita tersebut dimuat  di Gensa Media  tanggal 11 September 2025 .

Pengatian Menpora terjadi ketika tanggal 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih, memberhentikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo melalui Keppres Nomor 86/P Tahun 2025. 

Hingga 12 September 2025, pengganti belum dilantik, memicu diskusi luas di kalangan pemuda. Berbagai organisasi kepemudaan dan tokoh muda aktif mengajukan kandidat serta kriteria ideal, menunjukkan partisipasi aktif pemuda dalam proses seleksi.

Partisipasi Pemuda dalam Pengusulan Kandidat Menpora

Pemuda Indonesia, melalui organisasi seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), aktif menyuarakan aspirasi untuk penggantian Menpora. 

Pada 10 September 2025, Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Raden Umar, mendesak Presiden Prabowo menunjuk Menpora dari kalangan aktivis kepemudaan yang mampu menyatukan organisasi pemuda (OKP) yang terfragmentasi. KNPI menyoroti urgensi pembinaan pemuda untuk atasi pengangguran 4,76% (BPS Februari 2025), di mana 1 dari 5 pemuda tidak sekolah, bekerja, atau ikut pelatihan.

Tokoh seperti Yuddy Chrisnandi (@yuddychrisnandi) mengusulkan kriteria: latar belakang aktivis olahraga/organisasi pemuda, integritas tinggi, usia maksimal 40 tahun, rekam jejak digital bersih, dan bebas korupsi. 

Partai politik juga melibatkan elemen muda: Golkar mengajukan Puteri Anetta Komarudin, legislator muda berusia 30-an yang populer di kalangan milenial dan Gen Z. Kandidat lain mencakup Raffi Ahmad (utusan khusus presiden bidang pemuda), Moreno Soeprapto (eks pembalap), Taufik Hidayat (legenda bulu tangkis), dan Ahmad Zaki Iskandar (mantan bupati Tangerang dengan pengalaman multi-cabang olahraga).

Dasar Hukum Pengangkatan Menpora

Pengangkatan Menpora diatur oleh beberapa peraturan perundang-undangan, yaitu:

1. UUD 1945: Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 17 ayat (1)-(2) memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara.

2. UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara: Pasal 11 mengatur bahwa pengangkatan dan pemberhentian menteri dilakukan oleh Presiden.

3. Keppres Nomor 86/P Tahun 2025: Pemberhentian dan pengangkatan menteri Kabinet Merah Putih 2024–2029.

4. Perpres Nomor 106 Tahun 2020: Kedudukan, tugas, dan fungsi Kemenpora. 

Kriteria Pengangkatan Menteri, Khususnya Menpora Berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2008 Pasal 9

Syarat pengangkatan menteri meliputi:

1. Syarat Utama

– Warga Negara Indonesia

– Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

– Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita proklamasi

– Sehat jasmani dan rohani

– Memiliki integritas dan kepribadian yang baik

– Tidak pernah dipidana penjara ≥5 tahun (kecuali pidana politik dengan rehabilitasi)

📚 Artikel Terkait

Halimah Munawir Gugat Diam atas Bencana Aceh di TIM

Bujang Ganong: Menyambut Masa Pengenalan Lingkungan Budaya Sekolah

Guru Beruntung

18 Oktober Lalu dan 18 Oktober Sekarang

2. Ketentuan Tambahan

– Tidak ada batas usia

– Dilarang merangkap jabatan untuk menghindari konflik kepentingan

– Untuk Menpora, tambahan: kompetensi di bidang kepemudaan/olahraga, pengalaman kepemimpinan, dan kemampuan blusukan untuk memahami isu pemuda dan atlet

Implikasi ideal dari UU Kepemudaan mencakup kompetensi manajerial untuk koordinasi program strategis, visi nasional dengan rekam jejak bersih, dan kemampuan sinergi lintas sektor

Implikasi untuk Persyaratan Ideal Menpora adalah  Menpora diharapkan memiliki kemampuan mengkoordinasikan program strategis, membangun sinergi dengan stakeholder, serta visi untuk memajukan pemuda.

Kriteria Kemenpora berdasarkan UU Kepemudaan.

1. Perumusan kebijakan kepemudaan untuk pengembangan potensi pemuda

2. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) di bidang kepemimpinan, kewirausahaan, organisasi kepemudaan, infrastruktur, dan penghargaan

3. Koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di tingkat pusat dan daerah

4. Penyediaan prasarana dan sarana kepemudaan seperti pusat kegiatan pemuda

5. Pemberdayaan organisasi kepemudaan melalui pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan pendanaan

6. Pemberian penghargaan kepada pemuda berprestasi

7. Sinkronisasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan swasta

Tujuan menciptakan pemuda beriman, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkepemimpinan.

Mekanisme Sistem Seleksi: Verifikasi Kesetiaan, Integritas, dan Kesehatan.

1. Verifikasi Kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945.

– Proses internal presidensial melibatkan fit and proper test, di mana Presiden memanggil calon untuk wawancara mendalam guna menilai loyalitas terhadap dasar negara

– Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan background check keamanan untuk memastikan tidak ada indikasi radikalisme atau ketidaksetiaan

– Kesetiaan ditegaskan melalui sumpah jabatan saat pelantikan

2. Penilaian Integritas dan Kepribadian Baik.

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memverifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk deteksi korupsi atau konflik kepentingan

– Presiden melakukan fit and proper test melalui wawancara, dibantu KPK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk tracking rekam jejak keuangan dan anti-korupsi

3. Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani.

– Presiden dapat mengeluarkan Perpres untuk mengatur pelaksanaan, termasuk mekanisme pemeriksaan seperti tes medis oleh dokter spesialis, tes laboratorium, dan pemeriksaan psikologi oleh lembaga kesehatan terpercaya (misalnya RS pemerintah ditunjuk Kementerian Kesehatan)

– Prosedur mencakup surat keterangan sehat yang diverifikasi, serupa dengan seleksi CPNS

– Perpres ini tetap subordinat terhadap UU dan UUD 1945, tanpa menambahkan syarat baru yang bertentangan

Dari perspektif fikih, menteri harus memiliki kompetensi bidangnya dan kemauan bekerja sama, selaras dengan integritas dan kepribadian baik.

Tantangan Pemuda Indonesia dan Peluang Kontribusi Positif.

Pemuda Indonesia menghadapi tantangan kompleks yang memerlukan Menpora yang responsif:

Pemilihan Menpora harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam UU Nomor 39 Tahun 2008 Pasal 9, termasuk kompetensi di bidang kepemudaan dan olahraga, serta integritas dan kepribadian yang baik. Menpora idealnya memiliki kemampuan mengkoordinasikan program strategis, membangun sinergi dengan stakeholder, serta visi untuk memajukan pemuda.

Dalam proses seleksi, verifikasi kesetiaan, integritas, dan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan calon Menpora yang dipilih memiliki kompetensi dan integritas yang baik. Dengan demikian, Menpora dapat menjawab tantangan yang dihadapi pemuda Indonesia dan memanfaatkan peluang kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Tantangan utama yang dihadapi pemuda Indonesia, seperti pengangguran tinggi, keterbatasan akses pendidikan, tekanan ekonomi, krisis identitas, dan kesehatan mental, memerlukan Menpora yang responsif dan memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan program strategis dan membangun sinergi dengan stakeholder.

Dengan demikian, Menpora dapat berperan penting dalam menciptakan pemuda yang beriman, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkepemimpinan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00