POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Dwianto, Penulis Anak, Penyemai Mimpi

RedaksiOleh Redaksi
September 10, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Satrio Arismunandar

Di kaki gunung, di Desa Sisir yang sejuk,
dari rahim Claudia, putra Subianto menjelma pelita,
tanggal dua belas Agustus empat sembilan,
lahirlah Dwianto, kelak ia menggambar langit anak-anak
dengan warna-warna ajaib dari pena dan cinta.

Anak “tansar”, dari wetan pasar,
tumbuh di gang kecil yang tak pernah sempit
bagi dongeng-dongeng yang mengalir dari mulutnya,
anak-anak kecil duduk melingkar
menyimak semesta yang tumbuh dari imajinasi seorang bocah.

Dari Santo Yusup hingga Alun-Alun Bunder,
pelajaran hidup lebih keras dari sekadar kelas.
Ia putus sekolah, namun tidak putus harapan.
Ia merantau ke Jakarta, jadi pekerja kasar,
tapi di balik seragam dapur dan ceceran lelah,
ia tetap memeluk mimpi: bercerita… untuk anak-anak.

Sakit mag membawa ia pulang,
tapi sakit tak mematikan harapan.
Ia menggambar, mengarang, dan menemukan jalannya.
Dalam sunyi malam, ia kirimkan karikatur,
ia kirimkan kisah-kisah kecil dengan hati besar
ke Bobo, Kawanku, Gadis, Femina —
dan Kompas pun menerima pikirannya
tentang dunia kecil yang kadang dilupa: dunia anak-anak.

Buku pertamanya, Si Rejeki,
bukan kisah pangeran, bukan kisah peri,
tapi tentang seekor kuda penarik pedati
yang hidup di lorong-lorong kehidupan sederhana.
Ia tidak menulis dari menara gading,
ia menulis dari tanah, dari pasar, dari jantung desa,
dari mata anak-anak yang menatap langit
dan bermimpi bisa terbang seperti Kapten Pus atau Kapten Surya.

Anak-anak mengenalnya dari halaman-halaman
di perpustakaan sekolah, proyek Inpres, atau toko buku Togamas.
Petualangan Grung-Grung, Teka-teki Kelompok 2&1,
kejenakaan Dulken, siasat Sandi, keberanian Triona—
semuanya bukan sekadar hiburan,
melainkan lentera kecil yang menyala di ruang-ruang baca
di sekolah negeri hingga pondok kecil di kampung pesisir.

Ia bukan sekadar penulis.
Ia penyemai mimpi anak-anak Indonesia.
Ia menuliskan masa depan, bukan lewat teori,
melainkan lewat tawa, teka-teki, dan petualangan
yang membesarkan nyali bocah-bocah yang membaca.

Rumahnya di Samadi, bukan hanya tempat tinggal,
tapi juga sanggar: DS Grup—
tempat seniman berkumpul, melukis dunia anak.
Ia tahu: cerita anak bukan hanya teks,
ia hidup bersama gambar, warna, gerak.
Dan ia rangkul semua pelukis untuk berbagi mimpi.

Ia cinta dunia anak karena ia paham:
anak-anak adalah bangsa yang belum dilahirkan,
dan lewat cerita, ia bimbing mereka lahir
dengan harapan, nilai, dan kegembiraan.

📚 Artikel Terkait

Mengenang Kembali “Risalah Amman”

Menang di 1 Syawal, Kalah di 2 Syawal

Badan Pendidikan Dayah Akan Perbaharui Data Dayah Banda Aceh

HABA Si PATok

Tidak semua penulis bisa menulis untuk anak.
Butuh jiwa yang jernih, imajinasi yang hangat,
dan hati yang tidak pernah letih bermain.
Dwianto punya semua itu.
Dan ia beri semuanya kepada negeri ini.

Lebih dari seratus buku.
Lebih dari seratus pelita.
Ia telah tiada—Sabtu Wage, 1 Juni 2024—
tapi ia hidup dalam tawa pembacanya,
dalam mimpi anak-anak
yang tumbuh ingin menjadi tokoh dalam kisah-kisahnya.

Wahai Dwianto, engkau tidak sekadar pengarang.
Engkau pembangun jembatan dari dunia kecil ke dunia besar.
Engkau abadi dalam memori yang tak tertulis
di batu nisan, tetapi di halaman buku
yang terus dibuka oleh tangan mungil
yang ingin tahu, ingin bermain, dan ingin percaya.

Terima kasih, penulis anak.
Terima kasih, penyayang anak.
Terima kasih, penyemai mimpi.
Namamu harum, kisahmu hidup,
dan kami akan terus membaca.

Depok, 3 Agustus 2025

*Satrio Arismunandar adalah penulis buku dan wartawan senior. Saat ini menjabat Pemimpin Redaksi media online OrbitIndonesia.com dan majalah pertahanan/geopolitik/hubungan internasional ARMORY REBORN.

Ia saat ini menjadi Staf Ahli di Biro Pemberitaan Parlemen, Sekretariat Jenderal DPR RI. Juga, Sekjen Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA (sejak Agustus 2021).

Ia pernah menjadi jurnalis di Harian Pelita (1986-1988), Harian Kompas (1988-1995), Majalah D&R (1997-2000), Harian Media Indonesia (2000-2001), Executive Producer di Trans TV (2002-2012), dan beberapa media lain.

Mantan aktivis mahasiswa 1980-an ini pernah menjadi salah satu pimpinan DPP SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) di era Orde Baru pada 1990-an. Ia ikut mendirikan dan lalu menjadi Sekjen AJI (Aliansi Jurnalis Independen) 1995-1997.

Ia lulus S1 dari Jurusan Elektro Fakultas Teknik UI (1989), S2 Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional UI (2000), S2 Executive MBA dari Asian Institute of Management (AIM), Filipina (2009), dan S3 Filsafat dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI (2014). Disertasinya tentang perilaku korupsi elite politik di Indonesia dalam perspektif strategi kebudayaan.

Buku yang pernah ditulisnya, antara lain: Perilaku Korupsi Elite Politik di Indonesia: Perspektif Strategi Kebudayaan (2021); Lahirnya Angkatan Puisi Esai (2018); Hari-hari Rawan di Irak (2016); Mereka yang Takluk di Hadapan Korupsi (kumpulan puisi esai, 2015); Bergerak! Peran Pers Mahasiswa dalam Penggulingan Rezim Soeharto (2005); Megawati, Usaha Taklukkan Badai (co-writer, 1999); Di Bawah Langit Jerusalem (1995); Catatan Harian dari Baghdad (1991); Antologi 50 Opini Puisi Esai Indonesia (Antologi bersama, 2018); Kapan Nobel Sastra Mampir ke Indonesia? (2022); Direktori Penulis Indonesia 2023 (2023).

Pernah mengajar sebagai dosen tak tetap di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UI, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), IISIP, President University, Universitas Bakrie, Sampoerna University, Kwik Kian Gie School of Business, dan lain-lain.

Kontak/WA: 0812 8629 9061. E-mail: sawitriarismunandar@gmail.com

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Raja Juli Selamat, Karding Tamat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00