POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Awal Mula Cerita

RedaksiOleh Redaksi
August 7, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Syifa Karmila 

Siswa SMAN 3 BIREUEN, Aceh 

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh bukit-bukit hijau dan sungai yang mengalir jernih, hiduplah seorang pemuda bernama Amir. Amir adalah seorang yang penuh semangat dan cita-cita. Ia ingin menjadi seorang petani sukses seperti ayahnya, yang dikenal karena kebunnya yang subur dan hasil panen yang melimpah. 

Namun, suatu hari bencana alam melanda desa tersebut. Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan sebagian besar kebun di desa, termasuk kebun Amir. Tanaman-tanaman yang sudah siap panen rusak, dan prospek masa depan Amir sebagai petani tampak suram.

Kesusahan yang Menghantui

Amir merasa sangat sedih dan putus asa. Ia tidak tahu bagaimana cara menghidupi dirinya dan keluarganya tanpa kebun yang produktif. Ia melihat teman-temannya yang juga terkena dampak banjir berusaha untuk bangkit kembali, tetapi Amir merasa terlalu berat untuk melakukannya. Ia mulai meragukan kemampuan dirinya dan merasa bahwa kesusahan ini terlalu besar untuk diatasi.

Pencarian Kemudahan

Suatu hari, saat Amir berjalan di sepanjang sungai yang masih membengkak setelah banjir, ia melihat seorang lelaki tua yang sedang memperbaiki jala ikan yang rusak. Lelaki tua itu melihat Amir dan berkata, “Wahai pemuda, setiap ada kesusahan pasti ada kemudahan. Kita harus melihat ke depan dan mencari jalan keluar.” Amir penasaran dan bertanya tentang apa yang dimaksud oleh lelaki tua itu. 

📚 Artikel Terkait

KISAH CINTA NOSTALGIS HAMKA vs SITI RAHAM

Proliga Dimulai, Aksi Megawati Paling Ditunggu di Pontianak

Kemana Arah Tuju Kapal Politik Dinasti dan Nepotisme?

Benarkah Matematika Mata Pelajaran Horor?

Lelaki tua itu menjelaskan bahwa di balik setiap kesulitan, ada pelajaran yang bisa dipetik, ada kekuatan yang bisa ditemukan dalam diri sendiri, dan ada peluang baru yang mungkin tidak terlihat sebelumnya.

Proses Menemukan Kemudahan

Amir mulai merenungkan kata-kata lelaki tua itu. Ia memutuskan untuk tidak menyerah dan mulai mencari cara untuk bangkit kembali. Ia melihat bahwa meskipun kebunnya rusak, ada peluang untuk beralih ke jenis pertanian lain yang lebih tahan terhadap banjir. Ia juga melihat bahwa masyarakat desa membutuhkan bantuan untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak. Amir memutuskan untuk bergabung dengan komunitas desa untuk membantu upaya rekonstruksi. Dalam proses ini, ia tidak hanya membantu desa tetapi juga belajar keterampilan baru tentang manajemen komunitas dan kerja sama tim.

Kemudahan yang Muncul

Setelah beberapa bulan bekerja keras, Amir melihat perubahan positif. Ia berhasil mengembangkan metode pertanian baru yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan desa. Ia juga menjadi lebih terlibat dalam komunitas dan mendapatkan kepercayaan dari warga desa. Hasilnya, Amir tidak hanya berhasil memulihkan kebunnya,  tetapi juga menjadi salah satu pemimpin muda di desa yang dihormati karena inisiatif dan kontribusinya. 

Ia menyadari bahwa kesusahan yang ia alami telah membuka pintu bagi kemudahan dalam bentuk pengalaman baru, hubungan yang lebih kuat dengan komunitas, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Pelajaran dari Cerita

Cerita Amir menggambarkan bagaimana dalam setiap kesusahan, ada kemudahan yang menanti untuk ditemukan. Kesusahan bisa menjadi katalis untuk pertumbuhan, pembelajaran, dan penemuan peluang baru. Dengan sikap yang positif, kesabaran, dan kemauan untuk mencari jalan keluar, seseorang bisa mengubah kesusahan menjadi kemudahan.

Setiap ada kesusahan pasti ada kemudahan” adalah pengingat bahwa hidup penuh dengan tantangan, tetapi dalam setiap tantangan terdapat potensi untuk menemukan jalan keluar, belajar, dan tumbuh. Amir belajar bahwa dengan tidak menyerah dan mencari kemudahan di balik kesusahan, ia bisa mencapai kesuksesan dan kebahagiaan meskipun menghadapi kesulitan besar.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Siapa yang Lebih Suka Pamer; Pria atau Perempuan?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00