• Latest

Mengenal Salaudin, Seniman Lukis dari Aceh

Agustus 3, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengenal Salaudin, Seniman Lukis dari Aceh

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Siby Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Agustus 3, 2025
Reading Time: 2 mins read
606
SHARES
3.4k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: Dr Al Chaidar Abdurrahman Puteh

Salaudin adalah seorang seniman lukis yang lahir di Lhokseumawe, Aceh pada 23 Desember 1958. Perjalanan seninya dimulai saat ia menempuh pendidikan di SSRI (kini SMSR) Yogyakarta pada tahun 1977, dengan fokus pada Seni Lukis. Setelah lulus, ia melanjutkan ke STSRI ASRI Yogyakarta (sekarang Institut Seni Indonesia/ISI) dan sempat pindah jurusan sebelum akhirnya kembali fokus pada bidang Seni Lukis.

Perjalanan Karier dan Penghargaan


Karya-karya Salaudin telah mendapatkan pengakuan sejak awal kariernya. Pada tahun 1980, ia menerima penghargaan “Prathita Adhi Karya” untuk karya lukisan batiknya yang dianggap terbaik. Setahun kemudian, pada 1981, ia kembali meraih penghargaan yang sama untuk karya sketsanya.
Sepanjang kariernya, Salaudin aktif berpartisipasi dalam berbagai pameran, baik di tingkat lokal maupun nasional. Beberapa pameran penting yang pernah ia ikuti antara lain:

  • Pameran bersama Sanggar Minang di Yogyakarta (1983).
  • Pameran “Estetika Bebeng” di lereng Gunung Merapi (1984).
  • Pameran di Galeri Nasional Jakarta (2005).
  • Pameran Sosialisasi Galeri Nasional di Banda Aceh (2014).
  • Pameran di Kupang, NTT (2015).
  • Pameran di Yogyakarta (2017, 2020, 2021, 2023).
    Selain berpameran, Salaudin juga sering diundang sebagai dewan juri di berbagai acara seni, seperti di Universitas Samudra, Langsa, dan program Seniman Masuk Sekolah di Banda Aceh.

Konsep Karya

Baca Juga

IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
img-0531_11zon

Mengingat Masa Lalu, Menentukan Arah Masa Depan

Maret 29, 2026


Konsep utama dalam karya-karya Salaudin adalah gerak. Ia memiliki ketertarikan pada momen-momen sederhana yang tercipta dari sebuah gerakan, lalu mengolahnya menjadi sebuah lukisan. Ia berusaha mengendapkan makna dari gerak tersebut dan menuangkannya ke dalam karya dua dimensional. Baginya, setiap gerak memiliki ceritanya sendiri, dan ia mencoba menceritakan kisah-kisah tersebut melalui lukisan-lukisannya.


Di masa depan, Salaudin berencana untuk mengadakan Pameran Tunggal Sketsa Batu Nisan Aceh di Banda Aceh pada Agustus 2025. Proyek ini menunjukkan ketertarikannya yang mendalam pada warisan budaya Aceh, dengan mengangkat objek sederhana seperti batu nisan menjadi subjek seni yang penuh makna.[]

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Literasi di Jalanan Blora

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com