🔊
Dengarkan Artikel
Dan aku menemui dirimu lagi malam ini. Di tepi pantai, ketika mataku menyapu bintang-bintang di atas sana. Ombak pasang surut menyapa kakiku, lalu seolah ditarik kembali.
Aku bersumpah pada tanah yang ku jadikan alas. Pada langit yang ku kagumi malam ini.
Aku masih mencintaimu seperti bulan yang masih setia berpijar untuk bumi. Seperti bintang-bintang yang masih terus menyala kala malam dan pagi. Dan seperti utuh megahnya gunung-gunung merapi.
Buktinya, hanya pada bagaimana aku sendiri. Sekarang, untukmu.
Nyatanya, hanya pada bagaimana kamu menepi. Sekarang, untukku.
📚 Artikel Terkait
Dan aku, kalah lagi.
Entah olehku, ataupun olehmu.
Dan aku, kalah lagi.
Entah oleh diriku, ataupun oleh dirimu.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





