• Latest

Dahlan Iskan dan Saham Rp89 Miliar

Juli 16, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Dahlan Iskan dan Saham Rp89 Miliar

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Juli 16, 2025
Reading Time: 3 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Cerita Dahlan Iskan sudah memasuki fase krusial. Mulai bongkar-bongkar rahasia. Ceritanya akan panjang dan berseri. Siapkan lagi kopinya, wak! Bentar lagi Timnas U23 vs Brunei pukul 20.00 WIB, sambil menunggu laga itu, ada baiknya baca kisah ini.

Ceritanya begini. Terjadi pertempuran sengit antara raja yang terusir dan istana yang tak rela melepaskan bayangan masa lalu. Ini bukan kisah fiktif, tapi nyata adanya, berjudul Jawa Pos vs Dahlan Iskan: Episode Saham, Dendam, dan Dokumen yang Hilang Entah di Mana.

Dulu, Dahlan Iskan adalah mahaguru, begawan, pencipta sekaligus penggerak semesta Jawa Pos. Namanya melekat, mengalir bersama tinta berita. Dahlan adalah Jawa Pos. Jawa Pos adalah Dahlan. Seperti kertas dan tinta, seperti harga saham dan spekulasi, seperti mie instan dan telur plus cabe rawit. Tapi zaman berubah, loyalitas memudar, dan akta-akta mulai dibaca dengan kacamata serakah. Tiba-tiba, sang pendiri pun menjadi terdakwa.

Isunya epik, Rp 89 miliar dividen dari PT Dharma Nyata Press (DNP), perusahaan yang menaungi Majalah Nyata, dituding tidak disetorkan Dahlan dan Nany Wijaya kepada PT Jawa Pos. Dividen itu, kata pihak Jawa Pos, adalah bagian dari hasil 2014 hingga 2016. Lalu, entah kekuatan kosmis mana yang memengaruhi planet ini, pada tahun 2017, semuanya macet. Tak ada lagi dividen yang mengalir, hanya gugatan dan jumpa pers.

Jawa Pos, yang merasa sebagai induk perusahaan, mengklaim punya hak atas DNP. Mereka meyakini DNP dulu “pinjam nama” Dahlan dan Nany. Ajaib! Di dunia hukum Indonesia, di mana setiap huruf dalam akta harus diteken tiga kali dan disahkan notaris, muncul konsep spiritual, pinjam nama. Sebuah doktrin goib yang tak tercantum dalam UU PT maupun UU Penanaman Modal. Seakan-akan saham itu bisa dipegang lewat kekuatan batin dan sentuhan telepati antar komisaris.

Tentu, kubu Dahlan tak tinggal diam. Sang pengacara, Johanes Dipa Widjaja, muncul sebagai Gandalf di tengah pertarungan akta. Ia menyatakan, “Jawa Pos bukan pemegang saham. Jadi tidak berhak atas dividen. Lihat saja di AHU, semua bisa akses.” Sebuah tamparan digital di era transparansi. Kalau ingin saham, ya beli. Kalau ingin dividen, ya pegang saham. Jangan ngaku-ngaku karena dulu satu tim futsal.

Dalam dokumen AHU (Administrasi Hukum Umum), jelas terlihat siapa pemilik DNP. Jawa Pos? Tidak tercantum. Mereka hanya nostalgia tanpa kepemilikan. Tapi tetap nekat, seperti orang yang ngaku punya warung padahal cuma sering ngopi di sana.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Ironisnya, ketika Dahlan ingin mengambil kembali dokumen dan barang-barang pribadinya di kantor Jawa Pos, ia harus melapor ke polisi. Sang pendiri, yang pernah membangun kerajaan itu dari nol, kini seperti anak kost yang diusir tanpa diberi kesempatan ambil kaos dalam lemari. Tragedi Yunani pun menangis menyaksikan ini.

Kini, kisah ini terus bergulir. Jawa Pos bahkan melaporkan Nany ke polisi, dan membuka kemungkinan tersangka tambahan. Sementara publik geleng-geleng kepala, karena jelas, tak ada bukti akta, tak ada saham, tapi masih ada tuntutan Rp 89 miliar. Kalau ini bukan lelucon korporat abad ini, maka kita tak tahu apa lagi yang lebih absurd.

Dahlan Iskan, kau bukan sekadar tokoh. Kau legenda yang sedang difitnah oleh halaman koran yang dulu kau hidupkan. Tapi percayalah, sejarah mencatat kebenaran, bukan narasi power point direksi yang baru belajar merger.

Dahlan Iskan bukan dewa. Tapi ia adalah simbol integritas di tengah kebisingan pengusaha-pengusaha yang suka main petak umpet dengan legalitas. Ia tidak sempurna. Tapi setidaknya ia tidak ngaku-ngaku saham orang sebagai miliknya.

Jika sampeyan dihadapkan pada pilihan antara Jawa Pos dan Dahlan Iskan, ingatlah sabda kuno di Bursa Efek Absurd, “Saham itu milik yang tercatat, bukan yang merasa dekat.” Untuk Jawa Pos, kalau merasa punya hak, silakan buktikan. Tapi jangan bawa-bawa perasaan ke ranah kepemilikan. Ini dividen, bukan drama sinetron.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Makna Kebaikan Sejati dan Ukhuwah Islamiyah/Basyariyah

Makna Kebaikan Sejati dan Ukhuwah Islamiyah/Basyariyah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com