• Latest
Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun

Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun

Juni 28, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun

Redaksiby Redaksi
Juni 28, 2025
Reading Time: 3 mins read
Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Doddi Ahmad Fauji

Majalengka – Penguatan Jejaring Pariwisata Edu Heritage kawasan Rebana diangkat ke dalam diskusi grup terpumpun pada 27 Juni 2025, bertempat di Ciboer Pass, Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Acara ini selenggarakan oleh Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastuktur, Kementerian Pariwisata.

Acara FGD (Focussing group Discussionn) atau diskusi grup terpumpun ini dapat dimaknai sebagai penempaan di kawah candradimuka, agar kelak melahirkan gerakan ringkas, akurat, bermanfaat, serta masyarakat ikut menikmatinya. FGD diawli oleh sambutan-sambutan pemerkaya wawasan dan pembekalan materi untuk melatari FGD, antara lain dari Bupati Majalengka, Eman Suherman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Indra Sofyan, dan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto.

Paparan materi lebih menukik pada masalah terkait pariwisata kawasan Rebana disampaikan oleh Dedi Mulyadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat dengan tema “Kebijakan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat dalam Mendukung Kawasan Rebana”.

Selanjutnya paparan bertema “Kolaborasi Peningkatan Industri Pariwisata Kawasan Rebana” disampaikan oleh Bernardus Djonoputro, Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, lalu dari Reza Permadi yang menjabat CEO Atourin memaparkan materi tentang “Kolaborasi Peningkatan Industri Pariwisata Kawasan Rebana”, dan sesi paparan ini ditutup oleh paparan dari Dr. Indra A. Budiman, Rektor Universitas Majalengka yang menuturkan kesiapan pihak akademisi dalam membantu riset ilmiah serta menyediakan SDM terdidik untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan Rebana.

Setelah istirahat Jumatan, dikusi dilanjutkan dengan inventarisasi saran dan gagasan dari para peserta yang mewamiliki unsur pentahelik, yaitu pemerintah yang diwakili oleh para eksponen Dinas Pariwisata dari kawasan Rebana, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Sesi inventarisasi gagasan ini dipimpin H. Idan, Kadisparbud Majalengka dan Ida Irawati dari Asosiasi Kawasan Wisata Indonesia.

Perlu dijelaskan kawasan Rebana ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan. Perpres ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan kawasan yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di Jawa Barat. Daerah yang termasuk ke dalam kawasan Rebana adalah Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Perpres juga lahir untuk menindaklanjuti pembangunan Pelabuhan Petikemas internasional terbesar di Asia Tenggara yaitu Pelabuhan Petikemas Petimban di Kabupaten Subang, serta Bandara International Jawa Barat Kertajati yang berada di Kabupaten Majalengka. Idealnya, dua infrastuktur tersebut dapat langsung beroperasi dengan baik dan mendatangkan pemasukkan yang diharapkan. Namun hingga sekarang, terutama karena dipengaruhi oleh Pandemi Covid 2019, seperti yang dituturkan oleh Dodo dari BIJB Kertajati mengatakan selalu nombok dan nunggak utang, sementara dalam tayangan kontennya, Gubernur Jawa Barat KDM menuturkan tombokan dana per bulan untuk BIJB Kertajati mencapai Rp30 miliar. “Keun weh heula, tapi urang pikiran (biar saja dulu, tapi tetap kita pikirkan,” kata KDM dalam kontennya di sosmed, maupun yang dimuat dalam laman: https://jabar.tribunnews.com/2025/06/07/dedi-mulyadi-pusing-bandara-kertajati-bikin-pemprov-boncos-tiap-tahun-tombok-rp-30-miliar.

Baca Juga

db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026

Fakta ini dapat memunculkan pertanyaan, apakah pengelolaan BIJB Kertajati harus diambil oleh pemerintah pusat atau tetap oleh pemerintah Jabar namun dengan dukungan pemerintah pusat dalam membuat regulasi yang mendukung, misalnya memindahkan aneka rapat dan kegiatan pusat dalam bentuk MICE ke kawasan BIJB. MICE adalah singkatan dari Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions.

Reza Permadi dari Atourin mencontahkan dalam paparannya di FGD Jumat lalu itu, bandara udara Brenderburg di di Berlin, Jerman, tergoloong sepi dan merugi. Lalu pemerintah pusat memutuskan mulai memindahkan berbagai acara MICE ke Berlin, membuat bandara tersebut ramai kembali dan mendapatkan keuntungan.

Kondisi anggaran tahun 2025 ini tergolong sulit bergerak karena adanya efisiensi, namun untuk tahun 2026, Bambang Cahyo Murdoko dalam sambutan penutupan acara FGD menyampaikan bahwa Kemenpar akan mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur pariwisata dari Sabang sampai Merauke mencapai Rp 153 triliun rupiah. Tentu saja bila DAK ini disetujui DPR, akan dapat digunakan untuk memacu dan menstimulus pembangunan infrastrukut pariswisata di kawasan Rebana, termasuk penyuntikan dana bagi pembangunan infrastruktur di BIJB kertajati, misalnya untuk pembangunan-pembangunan infratruktur MICE.

Sementara itu, Ida Irawati Ardiwilaga daeri Asosiasi Kawasan Wisata Indonesia menuturkan, perlunya segera didirikan Badan Pengembangan Pariwisata Rebana sebagai pelaksana dari aneka usulan yang telah dirumuskan melalui serangkaian FGD maupun diskusi lanjutan. Sebab wacana saja tidak akan membuahkan hasil bila tidak ada pelaksanaan. Hal ini juga ditegaskan Mohammad Hasan dari GAIDO Connection yang mengatakan, bahwa ide atau rencana A, B, C itu bisa bagus semua, namun akan hampa zonk bila tidak ada pelaksanannya.

“Gaido siap bekerjasama untuk mendorong kemajuan kawasan Rebana,” katanya. Hasan hadir sebagai salah satu unsur pentahelik dalam FGD di Broer Pass itu.

Mengenai gagasan dan usulan-usulan para peserta FGD dari unsur pentahelik, serta esay membaca kawasan Rebana dari unsur geowisata, dipaparkan dalam tulisan terpisah.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 256x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
POTRET

POTRET

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com