POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun

RedaksiOleh Redaksi
June 28, 2025
Wisata Kawasan Rebana Tengah Digodok Dalam Kawah Candramuka, Diawali Dengan Diskusi Grup Terpumpun
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Doddi Ahmad Fauji

Majalengka – Penguatan Jejaring Pariwisata Edu Heritage kawasan Rebana diangkat ke dalam diskusi grup terpumpun pada 27 Juni 2025, bertempat di Ciboer Pass, Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Acara ini selenggarakan oleh Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastuktur, Kementerian Pariwisata.

Acara FGD (Focussing group Discussionn) atau diskusi grup terpumpun ini dapat dimaknai sebagai penempaan di kawah candradimuka, agar kelak melahirkan gerakan ringkas, akurat, bermanfaat, serta masyarakat ikut menikmatinya. FGD diawli oleh sambutan-sambutan pemerkaya wawasan dan pembekalan materi untuk melatari FGD, antara lain dari Bupati Majalengka, Eman Suherman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Indra Sofyan, dan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto.

Paparan materi lebih menukik pada masalah terkait pariwisata kawasan Rebana disampaikan oleh Dedi Mulyadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat dengan tema “Kebijakan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat dalam Mendukung Kawasan Rebana”.

Selanjutnya paparan bertema “Kolaborasi Peningkatan Industri Pariwisata Kawasan Rebana” disampaikan oleh Bernardus Djonoputro, Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, lalu dari Reza Permadi yang menjabat CEO Atourin memaparkan materi tentang “Kolaborasi Peningkatan Industri Pariwisata Kawasan Rebana”, dan sesi paparan ini ditutup oleh paparan dari Dr. Indra A. Budiman, Rektor Universitas Majalengka yang menuturkan kesiapan pihak akademisi dalam membantu riset ilmiah serta menyediakan SDM terdidik untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan Rebana.

Setelah istirahat Jumatan, dikusi dilanjutkan dengan inventarisasi saran dan gagasan dari para peserta yang mewamiliki unsur pentahelik, yaitu pemerintah yang diwakili oleh para eksponen Dinas Pariwisata dari kawasan Rebana, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Sesi inventarisasi gagasan ini dipimpin H. Idan, Kadisparbud Majalengka dan Ida Irawati dari Asosiasi Kawasan Wisata Indonesia.

Perlu dijelaskan kawasan Rebana ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan. Perpres ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan kawasan yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di Jawa Barat. Daerah yang termasuk ke dalam kawasan Rebana adalah Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

📚 Artikel Terkait

Ketika Sang Muazzin dan Juara Pidato Telah Pergi untuk Selamanya

Arsip G30S: Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Pelatihan Guru Jalan Menuju Pendidikan Bermutu

Puisi-Puisi Asep Pediansyah Minggu Ini

Perpres juga lahir untuk menindaklanjuti pembangunan Pelabuhan Petikemas internasional terbesar di Asia Tenggara yaitu Pelabuhan Petikemas Petimban di Kabupaten Subang, serta Bandara International Jawa Barat Kertajati yang berada di Kabupaten Majalengka. Idealnya, dua infrastuktur tersebut dapat langsung beroperasi dengan baik dan mendatangkan pemasukkan yang diharapkan. Namun hingga sekarang, terutama karena dipengaruhi oleh Pandemi Covid 2019, seperti yang dituturkan oleh Dodo dari BIJB Kertajati mengatakan selalu nombok dan nunggak utang, sementara dalam tayangan kontennya, Gubernur Jawa Barat KDM menuturkan tombokan dana per bulan untuk BIJB Kertajati mencapai Rp30 miliar. “Keun weh heula, tapi urang pikiran (biar saja dulu, tapi tetap kita pikirkan,” kata KDM dalam kontennya di sosmed, maupun yang dimuat dalam laman: https://jabar.tribunnews.com/2025/06/07/dedi-mulyadi-pusing-bandara-kertajati-bikin-pemprov-boncos-tiap-tahun-tombok-rp-30-miliar.

Fakta ini dapat memunculkan pertanyaan, apakah pengelolaan BIJB Kertajati harus diambil oleh pemerintah pusat atau tetap oleh pemerintah Jabar namun dengan dukungan pemerintah pusat dalam membuat regulasi yang mendukung, misalnya memindahkan aneka rapat dan kegiatan pusat dalam bentuk MICE ke kawasan BIJB. MICE adalah singkatan dari Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions.

Reza Permadi dari Atourin mencontahkan dalam paparannya di FGD Jumat lalu itu, bandara udara Brenderburg di di Berlin, Jerman, tergoloong sepi dan merugi. Lalu pemerintah pusat memutuskan mulai memindahkan berbagai acara MICE ke Berlin, membuat bandara tersebut ramai kembali dan mendapatkan keuntungan.

Kondisi anggaran tahun 2025 ini tergolong sulit bergerak karena adanya efisiensi, namun untuk tahun 2026, Bambang Cahyo Murdoko dalam sambutan penutupan acara FGD menyampaikan bahwa Kemenpar akan mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur pariwisata dari Sabang sampai Merauke mencapai Rp 153 triliun rupiah. Tentu saja bila DAK ini disetujui DPR, akan dapat digunakan untuk memacu dan menstimulus pembangunan infrastrukut pariswisata di kawasan Rebana, termasuk penyuntikan dana bagi pembangunan infrastruktur di BIJB kertajati, misalnya untuk pembangunan-pembangunan infratruktur MICE.

Sementara itu, Ida Irawati Ardiwilaga daeri Asosiasi Kawasan Wisata Indonesia menuturkan, perlunya segera didirikan Badan Pengembangan Pariwisata Rebana sebagai pelaksana dari aneka usulan yang telah dirumuskan melalui serangkaian FGD maupun diskusi lanjutan. Sebab wacana saja tidak akan membuahkan hasil bila tidak ada pelaksanaan. Hal ini juga ditegaskan Mohammad Hasan dari GAIDO Connection yang mengatakan, bahwa ide atau rencana A, B, C itu bisa bagus semua, namun akan hampa zonk bila tidak ada pelaksanannya.

“Gaido siap bekerjasama untuk mendorong kemajuan kawasan Rebana,” katanya. Hasan hadir sebagai salah satu unsur pentahelik dalam FGD di Broer Pass itu.

Mengenai gagasan dan usulan-usulan para peserta FGD dari unsur pentahelik, serta esay membaca kawasan Rebana dari unsur geowisata, dipaparkan dalam tulisan terpisah.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
POTRET

POTRET

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00