• Latest

Ijazah Jokowi Melebar, UGM pun Digugat

Mei 10, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Ijazah Jokowi Melebar, UGM pun Digugat

Redaksiby Redaksi
Mei 10, 2025
Reading Time: 3 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Pakde Jokowi sudah terlalu lama dijadikan objek pembahasan soal ijazah. Ternyata, persoalannya melebar. Kali ini giliran UGM pun kena gugat juga. Makin seru. Siapkan duduknya, narasi ini cocok dibaca sambil seruput kopi, wak.

Di suatu pagi yang tenang di bumi Yogyakarta, saat burung-burung berkicau menyanyikan lagu “Ga Usah Dibawa Serius,” tiba-tiba langit berguncang. Bukan karena erupsi Merapi, bukan juga karena demo mahasiswa yang menuntut kopi gratis di kantin. Tetapi karena sesuatu yang lebih dahsyat, UGM digugat ke Pengadilan Negeri Sleman karena… ijazah Jokowi! Ya, ijazah. Kertas sakti yang katanya bisa mengubah rakyat biasa menjadi kepala negara, tapi kini justru membuat kampus legendaris itu harus duduk di kursi terdakwa.

Gugatan ini dilayangkan Ir H Komardin SH MH, seorang advokat asal Makassar. Nama yang tidak asing di belantara gugatan kreatif. Dengan nomor perkara 106/Pdt.G/2025/PN Smn, beliau membawa dakwaan paling filosofis sejak zaman Socrates, perbuatan melawan hukum karena… dugaan keberadaan ijazah yang lebih misterius dari jejak dinosaurus di Breksi.

Komardin, sang penggugat, bukan orang biasa. Ia adalah pahlawan logika alternatif, pendekar hukum kuantum, dan mungkin satu-satunya manusia yang berhasil memadukan teori konspirasi dengan pasal perdata. Beliau menyasar tokoh-tokoh penting UGM: Rektor UGM Prof. Ova Emilia, para Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Perpustakaan Fakultas Kehutanan, bahkan Ir Kasmojo, sang pembimbing akademik Jokowi. Semua diceburkan ke medan gugatan, seperti kontestan “Benteng Takeshi” versi hukum perdata.

Mengapa Kehutanan? Mengapa perpustakaan? Karena di dalam filsafat hukum tingkat multiverse, logika adalah ilusi. Barangkali dalam salah satu dimensi paralel, ijazah Presiden tertanam di dalam batang jati hasil KKN, tersegel oleh mantra akademik, dan hanya bisa dibuka oleh dosen yang hafal 99 nama latin pohon tropis.

Gugatan ini bukan hanya menantang kredibilitas UGM sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga mengundang tawa seluruh jagat akademik. Humas PN Sleman, Cahyono, ketika dikonfirmasi pada Jumat (9/5), dengan nada penuh kebijaksanaan menjawab, “Njih benar.” Hanya dua kata, tapi mengguncang galaksi. Sebuah pengakuan bahwa gugatan ini nyata, bukan parodi TikTok. Ia menambahkan, penggugat adalah seorang advokat dan pengamat sosial dari Makassar. Tentu, karena tidak cukup hanya sebagai advokat, ia juga pengamat, mungkin juga peramal, penafsir lambang negara, dan kolektor teori konspirasi.

UGM sendiri tampaknya masih dalam mode loading. Sekretaris UGM, Andi Sandi, dengan kesabaran seorang biksu Zen, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima salinan gugatan, tapi masih dipelajari. Ia menegaskan bahwa kampus akan patuh terhadap ketentuan hukum. “Barangnya (ijazah) nggak ada di kami,” katanya. Sebuah kalimat yang jika dibaca oleh detektif Sherlock Holmes akan diartikan sebagai “ijazahnya sedang berada dalam realitas lain, dijaga oleh naga administratif.”

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Yang lebih menarik lagi adalah hadirnya Ir Kasmojo dalam gugatan ini. Sosok yang dulu hanya dikenal sebagai pembimbing akademik Jokowi, kini berubah menjadi karakter utama dalam drama hukum nasional. Mungkin setelah ini, sinetron berjudul “Pak Kasmojo dan Ijazah yang Hilang” akan tayang setiap malam di TVRI.

Kisah ini menjadi bukti bahwa di negeri ini, segala sesuatu bisa digugat. UGM, institusi yang melahirkan ribuan sarjana, kini digugat karena dituduh melahirkan satu presiden dengan ijazah tak kasat mata. Drama ini jauh lebih epik dari Mahabharata, lebih absurd dari novel Franz Kafka, dan lebih lucu dari komedi Srimulat. Ini bukan hanya gugatan hukum, tapi opera sarkasme nasional, di mana logika dipatahkan oleh kreativitas, dan realitas dikoyak oleh ambisi viral.

Indonesia, terima kasih. Di tengah inflasi, tarif Trump, Mega vs Netizen, India vs Pakistan, dan harga seblak yang makin mahal, tetap mampu memberi hiburan sejati. Jangan heran warkop selalu ramai oleh pengopi tanpa gula dan gula.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Powerful Kejagung

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com