• Latest
Ketika Hari Bumi Disambut dengan Lautan Sampah Plastik

Ketika Hari Bumi Disambut dengan Lautan Sampah Plastik

April 23, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Ketika Hari Bumi Disambut dengan Lautan Sampah Plastik

Redaksi by Redaksi
April 23, 2025
in Artikel, Lingkungan, Opini, Plastik, Ramah Lingkungan, Sampah
Reading Time: 2 mins read
0
Ketika Hari Bumi Disambut dengan Lautan Sampah Plastik
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh : Ririe Aiko

Tanggal 22 April setiap tahun diperingati sebagai Hari Bumi. Peringatan ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup, termasuk laut dan daratan yang kini menghadapi tekanan akibat aktivitas manusia. Di Indonesia, momentum ini bersinggungan langsung dengan persoalan serius: tingginya volume sampah plastik yang mencemari lingkungan, terutama lautan.

Menurut studi terbaru yang dipublikasikan oleh University of Leeds pada Februari 2025, Indonesia tercatat sebagai negara penghasil polusi plastik terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Tiongkok. Setidaknya 3,4 juta metrik ton sampah plastik dihasilkan Indonesia setiap tahunnya. Sebagian besar tidak terkelola secara optimal dan berakhir mencemari ekosistem laut.

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai sepanjang lebih dari 95.000 km. Kondisi geografis ini membuat laut memiliki peranan strategis dalam sektor ekonomi, pangan, dan budaya. Namun, laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan bahwa Indonesia membuang sekitar 620 ribu ton sampah plastik ke laut setiap tahunnya. Sampah tersebut berasal dari limbah rumah tangga, industri, hingga aktivitas pariwisata.

Sampah plastik di laut menimbulkan berbagai dampak ekologis. Penyu laut, burung laut, dan berbagai spesies ikan dilaporkan sering terjerat atau menelan plastik yang mengambang di permukaan air. Dalam jangka panjang, plastik tersebut terurai menjadi mikroplastik dan masuk ke dalam rantai makanan. Temuan mikroplastik dalam tubuh hewan laut telah dilaporkan oleh berbagai penelitian, termasuk oleh LIPI dan lembaga internasional seperti WWF.

Fenomena mikroplastik tidak hanya berdampak pada satwa laut, tetapi juga telah memasuki sistem pangan manusia. Penelitian oleh Environmental International tahun 2022 mendeteksi mikroplastik dalam 80% sampel darah manusia yang diuji, termasuk dari Indonesia. Selain itu, mikroplastik telah ditemukan dalam air minum kemasan, garam dapur, dan udara.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026

Penyebab utama pencemaran plastik di Indonesia mencakup rendahnya tingkat pengelolaan sampah. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa hanya sekitar 39% dari total sampah di Indonesia yang dikelola dengan baik. Sisanya berakhir di tempat pembuangan akhir terbuka, sungai, atau laut. Selain itu, masih terbatasnya kesadaran masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan lemahnya regulasi terhadap industri turut memperparah kondisi ini.

Berbagai inisiatif telah dikembangkan untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah Indonesia melalui Perpres No. 83 Tahun 2018 menetapkan target pengurangan sampah laut sebesar 70% pada 2025. Beberapa kota seperti Surabaya dan Bali telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Di sisi lain, komunitas lokal dan sektor swasta mulai memanfaatkan model ekonomi sirkular, seperti daur ulang plastik dan inovasi bioplastik dari bahan alami.

Peringatan Hari Bumi 2025 berlangsung dalam konteks yang kompleks bagi Indonesia. Di satu sisi, terdapat kesadaran yang mulai tumbuh untuk mengelola sampah secara berkelanjutan. Di sisi lain, volume sampah plastik masih terus meningkat seiring pertumbuhan konsumsi dan populasi. Kondisi ini memperlihatkan tantangan yang masih perlu diatasi melalui pendekatan multidisipliner dan kerja sama antar sektor.

Dalam lanskap global, penanganan sampah plastik bukan hanya tanggung jawab satu negara. Namun, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dan produsen plastik terbesar ketiga dunia menempatkannya dalam sorotan internasional. Informasi dan data yang tersedia menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang lebih baik akan menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan ekosistem secara keseluruhan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 337x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 298x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 248x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 238x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

Saksi Bisu

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Tema Lomba Menulis November 2025

November 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com