🔊
Dengarkan Artikel
Pulanglah nak.
Pulanglah.
(Mandeh maimbau)
Pulanglah nak.
Jangan kau tunggu lebaran berikutnya.
Siapa tahu kita tak berjumpa kembali.
(Apo nan ado, jan di tagehkan bana lai)
(Kok rasaki, Tuhan nan mangaturnyo)
Kata mandeh dengan bisikan hatinya.
Aku tidak tahu kapan akan berjumpa dengan Tuhan.
Apa kau tak rindu pada mandeh?
Apa kau tak ingin berjumpa dengan mandeh?
Pulanglah
Walau hanya sedetik, sejam, sehari, bahkan sebulan.
📚 Artikel Terkait
Aku tak minta kau bawakan selendang khas Minangkabau.
Aku hanya ingin kau berbicara, dengan mandeh.
Ceritakan semuanya tentang kota Padang itu ke mandeh.
(Mandeh maimbau pulang)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






