• Latest

Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa?

Maret 26, 2025
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa? - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Essay | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa?

Redaksi by Redaksi
Maret 26, 2025
in Essay
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh : Ririe Aiko

Usia adalah misteri yang bergerak tanpa henti. Ia terus berkurang, entah diisi dengan kebaikan atau dihabiskan tanpa arti. Cepat atau lambat, kita semua akan sampai pada titik akhir, saat di mana nama kita hanya tinggal kenangan bagi mereka yang ditinggalkan. Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: kita ingin dikenang sebagai apa?

Hidup, pada akhirnya, adalah tentang pilihan. Kita bisa memilih menjadi orang baik atau menjadi sebaliknya. Menjadi orang baik memang tidak selalu membawa keberuntungan. Kadang-kadang, kebaikan dibalas dengan keburukan, keikhlasan dibalas dengan ketidakadilan. Tetapi, satu hal yang pasti, setiap kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali pada diri kita, meski tidak dengan cara yang sama, dan dari kebaikan itulah yang bisa menjadi nilai kita lebih istimewa di mata sang pencipta.

Baca Juga

Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa? - 3e9b60a1 45e7 42c0 811f 85cdab43f330 | Essay | Potret Online

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

Januari 18, 2026
Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa? - 9154bb9b 6587 4b8f baa1 a1aa4a22f49c | Essay | Potret Online

Mengintip Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi

Januari 2, 2026
Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa? - b4654f4d dc1c 4611 b1bc 982b3692e7d1 | Essay | Potret Online

Tahun Baru yang Sunyi di Kampung

Januari 2, 2026

Kebaikan memiliki cara ajaib untuk bertahan. Ia bersemayam di hati mereka yang pernah kita bantu, di ingatan orang-orang yang pernah kita sentuh. Seorang penulis, misalnya, selama hidup ia berbagi banyak manfaat dengan karya-karyanya. Maka kelak meski ia sudah tiada, tulisannya akan tetap hidup, menyusup ke dalam pikiran generasi berikutnya. Dengan kata-katanya, ia menabur manfaat, mengajarkan empati, membangun kesadaran. Itulah yang menjadi nilai kebaikan yang akan terus mengalir untuknya.

Begitu pula dengan kebaikan kecil yang tampak sepele, menyapa dengan tulus, menolong tanpa pamrih, atau sekadar menjadi pendengar yang baik di saat seseorang merasa rapuh. Kita mungkin menganggapnya remeh, tapi bagi mereka yang menerimanya, itu bisa menjadi sesuatu yang benar-benar mereka butuhkan.

Jadi di tengah waktu yang terus berjalan ini, kita semua dihadapkan pada pilihan besar: Apakah kita ingin dikenang sebagai seseorang yang membawa kebaikan, atau sekadar nama yang perlahan-lahan memudar? Pilihan itu kembali pada kita semua. Namun satu hal yang pasti, kebaikan akan membuat kita lebih bernilai, tak hanya di mata manusia tapi juga di mata sang pencipta.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post
Kita Ingin Dikenang Sebagai Apa? - b9e4db41 1fda 4b19 9093 5c64aaa93c9f | Essay | Potret Online

Dwifungsi Dan Moonlighting

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com