POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Shalat Berjamaah dan Pengajian Al-Qur’an: Menuju Aceh yang Lebih Islami dan Bermartabat

Sebuah Refleksi Sejarah dan Masa Depan

Nopri HariadiOleh Nopri Hariadi
March 20, 2025
Tags: AcehOpiniPendidikan

Kegiatan Mengaji di SMK Negeri 3 Banda Aceh dibimbing Nopri Hariadi

🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Nopri Hariadi, S.Pd., Guru PPPK SMK Negeri 3 Banda Aceh

Instruksi Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2025 yang mewajibkan pelaksanaan shalat fardhu berjamaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat serta pelaksanaan pengajian Al-Qur’an di setiap satuan pendidikan sebelum proses belajar mengajar dimulai, harus mendapatkan dukungan semua pihak.

Saya melihat kebijakan ini bukan sekadar aturan administratif, melainkan sebagai langkah strategis dan progresif menuju Aceh yang lebih islami, bermartabat, dan berakhlak mulia. Dukungan ini dilandasi oleh keyakinan mendalam akan pentingnya penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, khususnya di Aceh yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam.

Sebuah kekhususan yang telah terpatri dalam sejarah panjang dan perjuangan bangsa Aceh. Lebih dari sekadar menjalankan aturan, kebijakan ini memiliki dampak yang sangat luas dan signifikan bagi kehidupan masyarakat Aceh.

Shalat berjamaah, yang merupakan rukun Islam, bukan hanya sekadar ibadah ritual individu, tetapi juga merupakan sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat rasa persaudaraan, dan membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sejarah Aceh mencatat betapa pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan, tempat berkumpulnya masyarakat untuk bermusyawarah, berdiskusi, dan menyelesaikan masalah bersama. Tradisi ini perlu dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Aceh yang kaya.

Sebagai seorang pendidik di SMK Negeri 3 Banda Aceh, saya menyaksikan secara langsung bagaimana nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang tertanam dalam budaya Aceh dapat memperkuat ikatan sosial dan menciptakan masyarakat yang harmonis.

Di lingkungan sekolah kami pun, semangat kebersamaan dan saling menghormati sangat dijunjung tinggi. Selain itu, kebijakan ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif bagi peningkatan kualitas spiritual individu dan masyarakat.

Dengan melaksanakan shalat berjamaah secara rutin, diharapkan ASN dan masyarakat Aceh dapat lebih meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT, mendapatkan ketenangan jiwa, serta mendapatkan petunjuk dan hidayah dalam menjalani kehidupan.

📚 Artikel Terkait

Elegi Perut Bumi

Profesor Dayan Dawood Lentera Ilmu di Universitas Syiah Kuala

Nias 2005: Mengukir Sejarah, Menyelamatkan Arsip

Seteru NURANI

Hal ini akan berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari peningkatan etika dan moral, peningkatan produktivitas kerja, hingga terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

Sejarah Aceh juga menunjukkan bagaimana keimanan dan ketaqwaan yang kuat telah menjadi kekuatan yang mendorong perjuangan dan kemajuan bangsa Aceh di masa lalu.

Dari sejarah perjuangan Aceh, kita dapat belajar bahwa kekuatan spiritual yang kokoh merupakan landasan penting bagi keberhasilan dan kemajuan suatu bangsa.

Siswa-siswi di SMK Negeri 3 Banda Aceh juga diajarkan untuk memiliki integritas dan etika kerja yang tinggi, nilai-nilai yang sejalan dengan ajaran agama. Kebijakan mewajibkan pengajian Al-Qur’an di setiap satuan pendidikan sebelum proses belajar mengajar dimulai juga merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis, sejalan dengan tradisi keilmuan dan pendidikan agama yang kuat di Aceh.

Aceh dikenal sebagai pusat penyebaran Islam di Nusantara, dan pendidikan agama selalu menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Aceh. Pondok pesantren dan dayah telah memainkan peran penting dalam mencetak ulama dan cendekiawan muslim yang berperan besar dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Dengan mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an, diharapkan siswa-siswi di Aceh dapat memahami ajaran Islam secara benar, menumbuhkan rasa cinta kepada agama, serta memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat untuk menghadapi tantangan hidup di masa depan.

Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi penerus Aceh yang unggul dan berakhlak mulia. Sebagai seorang guru di SMK Negeri 3 Banda Aceh, saya melihat betapa pentingnya pendidikan karakter yang berbasis agama dalam membentuk generasi muda yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia. Kurikulum di sekolah kami pun menekankan pentingnya pendidikan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai agama.

Lebih lanjut, saya juga akan berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya shalat berjamaah dan pengajian Al-Qur’an, dengan merujuk pada sejarah Aceh yang kaya akan tradisi keislaman. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti ceramah agama, diskusi, dan sosialisasi kepada masyarakat luas, dengan menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya dan keagamaan Aceh.

Saya berharap, dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, kebijakan ini akan berhasil mewujudkan visi Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan melahirkan generasi penerus yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Ini adalah langkah penting dalam meneruskan perjuangan para ulama dan pejuang Aceh terdahulu dalam menjaga dan mengembangkan ajaran Islam di Aceh.

Saya yakin, dengan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, para pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas, kebijakan ini akan berhasil mewujudkan cita-cita kita bersama untuk menjadikan Aceh sebagai daerah yang lebih islami, bermartabat, dan berakhlak mulia.

Mari kita wujudkan cita-cita ini bersama, dengan penuh kesungguhan dan komitmen yang tinggi. Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita dalam membangun Aceh yang lebih baik dan lebih maju. Semoga Aceh tetap menjadi Serambi Mekkah yang dirahmati Allah SWT. Semoga generasi muda Aceh menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share7SendShareScanShare
Tags: AcehOpiniPendidikan
Nopri Hariadi

Nopri Hariadi

Guru PPPK SMK Negeri 3 Banda Aceh yang suka tantangan

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

State of Nature Rousseau dan Puasa Ramadhan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00