• Latest
Aktivis Gerebek Komisi I lagi “Indehoy” Rakyat di Hotel

Aktivis Gerebek Komisi I lagi “Indehoy” Rakyat di Hotel

Maret 16, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Aktivis Gerebek Komisi I lagi “Indehoy” Rakyat di Hotel

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Maret 16, 2025
Reading Time: 2 mins read
Aktivis Gerebek Komisi I lagi “Indehoy” Rakyat di Hotel
604
SHARES
3.4k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Sahur sudah, sekarang tinggal ngopi, wak. Tentu sambil menikmati sajian absurd para wakil rakyat kita.

Gini ceritanya. Kita tahu. Gedung DPR RI itu megah. Mewah. Lengkap dengan segala fasilitas. Toilet wangi, kursi empuk, AC dingin, Wi-Fi kencang. Gratis pula. Tapi tetap aja kurang nyaman, katanya.

Mereka memutuskan rapat di hotel. Bukan hotel biasa. Hotel Fairmont, Jakarta. Hotel bintang lima, wak! Nginep semalam aja bisa habis jutaan. Segelas kopi sama dengan beli 5 karung beras. Tapi, buat para wakil rakyat? Gampang lah, pakai anggaran negara aja. Kita-kita yang bayarin, kan? Jangan protes, katanya ini demi rakyat juga.

Tapi lucunya, rapat ini tertutup! Iya, kayak pintu kamar hotel kalau ada tamu tak diundang. Yang dibahas serius, revisi Undang-Undang TNI (RUU TNI). Masalahnya, isinya bikin rakyat deg-degan. Ada klausul yang memungkinkan militer terlibat dalam penanganan kasus narkoba atau hal lain, misal bisa jadi kepala daerah, siapa tahu. Namanya juga tertutup. Wajar bila banyak orang curiga.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Nah, puncaknya, sejumlah aktivis dari Koalisi Reformasi Sektor Keamanan dateng ke lokasi. Macam Satpol PP kalau lagi gerebek hotel-hotel yang katanya jadi sarang prostitusi. Bedanya, Satpol PP nyari pasangan selingkuh, aktivis nyari transparansi. Mereka masuk ke ruangan rapat, menyampaikan tuntutan. Protes keras. Ya, kalau Satpol PP bisa nyuruh pasangan selingkuh keluar, aktivis ini malah diusir. Dorong-dorongan. Keamanan langsung turun tangan. Udah kayak drama Korea, tinggal tunggu soundtrack sedihnya aja.

Aktivis teriak, “Rapat ini nggak transparan!”
DPR jawab, “Ini demi kepentingan rakyat.”
Rakyat yang mana? Rakyat yang bisa nginap di Fairmont juga, mungkin.

Lucunya lagi, ini terjadi di tengah kampanye efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo. Katanya, anggaran negara harus dihemat. Subsidi dicabut, proyek-proyek strategis dipangkas. Tapi kok, kalau urusan rapat DPR, bisa mewah begini, ya? Jangan-jangan, efisiensi ini cuma berlaku buat rakyat jelata. Sementara buat pejabat, maklumlah, standar hidup beda.

Mungkin kita bisa usul ke Satpol PP. Kalau mereka bisa gerebek hotel karena prostitusi, mungkin mereka juga bisa gerebek rapat DPR di hotel bintang lima. Bukan karena prostitusi, tapi karena rakyat merasa diperkosa secara finansial. Eh, tapi jangan berharap banyak. Satpol PP kan bukan KPK.

Begitulah negeri ini. Transparansi makin langka. Kepercayaan makin tipis. Tapi, biaya rapat makin tebal. Siapa tahu, setelah ini, rapat DPR pindah ke Maldives. Biar lebih privat. Rakyat? Nonton dari layar kaca aja, wak.

Selamat berjuang, rakyat. Jangan lupa bayar pajak, ya! Jadilah warga yang baik.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com